Kali ini saya mau berbagi pengalaman menggunakan salah satu eye cream dengan harga paling terjangkau yang pernah saya coba. Setelah berusia di atas 25 tahun, tentu saja eye cream merupakan kosmetik yang sangat penting bagi saya. Penggunaan eye cream secara teratur sangat membantu mencegah kerutan pada area mata. Jangan menggunakan moisturizer biasa pada area mata, karena area ini sangatlah tipis dan sensitif.

Setelah menginjak usia kepala tiga, area mata saya mendadak jadi jauh lebih kering daripada biasanya. Jadi saya membutuhkan eye cream yang memang diformulasikan khusus untuk kulit dewasa. Soalnya eye cream ringan yang biasa saya pake tuh bener-bener nggak ngefek sama sekali. Dan saya mulai panik saat tiba-tiba menyadari ada crow’s feet di area luar mata. Haduuuuh! Selain karena faktor usia, saya yakin hal ini juga disebabkan gaya hidup nggak sehat. Sebagai seorang pekerja kantoran saya seringkali kerja lembur jadi suka kurang tidur, makan seketemunya, dan mengalami stres.

Sayapun mulai mencari anti aging eye cream, karena suatu hari mendadak area mata saya jadi keriiiing banget. Rasanya kulit saya kayak tipis dan ketarik gitu. Nggak nyaman banget deh pokoknya. Terus mulai muncul crow’s feet. Saya rada panik tuh waktu liat muka saya mulai keriputan. Kok keliatannya saya tua banget sih T_T

Jadi saya browsing nyari-nyari eye cream bagus dengan harga terjangkau. Akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada La Tulipe Firming Eye Treatment ini karena harganya terjangkau banget dan gampang ditemukan dimana-mana. Saya belinya di drugstore deket tempat kerja saya. Dengan ukuran 10 gr, tentu aja produk ini bisa dipakai dalam jangka waktu yang panjaaang dan lamaaa ^^

Tadinya produk ini ada boksnya, tapi boksnya udah saya buang. Buat produknya sendiri punya kemasan berwarna biru dengan bentuk aplikator kerucut yang sangat memudahkan pemakaian. Desainnya sangat mudahkan kita dalam mengontrol jumlah produk yang akan digunakan. Jadi hemat deh pemakaiannya. Bagian tutupnya berupa tutup ulir yang nggak akan lepas-lepas sendiri meskipun produk ditaruh dalam pouch. Dengan ukuran mungil dan kemasan kokoh, produk ini mantap banget buat dibawa travelling.

Menurut saya pribadi, pemilihan warna produk ini jadul banget. Kelihatannya kayak produk zaman dulu. Sama sekali nggak terkesan chic maupun modern.

Tekstur eye cream ini seperti krim pada umumnya. Teksturnya pas, nggak terlalu kental ataupun terlalu cair. Produk ini agak lama meresapnya ke kulit, baru bener-bener meresap setelah sekitar dua menitan gitu deh. Saya sih nggak merasa terganggu dengan tekstur seperti ini.

Cumaaaaa.. Produk ini tuh wangi banget! Karena produk ini dipakai di mata, saya rasa aromanya kelewat lebay. Saya sempat takut menggunakannya karena seringkali produk dengan fragrance menimbulkan alergi pada kulit saya. Tapi karena udah dibeli, ya saya harus memberanikan diri buat mencobanya dong…

Setelah dicoba, surprisingly, saya malah sukaaaa banget sama produk ini! Meskipun lama meresapnya ke kulit, setelah meresap rasanya kulit sangat nyaman dan lembab. Setelah pemakaian seminggu berturut-turut, area kulit mata saya jadi jauh lebih lembab. Nggak lagi terasa kering dan ketarik. Malah crow’s feet perlahan-lahan menghilang, lho! Saya bener-bener nggak nyangka kalo eye cream dengan harga dibawah 50 ribu bisa manjur banget khasiatnya!

Overall, La Tulipe Firming Eye Treatment ini bagus banget! Saya menyarankannya kepada teman-teman yang sedang mencari anti aging eye cream yang bagus dengan harga terjangkau. Tapi buat teman-teman yang kulitnya sensitif sama fragrance saya rasa musti hati-hati sama produk ini, karena aromanya emang kenceng banget.

Product Price IDR 45.000

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Tampil Cantik
Average rating:  
 0 reviews
Packaging Rating
Product Rating
Price Rating
Summary
Repurchase? Yes

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Tips Skincare ala Kristen Bell (Princess Anna – Frozen)

“Elsa…? Do you wanna build a snowman…?” Kamu