Apakah Anda selama ini makan langsung makan saja? Ternyata kita bisa menjaga lingkungan dengan memperhatikan pola makan kita. Seperlu itukah menjaga pola makan? Walaupun kita hidup di jaman modern, namun masalah lingkungan nampaknya masih menjadi masalah kita bersama. Sebut saja polusi, masalah limbah, sampah, penggundulan hutan, dan masalah lingkungan lainnya. 

Walaupun kita tidak dapat menyelesaikan eprmasalahan ini dalam semalam, kita tidak bisa mengharapkan oranglain untuk berubah. Kalau bukan dimulai dari diri kita, siapa lagi? Setelah di bagian pertama, kita lanjutkan pembahasan di bagian ekdua. Bagaimana kiat untuk menjalani pola makan berkelanjutan?

Mengurangi Konsumsi Makanan Olahan

Nampak jelas, namun makanan olahan memiliki dampak lebih besar terhadap lingkungan dibandingkan makanan non olahan. Makanan olahan tentu melalui proses yang membutuhkan biaya tambahan. Kita harus membayar biaya memasak dan mengolah makanannya, selanjutnya kita membayar kemasannya, terakhir membayar pengiriman dan distribusinya. Banyak sekali energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan makanan ini.

Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan mengunrangi konsumsi makanan olahan. Tak hanya mengandung gizi, makanan segar juga bebas dari tambahan gula dan garam berlebih. Jika Anda ingin mengkonsumsi makanan olahan, Anda bisa membuatnya sendiri dengan versi lebih sehat.

Tergantung apa yang Anda beli, sebenarnya Anda dapat menghemat banyak uang, karena pada dasarnya selain membayar biaya pengolahan, kemasan, dan pengirimannya, Anda juga membayar biaya untuk kekuatan produk yang ditawarkan, misalnya kemasan yang mahal dan ujungnya dibuang.

Mengkonsumsi Makanan Nabati

Sampailah pada saran yang tidak semua orang mungkin setuju atau sulit untuk dilakukan. Menjadi vegetarian atau vegan dapat menjadi salah satu cara untuk menyelamatkan bumi ini. Mengurangi konsumsi daging dapat menjadi salah satu sederhana untuk menyelamatkan bumi ini. 

Banyak yang belum terbiasa tidak mengkonsumsi daging. Tidak harus langsung berhenti mengkonsumsi daging, namun Anda bisa menguranginya pelan-pelan. Mengapa mengurangi konsumsi daging dapat menyelamatkan bumi ini? Karena bayangkan saja berapa banyak ternak yang dibunuh setiap bulannya dan untuk memelihara mereka  dibutuhkan banyak pakan.

David Pimentel, profesor ekologi dari Universitas Cornell menyebutkan: “Biji-bijian yang dikonsumsi oleh ternak di Amerika dapat menghidupi hampir dari 800 juta jiwa”. Berarti setiap tahunnya tenak-ternak mengkonsumsi lebih banyak biji-bijian dibandingkan yang dibutuhkan untuk memberi makan 2,5 kali populasi AS.

Dibutuhkan sekitar 100.000 liter air untuk menghasilkan 1 kilogram daging sapi. Jumlah air ini dapat digunakan untuk menghasilkan 200 kg kentang dan 111 kg gandum. 

Mengkonsumsi daging menciptakan dampak lingkungan yang buruk. Kita tidak dapat meneruskan kebiasaan buruk yang mencemari bumi. Harus dipaksa untuk mengubah kebiasaan kita walaupun berat, karena kalau bukan kita siapa lagi? Dan mengapa kita tidak memulainya hari ini?

Penelitian terbaru mengungkapkan, 925 juta orang di dunia ini masih kelaparan dan sebagian masih kekurangan gizi. Bayangkan jika kita berhenti mengkonsumsi daging, berapa banyak orang yang bisa kita beri makan.

Itulah beberapa kiat untuk 

• Di AS, rata-rata dibutuhkan 28 kilokalori bahan bakar fosil (seperti minyak) untuk menghasilkan satu kilokalori protein hewani (daging). Bahkan seorang anak pun dapat memberi tahu Anda bahwa rasio 28:1 sangat buruk.

• Untuk setiap pon protein hewani yang dihasilkan, hewan diberi makan hampir 6 pon protein nabati. Ingatlah bahwa tumbuhan mengandung protein jauh lebih sedikit daripada daging, sehingga perbedaan sebenarnya jauh lebih tinggi dari 6:1.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Kesalahan Umum Yang Sering Dilakukan Saat Mandi Dan Berendam

Mandi menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan