Ketika bicara tentang topic-topik panas, nutrisi yang tepat berada pada daftar puncak. Banyak isu dan mitos nutrisi yang diklaim sebagai fakta yang beredar di masyarakat. Padahal, informasi-informasi ini begitu berkonflik dan tidak sama satu sama lainnya. Padahal, jangankan publik, para ahli nutrisi pun sering dibuat kesal oleh mitos-mitos semacam ini. Karena, ini justru menyebabkan kebingungan di masyarakat yang membuat banyak orang salah strategi dalam mengelola pola makan.

Apa saja mitos nutrisi yang umum dan salah besar?

Superfood pasti eksotik dan mahal

Mitos nutrisi ini mungkin yang paling banyak beredar. Memang, ada begitu banyak makanan super yang berasal dari Negara-negara yang jauh yang tidak bisa kita dapatkan sehari-hari sehingga kita harus membayar mahal jika ingin menikmati makanan spesifik tersebut. Tetapi, sebenarnya juga banyak makanan yang bisa kita peroleh dengan mudah sehari-hari. Kamu tidak perlu buang-buang uang, karena makanan sehari-hari seperti jeruk, apel, jamur, bayam, dan kacang-kacangan juga bisa dikategorikan sebagai makanan super. Makanan familiar ini mengandung banyak sekali antioksidan dan serat dan tidak akan membuat budget-mu melambung sepert jika kamu beli sebotol pil acai berry.

Jika ada klaim makanan super baru di pasar dan jadi super popular, ingatlah bahwa ini mungkin sekedar tren. Tak ada makanan yang lebih baik dibanding makanan-makanan lainnya. Ingatlah bahwa variasi adalah kunci untuk diet yang sehat.

Langsing selalu berarti sehat

Mitos nutrisi ini adalah salah satu dari yang paling sulit untuk dihilangkan, karena masyarakat kita begitu fokus pada ukuran tubuh. Di manapun kita melihat, masyarakat seperti memberitahu kita bahwa kurus itu selalu lebih baik. Untungnya, kini mitos nutrisi ini mulai perlahan menghilang.  Kita tak selalu punya kendali terhadap ukuran dan bentuk tubuh kita, dan hal-hal ini tidak menentukan kesehatan kita. Mereka yang kelebihan berat badan namum masih aktif bisa jadi lebih sehat dan hidup lebih lama dibanding mereka yang langsung tapi tidak olahraga. Kita semua punya bentuk tubuh berbeda, dan kini waktunya kita berhenti fokus pada ukuran dan mulai fokus pada kesehatan.

Vegetarian dan vegan kurang asupan protein

Mitos ini juga sudah beredar untuk waktu yang cukup lama, dan para ahli nutrisi berbasis tanaman sangat benci mendengar mitos nutrisi ini. Kepercayaaan bahwa orang-orang butuh daging untuk bisa bertahan hidup tidak berdasarkan bukti ilmiah. Diet berbasis tanaman yang seimbang sangat sehat dan memberikan cukup nutrisi pada tubuh. Ini bisa member asam amino yang dibutuhkan ketika hitungan kalorinya pas. Selain itu, protein juga bisa didapatkan dari tanaman, seperti buncis, lentil, kedelai, dan banyak biji-bijian lainnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Diet Kaya Lemak Sebenarnya Bisa Membantu Kamu  Menurunkan Berat Badan

Untuk menurunkan berat badan, hal pertama yang dilakukan