Hubungan cinta memang tidak dapat kamu prediksi. Kamu bisa saja bahagia dan berbunga-bunga hari ini, tapi keesokan harinya tiba-tiba dia membuat hatimu hancur karena ingin berpisah. Beberapa dari kamu mungkin tengah mengalaminya. Jadi, apa sebenarnya alasan di balik keinginannya untuk putus dengan kamu? Berikut adalah beberapa alasan nyata mengapa dia putus dengan kamu :

  • Kamu Menginginkan Hal yang Berbeda

Awalnya kalian berdua baru saja berhubungan, tetapi kemudian kamu ingin  hubungan yang lebih serius.  Tapi di sisi lain, pasangan kamu tidak siap dengan itu dan masih ingin bersenang-senang. Pria mungkin ingin menikah denganmu setelah setahun bersama, sementara kamu ingin cepat menikah. Alasan bisa beragam, tapi apa pun kondisinya, alasan putus bukan karena kurang chemistry, tapi karena kalian memiliki pandangan yang berbeda soal hubungan.

  • Kamu Berada Di Titik yang Berbeda dalam Kehidupan

Sering kali wanita berpikir, berkencan dengan pria yang lebih tua adalah hal yang baik.  Tapi, terkadang ini juga bisa menjadi bencana.  Pria yang lebih tua mungkin sudah tenang,  sementara wanita berusia pertengahan dua puluhan mungkin masih mencari jati diri. Seperti bertanya-tanya tentang siapa dia, apa yang ingin dia lakukan untuk mencari nafkah, di mana dia ingin hidup jangka panjang, dll. Perbedaan usia mungkin menjadi salah satu alasan kamu berada di titik yang berbeda, tidak hanya dalam hidup tetapi dalam hubungan kamu. Perbedaan pandangan akan kehidupan bisa menjadi salah satu alasan mengapa dia putus dengan kamu.

  • Satu Orang Bergerak Terlalu Cepat

Pria mengaku, ketika ia berada dalam situasi di mana ia jatuh cinta dengan seorang wanita tetapi wanita tersebut bergerak terlalu cepat, hal itu membuat pria takut. Contoh kasus adalah setelah dua bulan berkencan, wanita perlahan pindah ke apartemen pria tanpa bertanya terlebih dahulu. Dalam hubungan, selalu ada satu orang yang ingin maju lebih cepat daripada yang lain. Jika perbedaan kecepatan itu terlalu signifikan, maka salah satu pihak mungkin takut dan itu menyebutnya ingin berhenti.

  • Kurangnya Kepercayaan

Ada berbagai alasan yang menyebabkan kurangnya kepercayaan dalam suatu hubungan. Salah satu pihak mungkin melakukan sesuatu untuk menghancurkan kepercayaan itu, seperti berbohong.  Atau salah satu pihak mungkin hanya membawa trauma dari hubungan masa lalu yang membuatnya sulit untuk percaya pada pasangan.  Jika kepercayaan dalam hubungan telah rusak atau tidak pernah berkembang, sulit sekali untuk memperbaiki hubungan tersebut.  Hal ini sama seperti bekerja sama dengan seorang partner, jika sudah tidak ada kepercayaan maka kalian pasti akan mencari partner lainnya.

  • You’re Not The One

Jika kamu membaca ini dan saat ini kamu sedang patah hati, mungkin hal ini akan sangat menyakitkan.  Terus terang, jika kamu berada dalam sebuah hubungan dan pasanganmu membuat kamu sedih dengan mengatakan mereka menyadari bahwa mereka merasa terpaksa berhubungan denganmu dan tidak ingin menghabiskan sepanjang hidupnya denganmu, anggaplah itu sebagai berkah.  Lebih baik mendengarnya lebih awal daripada nanti setelah menikah atau setelah bertahun-tahun menikah.  Bahkan jika tidak ada yang salah dalam hubungan itu, jika pasangan kamu tidak benar-benar tulus, maka sudahilah. Dia bukan untukmu dan kamu bukan untuknya. Kamu harus menyudahi hubungan untuk menemukan “that one”.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/7-cara-untuk-pernikahan-yang-lebih-mesra-dan-bahagia/

http://www.tampilcantik.com/17-cara-untuk-membuat-hubungan-kamu-dan-pasangan-jadi-romantis-lagi/

http://www.tampilcantik.com/kenali-tanda-tanda-kamu-berada-di-lingkaran-friend-zone/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Pertama Kali Berhubungan Seks? Inilah 7 Fakta dan Tips yang Perlu Kamu Ketahui

Jika kamu merasa gugup atau penakut saat pertama