cleansing brush

Menggunakan cleansing brush dipercaya bisa membersihkan wajah lebih total dan menyeluruh. Namun tak itu saja, ada beberapa keuntungan dan kerugian lain dari menggunakan alat satu ini secara terus menerus pada wajah.

Cleansing brush pertama kali mulai dikenal dan digunakan secara luas pada tahun 2015. Kala itu beberapa brand make up dan kecantikan memperkenalkan alat yang bisa membersihkan wajah hingga ke pori-pori. Selain itu, alat ini pun diklaim bisa membantu mengelupas kulit mati dan merangsang terbentuknya sel kulit baru.

Benarkah? Sebelu mulai membeli cleansing brush dengan iming-iming segala fungsi dan keunggulan tersebut, simak dulu daftar keuntungan dan kerugian dari menggunakan cleansing brush.

Keuntungan menggunakan cleansing brush

https://www.instagram.com/p/BP-gckbgDzM/

Seperti disebutkan diatas, cleansing brush bekerja secara menyeluruh membersihkan kulit wajah. Bulu-bulu lembut dengan gerakan yang sudah diatur sedemikian rupa membantu kulit melepaskan sebum, noda, dan minyak. Tak hanya yang berada di permukaan kulit saja namun juga yang berada di beberapa lapisan kulit dibawah.

Keuntungan lain dari cleansing brush selain untuk membersihkan wajah secara menyeluruh ialah mampu membuka pori-pori pada wajah. Dengan begini kotoran yang tersembunyi di dalam pori-pori pun akan bisa terlepas. Sehingga membersihkan wajah bisa dilakukan dengan lebih menyeluruh.

Keunggulan lain yang bisa menjadikan pertimbangan untuk memiliki cleansing brush, adanya fungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Seperti dijelaskan oleh para ahli kecantikan, merangsang kulit dengan gerakan tertentu bisa membantu pengelupasan kulit mati. Dan cleansing brush memiliki fungsi tersebut pula.

Namun selain keuntungan, ada juga beberapa kerugian yang datang karena penggunaan cleansing brush ini.

Kerugian dari menggunakan cleansing brush

Kerugian paling utama dari penggunaan cleansing brush, kulit yang bisa menjadi lebih kering. Para ahli kecantikan menyebut pengelupasan kulit mati serta pembersihan kulit dari sebum secara menyeluruh bisa menimbulkan dua akibat pada kulit. Yang pertama, kulit wajah yang terasa lebih kering, dan kulit yang menjadi lebih tipis dan sensitif.

Akibat lain dari menggunakan cleansing brush, resiko terjadinya pembengkakan pada wajah karena proses penggosokan yang terus terjadi. Selain itu bila terus-menerus memnggunakan cleansing brush kulit disinyalir lebih cepat mengalami penuaan. Ini salah satunya karena sel-sel kulit yang terus dipaksa bekerja dengan lebih cepat sehingga bisa mengakibatkan terjadinya penuaan dini.

Selain itu, efek radikal yang disebabkan dari pengguanan alat elektronik seperti cleansing brush ini secara terus menerus pun bisa mengakibatkan masalah kesehatan kulit yang lebih serius.

Efek buruk lain dari penggunaan cleansing brush bisa merangsang terbentuknya melanin pada kulit. Sehingga kulit yang semula nampak lebih cerah justru akan terlihat menjadi lebih gelap.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Aplikasikan Cat Kuku Sendiri dengan Hasil Secantik di Salon

Sama halnya dengan wajah dan rambut, kuku juga