Apology Language sebenarnya memiliki konsep yang mirip seperti Love Language. Jadi, jika didefinisikan, apology language atau bahasa permintaan maaf adalah bagaimana cara kamu meminta maaf kepada seseorang dan menerima permintaan maaf dari seseorang. 

Mungkin kamu tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya, tetapi cara kamu meminta maaf dan memaafkan seseorang sebenarnya sangat penting untuk dipahami dan dipertimbangkan. Sebab, setiap orang membutuhkan permintaan maaf tertentu untuk  mengatasi pertengkaran, baik itu pertengkaran antara pasangan atau dengan keluarga. 

Mengapa apology language penting?

Karena manusia memiliki preferensi berbeda tentang bahasa cinta, mereka juga memiliki preferensi berbeda terhadap permintaan maaf. Bisa jadi, kata “Maaf, kamu benar. Itu salahku,” sudah cukup bagi seseorang, tapi bagi orang lain, hal itu bisa terdengar seperti kata-kata kosong yang tidak berarti.

Inti dari apology language adalah bagaimana kamu memberi tahu seseorang bahwa kamu benar-benar menyesal atas kesalahan yang kamu buat atau menyesal karena telah melukai hatinya. 

Ini 5 Apology Language yang Harus Kamu Kenali

  1. Mengekspresikan penyesalan 

Mengatakan bahwa kamu menyesal karena telah menyakiti seseorang dan kamu malu atas perilaku kamu. 

  1. Menerima tanggung jawab 

Mengatakan bahwa kamu sadar telah bersalah pada seseorang karena telah melakukan sesuatu yang tidak benar dan menyatakan bahwa kamu akan bertanggung jawab untuk membereskan apa pun dampak perilakumu. 

  1. Bertobat 

Mengatakan bahwa kamu sangat menyesal telah menyakiti seseorang, kamu tidak bisa membayangkan betapa menyakitkannya tindakanmu terhadapnya, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatanmu lagi, atau melakukan berbagai hal secara berbeda. 

  1. Membuat restitusi 

Mengakui atau menyadari bahwa kamu salah, kemudian melakukan sesuatu untuk menebus kesalahan kamu dan menunjukkannya kepada orang yang kamu lukai.

  1. Meminta pengampunan 

Menyadari kesalahan dan bertanya kepada seseorang apakah dia mau memaafkanmu yang sudah membuatnya kecewa. 

Mengapa penting untuk mengetahui apology language?

Kunci dari setiap hubungan adalah cinta dan permintaan maaf. Jika ingin hubungan kamu sukses, kamu harus tahu bagaimana cara mencintai seseorang dan harus tahu bagaimana cara meminta maaf dan cara memaafkan ketika ada hal yang salah.

Seseorang yang ingin meminta maaf dengan benar harus memastikan bahwa dia meminta maaf dengan cara yang memungkinkan semua pihak merasa didengar dan dihargai.

Ketahuilah bahwa setiap orang berbicara dalam bahasa permintaan maaf yang berbeda dan penting untuk memahami mereka. Tidak hanya memahami orang lain, tapi mengenal bahasa permintaan maaf juga bisa jadi cara untuk mengenal diri sendiri.

Dengan begitu, kamu akan tahu apa yang ingin kamu dengar dari orang yang hendak meminta maaf padamu. Kamu juga akan tahu apa yang diinginkan orang lain saat kamu ingin meminta maaf pada mereka. 

Bagaimana jika apology language berbeda dari orang lain?

Kuncinya adalah kompromi. Coba ingat tentang bahasa cinta, jika kamu tipe orang yang menyukai bahasa cinta berupa kata-kata, tapi pasangan kamu lebih ke arah bahasa cinta dengan sentuhan fisik, tentu kamu akan memeluknya saat dia sedang kesulitan bukan? Mungkin, kamu akan memeluknya sambil memberikan penghiburan lewat kata-kata. Nah, hal seperti inilah yang bisa kamu lakukan saat akan meminta maaf.

Pertama, pahami dulu bahasa permintaan maaf pasangan kamu, atau orang lain yang ingin kamu mintai maaf. Selanjutnya, gabungkan bahasa permintaan maafmu dengan orang itu, sehingga kedua belah pihak merasa “dimengerti” dan “didengarkan”.

Baca Juga :

Mengenal Perbedaan Olahraga Aerobik, Zumba dan Body Language

Cara Mengenal 5 Bahasa Cinta Untuk Meningkatkan Hubungan Suami Istri

7 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan dengan Zumba

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

5 Langkah Mendapatkan Rambut Sehat dengan Hair Spa di Rumah

Hair spa merupakan salah satu perawatan yang difavoritkan