sterishoe

 

Banyak wanita yang gemar mewarnai kuku agar terlihat lebih menarik, mewarnai kuku atau biasa kita sebut dengan manicure, kegiatan ini tak hanya mempercantik kuku, manicure juga membersihkan kuku dari kotorang yang masuk kedalam kuku.

 

Saat melakukan manicure disalon biasanya manicurist menanyakan apakah kutikula pada kuku harus dipotong atau tidak. Kebanyakn wanita pasti memilih untuk dipotong karena akan terlihat lebih bersih dan hasilnya akan lebih sempurna karena kutikula akan kering dan terkelupas beberapa hari kemudian sehingga membuat cat kuku menjadi tidak rapi.

 

Namun tahukah kamu sebenarnya kutikula merupakan segel pelingdung alami kuku yang melindungi air, udara lembab dan organisme yang masuk kedalam kuku. Selain itu kutikula merupakan dinding pertahanan terakhir kuku untuk mencegah penyebaran bakteri yang berada disekitarmu masuk kedalam kuku. Jika bakteri masuk kedalam kuku melalui kutikula yang sudah dipotong makan jari-jari akan terlihat kemerahan dan infeksi. Infeksi ini harus segera ditangani oleh dokter dengan cara dikeringkan sebelum terjadi hal yang lebih buruk lagi.

 

Jika kutikula lembab dan berair, kulit di balik kutikula akan menjadi benyek, merah, dan bengkak sehingga bakteri akan dengan mudah masuk. Gejala ini disebut sebagai chronic paronychia dan kuku akan tumbuh secara tidak normal jika kutikula tidak segera diobati.

 

Seorang ahli menyarankan kamu menggunakan handuk kecil untuk kutikul agar tetap sehat dan tidak menimbulkan masalah. Usapkan secara perlahan dengan menggunakan air hangat. Jika kutikula mulai kering, gunakan pelembab seperti minyak ataupun krim tangan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

4 Bahan Alami Untuk Menghilangkan Rambut Halus pada Wajah

Apakah kamu pernah merasa tidak nyaman dengan tumbuhnya