Kesemutan adalah sebuah sensasi yang pasti tak lagi asing. Sensasi ini biasanya terasa seperti ada ribuan jarum-jarum halus yang menusuk-nusuk sehabis tidur dengan posisi yang aneh atau menyilangkan kaki terlalu lama. Sensasi ini memang mengganggu, tapi setelah beberapa saat meregankan badan, sensasi ini akan menghilang. Jadi kita tak menganggap ada masalah lebih jauh.

Sayangnya, ternyata kesemutan juga bisa jadi gejala penyakit yang lebih gawat. Terutama jika terjadi sering atau untuk waktu yang lama. Memang, untuk tahu secara pasti apa makna dari neuropati yang terjadi pada kita, kita harus menemui dokter. Akan tetapi sebagai gambaran, inilah beberapa penyebab kesemutan yang paling umum.

Syaraf Terjepit di Leher atau Punggung

Jika kesemutan yang kamu rasakan terjadi bersama dengan rasa sakit dan menyebar dari area leher dan punggung hingga kaki, mungkin inilah penyebabnya. Bisa jadi ada syaraf terjepit yang diakibatkan oleh luka, postur tubuh yang buruk, atau kondisi-kondisi kesehatan yang lebih kronis seperti artritis. Untuk menanganinya, fisioterapi atau mengkonsumsi obat seperti gabapentin bisa mambantu penderita.

Sindrom Lorong Karpal

Sindrom lorong karpal atau carpal tunnel syndrome terjadi  ketika kamu melakukan gerakan repetitif terlalu banyak: seperti mengetik, bereksperimen dengan bor listrik, dan lain-lain. Gerakan atau getaran repetitif bisa menekan syaraf di pergelangan tanganmu dan akhirnya menyebabkan sensasi kedutan atau kesemutan. Sindrom ini biasanya dideteksi dengan EMG dan ultrosinok. Jika kamu memiliki sindrom ini, kamu mungkin harus mengubah caramu beraktivitas sehari-hari. Selain itu, kamu bisa juga menjalani terapi fisik atau mengkonsumsi obat-obatan anti inflamasi. Bahkan mungkin menjalani operasi.

Kekurangan Vitamin

Jika sensasi itu terjadinya bukan di salah satu tanganmu saja, tapi dua, bisa jadi kamu kekurangan vitamin B12. Selain itu, gejala lain dari kekurangan vitamin B12 adalah merasa lelah yang terus menerus. Kamu bisa juga mengidap anemia. Jika tes darah mengkonfirmasikan bahwa ini adalah masalahnya, kamu bisa menanganinya dengan suplemen vitamin B12 atau injeksi.

Diabetes

Ketika kamu memiliki diabetes atau resistensi terhadap insulin, gula darah yang tinggi berperan sebagai racun di dalam syarafmu yang bisa juga menyebabkan sensasi kesemutan di area-area tangan dan kaki. Jadi, waspadai juga gejala lainnya. Jika kamu terus-menerus merasa haus, lapar, atau kamu buang air kecil terlalu sering, mintalah doktermu untuk menjalani tes gula darah untuk mengetahui level glukosamu. Perubahan gaya hidup terutama pola makan dan konsumsi obat-obatan bisa membantu mengendalikan kondisimu.

Multiple Sklerosis

Jika rasa kesemutan atau kebas yang terjadi pada anggota tubuhmu juga biasa disertai dengan perasaan lemas, ditambah dengan gejala-gejala lain seperti penglihatan-ganda, kikuk, serta masalah kesulitan mengendalikan buang air kecil atau besar, maka bisa jadi kamu mengalami multiple sklerosis. Ini adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang secara salah malah menyerang mielin atau selaput pelindung dalam saraf tulang belakang dan otak.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Alasan Mengapa Anak Sulung Layak Dihormati

Tidak diragukan lagi, anak sulung adalah anak istimewa