Bertemu dengan cinta sejati adalah sebuah idela yang romantis yang banyak dipercaya oleh banyak orang. Siapa sih yang memang tidak ingin berkahir dengan orang yang ditakdirkan buat barengan kamu selamanya? Kamu pun mungkin selalu berharap bahwa setiap cinta yang kamu temukan adalah cinta sejati dan merupakan perlabuhan terakhirmu. Namun, kamu harus hati-hati dengan ini. Tak jarang, karena kita terlalu berharap dan ingin melihat harapan kita benar, maka kita memilih untuk menganggap seseorang adalah orang yang tepat padahal sebenarnya bukan. Soulmate atau cinta sejati palsu biasa datang saat kamu memutuskan kamu ingin dan siap berkomitmen dengan seseorang. Kamu pun membuat daftar apa yang kamu inginkan di pasangan itu dan kemudian berusaha memperolehnya. Kamu lalu menarik seseorang yang kamu percaya adalah cinta sejatimu karena memiliki tanda-tanda seperti soulmatemu. Namun, kenyataannya, meskipun di awal segalanya terasa sempurna, setelah fase bulan madu berakhri, kamu mulai melihat berbagai pertanda bahwa kalian sebenarnya tidak cocok.

Seperti ini adalah contoh tadna-tanda bahwa kamu menemukan seseorang yang kamu anggap cinta sejati, padahal hanya palsu.

Ia memasang topeng kesempurnaan

Cinta sejati palsu biasanya mencari cara untuk jadi sempurna. Ia akan bermain menurutkan fantasimu mengenai seperti apa seorang soulmate idaman itu seharusnya buat kamu. Ia akan membuatmu menjadi merasa dimanjakan dan diberikan cinta dan perhatian yang tidak pernah kamu terima dari pasangan-pasangan sebelumnya. Namun, biasanya, ia akan mengatakan hal yang benar hanya hingga kamu nyaman dengannya. Setelah kamu dimilikinya, maka ia akan menghapus dandanan kepura-puraannya dan kamu akan bisa melihat dirinya yang sesungguhnya.

Ia masih butuh tumbuh dewasa

Seorang cinta sejati akan memperlakukanmu selalu dengan rasa hormat karena ia juga menginginkan hal yang sama. Ia akan bersikap dewasa dan tahu bahwa hubungan butuh upaya dan usaha untuk bisa sukses. Seseorang yang tidak pernah menerima tanggung jawab untuk tingkah laku atau masalah yang dialaminya bukanlah seseorang yang patut kamu jadikan pasangan atau kamu anggap jodoh. Ia akan mendemonstrasikan pendekatan kekanak-kanakan untuk menangani tantangan dengan menyalahkan orang lain. Apa pun akan dilakukannya asalkan dia tidak usah bertanggung jawab. Orang-orang ini belajar sangat sedikit dari pengalaman hidup dan malah akan menggunakanmu jadi kambing hitam. Ia juga tidak pandai minta maaf. Meskipun minta maaf, ia tidak akan belajar dari sana.

Ia mengabaikanmu saat kalian bercakap-cakap

Cinta sejatimu akan bersemangat untuk mengobrol denganmu. Dan dia akan senang mendengarkanmu. Orang yang bersamamu mungkin menunjukkan berbagai kualitas yang hebat, tetapi jika kamu melihat bahwa ia cepat kehilangan ketertarikan dalam percakapan, maka kemungkinannya ia tidak terlalu menghargaimu seperti seorang kekasih seharusnya menghargai soulmatenya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Masih Ragu Apakah Dia Juga Mencintaimu? Coba Perhatikan 7 Tanda Ini

Sampai saat ini, belum ada cara yang bisa