Menikah dan menjadi pengantin merupakan impian semua wanita. Hanya saja, meyakinkan hati untuk menikah bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sepele. Banyak sekali pernikahan yang kandas ditengah jalan, bahkan tak jarang berumur hanya beberapa bulan. Salah satu faktor yang membuat pernikahan tidak berhasil adalah persiapan yang tidak matang. Hal ini bukan berarti mempersiapkan resepsi pernikahan, melainkan mengerti kemantapan hati dan mengenal pasangan lebih dalam.

Dalam menjalin hubungan asmara, tentu saja ada beberapa prinsip dasar yang menjadi fondasi sebuah hubungan sehingga layak diteruskan ke jenjang pernikahan. Dari pada salah pilih dan menyesal belakangan, lebih baik intropeksi diri dan pasangan terlebih dahulu. Hal-hal dibawah ini, apakah sering kamu lakukan dalam menjalin hubungan?

1. Menjaga reputasi

Kamu harus selalu menutupi hal-hal buruk pasanganmu hanya untuk menjaga reputasimu. Bagaimanapun kamu takut disangka salah memilih jika keburukan pasanganmu terbongkar. Jika dipahami kembali, mengapa kamu harus repot-repot menjaga reputasinya agar dia layak menjadi pasangamu? Bukankah lebih baik kamu mencari orang yang memang baik dari dalam sehingga kamu bisa membanggakannya sepenuh hati?

2. Menjadi apa yang diinginkan

Untuk menjaga kelangsungan hubungan kalia, kamu sering kali mengalah dan menuruti apa permintaannya. Pendapatmu selalu dianggap salah olehnya, dan dia bahkan menuntut dedikasi, waktu dan bahkan seks sebagai bukti cinta darimu. Padahal dalam hubungan yang sehat, dan bahkan dalam pernikahan sekalipun, tubuh dan pemikiranmu bukanlah sesuatu untuk dikuasainya. Kamu adalah seorang pribadi yang spesial dan memiliki hak untuk berpendapat dan mengatakan tidak. Jika dia tidak menghargaimu sebagai individu dan hanya menganggapmu sebagai sesuatu yang dia punyai, maka sudah seharusnya hubungan ini tidak pernah berlanjut hingga mengucap janji setia.

3. Berbohong

Kejujuran adalah landasan dari semua hubungan agar tetap awet dan bahagia. Jika kamu masih perlu berbohong kepadanya, atau sering memergokinya menyembunyikan sesuatu darimu, maka hubungan kalian sebenarnya masih sangat rapuh dan goyah. Tidak peduli bahwa itu hanyalah kebohongan kecil untuk menghindari kebohongan, seharusnya kamu bisa mempercayakan semuanya pada calon pendamping hidupmu. Jangan pernah berbohong jika tidak mau dibohongi dan carilah seseorang yang bisa mengerti dirimu sehingga kamu tidak perlu lagi menyembunyikan sesuatu darinya.

4. Kesiapan Hati

Hanya karena pasanganmu sudah siap untuk meminangmu, bukan berarti kamu harus menerimanya. Ingat pernikahan adalah relasi dari dua belah pihak, tidak akan ada gunanya jika kamu memaksakan diri untuk menjalaninya. Putuskanlah untuk menikah ketika kamu sudah menemukan orang yang benar-benar tepat, bukan karena kamu merasa harus menikah karena umur, tekanan keluarga atau sosial, maka kamu mencari calon pendamping hidup. Menjalin hubungan yang tidak didasari oleh prinsip-prinsip yang benar dan cinta sesungguhnya hanyalah membuang waktu dan tenaga saja.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Aneh tapi Nyata, Inilah yang Terjadi Saat Orang Sedang Jatuh Cinta

Jatuh cinta berjuta rasanya. Ya! Lirik lagu dari