Di dunia ini, ada momen-momen tak terdua yang bisa saja menghampiri kita. Mulai dari melihat kecelakaan, menolong keluarga yang kesakitan, dan hal tak terduga lainnya. Beberapa orang mungkin paham tentang pertolongan pertama yang perlu dilakukan saat terjadi musibah. Tapi, ada juga yang belum tahu bagaimana cara melakukan pertolongan pertama.

Hal yang justru lebih bahaya adalah ketika seseorang merasa paham tentang ilmu pertolongan pertama, tapi ternyata anggapannya keliru. Nah, di sini, kamu akan mengenal bagaimana pertolongan pertama terhadap suatu musibah dan mitos pertolongan pertama apa yang selama ini salah dimengerti khalayak luas.

  1. Jangan berusaha membuat tubuh makin berkeringat saat sedang demam 

Ketika kamu jatuh sakit, mengalami demam, hingga menggigil, jangan menutup badan kamu dengan selimut yang terlalu tebal, atau bahkan sengaja menggunakan pakaian berlapis agar tubuh berkeringat, dengan harapan untuk menurunkan demam. Hal itu adalah langkah yang salah.

Saat kita membungkus tubuh dengan pakaian hangat, suhu tubuh kita akan naik lebih cepat. Meskipun suhu panas membantu kita melawan infeksi, tapi jika suhu tubuh menjadi lebih  tinggi dari 38°С, itu bisa berbahaya bagi tubuh kita. 

Jika kamu mengalami demam sampai menggigil, lebih baik usahakan untuk lebih mendinginkan badan kamu. 

  1. Jangan menaruh apa pun di mulut orang yang sedang mengalami serangan epilepsi

Kamu berpotensi mematahkan gigi seseorang jika kamu memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya. Selama orang mengalami serangan epilepsi, dia tidak dapat menggigit lidahnya, karena tubuhnya sedang menegang dengan kuat. Orang itu hanya bisa menggigit lidah sedikit, tapi ini tidak akan membahayakan, jadi kamu tidak perlu khawatir. 

Hal terbaik yang dapat kamu lakukan untuk membantu adalah dengan meletakkan sesuatu yang lembut di bawah kepala mereka, karena ini akan membantu mereka menghindari gegar otak saat sedang kejang-kejang. 

  1. Jangan langsung mengoleskan obat krim pada luka bakar

Ketika kulit kamu mengalami luka bakar, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah merendam luka di air dingin atau mencucinya di air mengalir. Setelah itu, barulah kamu bisa mengobati luka dengan obat krim khusus luka bakar. Air dingin akan membantu kamu menghilangkan panas berlebih di luka bakar. Jika kamu mengoleskan krim, maka krim itu justru akan menahan panas di kulit kamu. 

  1. Jangan memindahkan korban kecelakaan tanpa bantuan para medis

Saat terjadi kecelakaan di jalan raya, jangan pindahkan korban kecelakaan dengan tangan kamu sendiri. Jika korban terperangkap dalam kendaraan, jangan mencoba menyeretnya keluar, karena kamu hanya akan memperburuk keadaan. Aturan mengeluarkan korban dari kendaraan hanya dapat dilanggar jika situasinya sangat mendesak, misalnya jika kendaraan korban terbakar. 

Alih-alih mencoba memindahkan korban, yang bisa kamu lakukan adalah :

  • Menelepon ambulans.
  • Jika bisa, matikan mesin kendaraan atau matikan daya baterai.
  • Hentikan pendarahan korban (tanpa memindahkannya).
  • Bantu menenangkan korban.
  • Bantu mengatur lalu lintas sekitar agar korban bisa bernapas. 
  1. Jika seseorang tersedak, jangan menepuk punggungnya

Jika kamu menepuk punggung orang yang tersedak, maka kamu justru akan menyebabkan benda yang membuatnya tersedak jadi terperangkap lebih jauh ke tenggorokannya. Hal yang harus kamu lakukan saat ada orang tersedak adalah membantu orang tersebut untuk membungkuk, memastikan mereka tenang, dan menyuruh mereka untuk bernapas dengan sangat lambat sebanyak dua kali. 

Hal itu akan membantu meredakan orang yang tersedak dan mengeluarkan benda yang menghalangi saluran pernapasannya.

Baca Juga :

Pertolongan Pertama yang Alami untuk Menanggulangi Diare, Jangan Sampai Terlambat Mengobati

Pertolongan Pertama Saat Keseleo

Inilah Pertolongan Cepat Untuk Melicinkan Baju Kusut Tanpa Perlu di Setrika

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Tren Interior Rumah yang Tampak Keren Tapi Justru Membawa Petaka

Jika kamu sering membaca majalah atau artikel tentang