Orang tua yang sedang mendidik dan membesarkan anak, selalu mengendalikan setiap langkah yang diambil oleh anak. Orang tua mengajar dan memotivasi anak untuk mempersiapkan masa depan anak. Tentu saja semua dilakukan demi kebaikan anak. Namun, tahukah kamu, ada beberapa ungkapan yang tidak seharusnya diucapkan kepada anak. Terdapat ungkapan-ungkapan yang sebenarnya dapat membahayakan jiwa anak-anak. Mungkin tanpa kita sadari, kata-kata seperti ini juga sering kamu dengar dari orang tuamu dulu.

Berdasarkan pendapat para psikolog, berikut adalah kumpulan kata-kata yang dapat mempengaruhi psikis anak di masa depan :

  • “Lakukanlah, terus bekerja keras bahkan jika kamu tidak bisa.”

Ungkapan ini paling sering diucapkan oleh orang tua yang mencoba mewujudkan impian mereka melalui anak. Mungkin mereka memiliki impian tidak terwujud di masa lalu dan ingin menjadikannya kenyataan melalui anak-anak mereka (misal impian menjadi dokter, atlet, dsb). Latihan yang terlalu intens bisa berakhir dengan trauma yang bisa membahayakan masa depan anak kamu.

  • “Kamu persis seperti ayah/ibumu.”
Jangan Katakan ini Kepada Anak Ente Gan !!! - Page 10 | KASKUS

Membandingkan anak-anak dengan pasangan kamu tidaklah buruk selama itu merupakan hal positif. Namun, sayangnya, perbandingan ini kerap dilakukan orang tua dalam konotasi yang negatif. Ketika kamu sedang marah, kemudian kamu membandingkan sikap buruk anak dan pasangan dengan kata-kata di atas, kamu akan membingungkan anak-anak. Hal ini bisa membuat anak kebingungan dan akhirnya anak harus mencoba untuk menyenangkan salah satu dari orang tuanya, entah itu ibu atau ayah.

  • “Kamu yang terbaik. Tidak ada yang sebanding dengan kamu.”

Meski hal ini kamu ungkapkan dengan cinta, tetap saja, mengidealkan anak memiliki konsekuensi negatif bagi harga diri mereka. Hal ini mengarah pada situasi di mana anak-anak akan merasa takut jika mereka akan gagal dan tidak akan memenuhi harapan orang tua mereka. Selain itu, anak bisa menjadi sombong karena merasa dirinya yang paling sempurna.

  • “Kamu harus makan sayur. Sayur itu sangat sehat.”
Yuk Ajak Anak Makan Sayur dan Buah | Depok Tren

University of Chicago melakukan sebuah penelitian dan menemukan fakta bahwa bagi anak-anak, kata “sehat” menjadi sinonim dari kata “tidak enak”. Karena itu, mereka mungkin menolak untuk makan makanan sehat. Jika kamu ingin anak kamu makan sayur, gantilah kata “sehat” menjadi ”lezat” atau “renyah” supaya lebih menarik bagi anak.

  • “Jangan pukul kakak/adik”

Jangankan anak-anak, bahkan orang dewasa pun terkadang merasa sulit mengendalikan perasaan. Tetapi kita selalu dapat menemukan cara untuk mengendalikannya. Dan itulah yang kita butuhkan untuk mengajar anak-anak, yaitu menerima emosi dan mengendalikan reaksi kita terhadap emosi tersebut. Cobalah sampaikan kepada anak-anak kamu bahwa mereka seharusnya tidak menekan emosi mereka dengan kekerasan fisik. Dorong anak kamu untuk melampiaskan emosi negatif ke barang lain seperti bantal atau mainan.

  • “Jangan marah karena hal sepele”

Jangan meremehkan masalah anak kamu. Mungkin bagi kamu suatu hal bisa jadi sepele, tapi tidak bagi anak kamu. Saat kamu menunjukkan ketidakpedulian terhadap masalah anak, pada akhirnya kamu bisa kehilangan kepercayaan mereka. Di masa depan, bisa jadi anak kamu tidak akan datang kepadamu untuk meminta nasihat atau bantuan, karena mereka tidak percaya kepadamu.

  • “Biarkan ibu/ayah membantumu.”

Banyak orang tua yang selalu membantu anak bahkan ketika sebenarnya anak tidak membutuhkan bantuan. Mengerjakan PR, misalnya. Anak seharusnya bisa mengerjakan sendiri tanpa dibantu. Jika anak terus menerus dibantu, nantinya saat dewasa, anak akan kesulitan memulai sesuatu yang baru, karena mereka takut gagal. Ketahuilah bahwa kemampuan seorang anak untuk menentukan kapan mereka membutuhkan bantuan dan kapan mereka dapat mengatasinya masalah dan tugasnya sendiri adalah salah satu keterampilan terpenting yang harus dimiliki sejak dini.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/5-tips-work-from-home-bekerja-dari-rumah-bagi-kamu-yang-memiliki-anak/

http://www.tampilcantik.com/belajar-di-rumah-membuat-anak-jadi-malas-bangun-pagi-simak-tips-membangunkan-anak-berikut-ini/

http://www.tampilcantik.com/4-alasan-mengapa-orang-tua-harus-membiasakan-anak-mengucapkan-terima-kasih-dan-tolong/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Alasan Mengapa Kamu Sering Mimpi Buruk di Tengah Pandemi COVID-19

Banyak sekali hal luar biasa yang terjadi di