CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menghimbau semua orang untuk memakai masker kain setiap keluar ke ruang publik. Hal ini dilakukan mengingat masyarakat tidak disiplin dalam melaksanakan aturan social distancing.  Harga masker yang meroket dan langkanya persediaan masker tentu sangat meresahkan dan membingungkan. Bahkan para tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam menanggulangi Virus COVID-19 pun kekurangan alat pelindung diri, terutama masker.

Oleh karena itu, CDC merekomendasikan untuk membuat masker kain sendiri di rumah. Masker bisa dibuat dari bahan-bahan yang ada di rumah. Selain murah, masker kain juga bisa digunakan kembali setelah dicuci. Penggunaan masker ini menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghambat penyebaran Virus COVID-19.

Jika kamu ingin membuat masker sendiri, kamu perlu memastikan bahwa masker tersebut nyaman dan pas di wajah kamu. Masker juga harus mempunyai pengait yang kuat. Buatlah masker dengan beberapa lapis kain, namun jangan terlalu tebal, supaya kamu tetap bisa bernafas dengan baik. Pastikan bahwa masker kamu masih dapat digunakan lagi setelah dicuci dan dikeringkan.

Berikut adalah beberapa tutorial membuat masker kain yang akan membantu kamu menyiapkan masker untuk keluarga :

Masker Kain dengan Proses Menjahit

Alat dan Bahan :

  • 2 kain katun persegi panjang dengan ukuran 10″ x 6″
  • 2 potong kain elastis sepanjang 6″ (bisa juga gunakan tali, strip kain, karet gelang atau ikatan rambut)
  • Jarum dan benang
  • Gunting
  • Mesin jahit

Langkah membuat masker :

  1. Siapkan dua potong kain katun persegi panjang dan potong kain tersebut menjadi ukuran 10” x 6”. Tumpuk kedua kain, kemudian satukan kedua kain tersebut dengan menjahitnya hingga seolah-olah tampak seperti satu lembar.
  • Setelah dua kain dijahit menjadi satu, proses selanjutnya adalah melipat sisi yang panjang kain selebar ¼ inci kemudian dijahit (lihat gambar). Setelah itu, lipat sisi lebar/sisi pendek kain sebesar ½ inci lalu dijahit (lihat gambar). Bagian ini akan digunakan untuk meletakkan tali
  • Ketika kain sudah menjadi lebih rapi dan sudah memiliki tempat kain, maka masukkan kain elastis sepanjang  6 inci dengan lebar 1/8 inci ke dalam tempat tali yang sudah disiapkan di sisi kain (lihat gambar). Kain elastis ini akan menjadi pengikat masker di telinga. Kamu bisa gunakan jarum besar atau jepit rambut untuk memasukkannya. Setelah kain elastis sudah masuk, ikatlah ujungnya dengan kuat.

Kamu tidak punya kain elastis? Bukan masalah. Kamu bisa memakai karet gelang, ikat rambut untuk mengaitkan masker. Kamu juga bisa menggunakan tali apa pun untuk mengaitkannya. Jika tali kamu tidak elastis, maka buatlah lebih panjang sehingga bisa diikatkan di belakang kepala dan leher belakang.

  • Proses terakhir, tarik dengan lembut kain/tali elastis tadi sehingga membentuk simpul seperti pada gambar. Rapatkan sisi-sisi masker dan sesuaikan sehingga masker kain pas  dengan wajah kamu. Setelah pas, jahitlah kain/tali elastis tadi agar tidak lepas dan dapat digunakan dengan nyaman. Masker pun siap digunakan.

Cukup mudah bukan? Nah, jika kamu tidak memiliki mesin jahit atau alat jahit yang memadai, kamu juga bisa membuat masker kain dari kaos bekas, loh.

Masker Kain dari Kaos (Tanpa Proses Jahit)

Alat dan bahan yang kamu butuhkan hanyalah :

  • Kaos dan
  • Gunting

Langkah membuat masker :

  1. Siapkan kaos yang akan digunakan, lalu potong bagian bawah kaos selebar 7” – 8” seperti pada gambar.
  2. Gunting kaos yang sudah dipotong tadi, untuk membuat pengikat masker (lihat gambar)
  3. Masker pun siap digunakan.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/beberapa-pasien-covid-19-kehilangan-indra-penciuman-atau-indra-perasa-berikut-penjelasan-para-ahli/

http://www.tampilcantik.com/kapan-pandemi-virus-corona-covid-19-akan-berakhir/

http://www.tampilcantik.com/klarifikasi-mitos-mitos-virus-corona-covid-19-oleh-who/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Pentingnya Memeluk Anak Secara Teratur

Sudahkah kamu memeluk anak kamu hari ini? Tentu