Ketika dokter kamu memberi resep obat, cobalah untuk membaca daftar efek samping potensial dari obat tersebut.

“Ada obat-obatan tertentu yang diketahui menyebabkan penambahan berat badan, tetapi itu tidak berarti bahwa jika kamu meminumnya, kamu tidak bisa menghindari efek kenaikan berat badan,” kata Prudence Hall, MD, seorang ginekolog integratif di The Hall Center di Santa Monica, California.

 “Jika kamu tahu obat yang diminum dapat menyebabkan kamu berkemas, kamu dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah hal itu terjadi.”

Berikut ini obat-obatan yang paling umum yang cenderung menyebabkan penambahan berat badan – dan pilihan kamu harus menghindari efek samping yang mengganggu.

  • STEROID

Obat-obatan ini cenderung menyebabkan insomnia, nafsu makan meningkat, dan retensi air. Sekitar 75% pasien yang menggunakan prednison (steroid resep umum) untuk jangka waktu yang lama, mengalami kenaikan berat badan.

Banyak orang juga mempertanyakan penggunaan semprotan hidung steroid, seperti Flonase (dan juga steroid inhalasi). Hal ini tidak secara langsung terkait dengan masalah kenaikan berat badan yang sama dengan steroid oral.

Minta dokter kamu untuk memberi kamu dosis paling rendah dan paling efektif. Saat kamu menggunakan steroid, lakukan apa yang dapat kamu lakukan untuk memprioritaskan waktu tidur (misalnya, jangan membuka HP sebelum tidur) sehingga kamu memiliki kesempatan untuk menghindari insomnia yang diinduksi steroid, yang dapat mendorong nafsu makanmu.

  • ANTIDEPRESAN

Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRIs) – seperti Prozac, Zoloft, dan Paxil – adalah  antidepresan yang mampu secara efektif meningkatkan berat badan kamu. Mengapa?

SSRI bekerja dengan memblokir reseptor di otak yang menyerap kembali serotonin, yang membuat lebih banyak “rasa-enak” yang diakibatkan dari bahan kimia, mengirim pesan antar sel-sel saraf. Meskipun itu memiliki efek positif pada suasana hati, itu juga dapat mempengaruhi nafsu makan. Obat-obatan ini benar-benar dapat meningkatkan hasrat untuk makan makanan berat.

  • OBAT KONTRASEPSI (BIRTH CONTROL)

Beberapa kontrasepsi telah terbukti menyebabkan penambahan berat badan. Akibat dari dosis hormon progesteron, nafsu makan meningkat. Ada banyak pilihan dalam hal alat kontrasepsi. Pada beberapa kasus, pil estrogen dosis rendah atau IUD yang tidak memiliki hormon tidak berpengaruh pada berat badan. Jika kamu tidak ingin mengambil risiko nafsu makan yang bertambah, sebaiknya tanyakan pada dokter apa yang harus kamu konsumsi atau kamu gunakan.

  • OBAT TEKANAN DARAH (BETA BLOCKERS AND ANGIOTENSIN-RECEPTOR BLOCKERS)

Obat tekanan darah dan obat pencegahan migrain diketahui menyebabkan kenaikan berat badan. Faktanya, satu penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports menemukan bahwa penghambat reseptor angiotensin dapat menyebabkan metabolisme kamu menjadi lamban dan dapat menyebabkan obesitas.

Apa yang harus dilakukan?

Biasanya, pengobatan lini pertama untuk tekanan darah tinggi adalah diuretik, jadi jika kamu telah diresepkan salah satu dari obat-obatan ini, itu mungkin karena diuretik tidak efektif bekerja pada tubuhmu. Jika kamu menggunakan salah satu dari resep obat ini untuk tekanan darah tinggi, kamu mungkin tidak memiliki banyak pilihan. Jadi, makanlah makanan nabati yang rendah gula, dan banyak berolahraga, serta jangan lupa untuk tidur yang cukup. Ini dapat membantu melawan potensi kenaikan berat badan yang dapat disebabkan oleh obat.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/timbangan-berat-badan-naik-turun-dalam-sehari-yuk-ketahui-penyebabnya/

http://www.tampilcantik.com/nggak-disangka-rempah-berikut-ini-bisa-bantu-turunkan-berat-badanmu-lho/

http://www.tampilcantik.com/ingin-menaikkan-berat-badan-dengan-cepat-dan-aman-begini-caranya/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Kesalahan Penggunaan Smartphone yang (mungkin) Setiap Hari Kamu Lakukan

Kamu mungkin menjaga smartphone-mu agar tetap dekat supaya