Kabar baik bagi kalian yang menyukai cokelat. Ternyata kakao memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Bagi yang belum tahu, kakao adalah bubuk yang terbuat dari biji buah kakao yang dikeringkan, lalu dihancurkan serta dihilangkan lemaknya. Dulu, kakao digunakan oleh bangsa Maya dan kemudian diperkenalkan ke Eropa. Saat itu, kakao tidak dikonsumsi sebagai bahan makanan, tetapi justru digunakan sebagai obat. 

Nah, meskipun sekarang kakao banyak dikonsumsi jadi bahan makanan dan minuman, efek sehatnya tidak hilang. Kira-kira apa saja kebaikan kakao yang bisa didapatkan jika kita mengonsumsinya?

Simak daftar berikut, ya : 

  1. Meredakan kram menstruasi

Mengonsumsi cokelat murni, cokelat hitam, atau dark chocolate, dapat meredakan nyeri yang dialami wanita sebelum atau selama menstruasi. Tidak perlu terburu-buru mengonsumsi obat pereda nyeri, kamu bisa mengonsumsi cokelat sebagai gantinya.

Mengapa cokelat hitam bisa meredakan nyeri menstruasi? Hal ini terjadi karena cokelat hitam mengandung magnesium. Sementara, tubuh kamu membutuhkan magnesium agar tetap sehat. Jika kamu mengalami rasa sakit di area pinggul, paha, dan perut, magnesium dalam cokelat bisa membantu menenangkan otot-otot rahim sehingga mengurangi rasa nyeri.

  1. Menurunkan risiko obesitas

Efek menurunkan risiko obesitas tidak berlaku bagi cokelat manis atau kue-kue cokelat yang mengandung banyak gula, ya!

Jika mengonsumsi cokelat hitam dalam jumlah cukup, cokelat justru dapat membantu mengendalikan berat badan. Bagaimana bisa demikian? Sebab, kakao termasuk zat menyehatkan yang berasal dari tumbuhan dan merupakan bahan makanan yang rendah lemak serta rendah gula. 

Di sisi lain, kakao juga baik untuk meningkatkan tingkat energi kamu dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Jadi, saat sedang diet pun kamu boleh mengonsumsi cokelat hitam. Namun, ingat, porsinya harus tetap dikontrol ya. Makan sehat jika dikonsumsi berlebihan tidak akan baik.

  1. Membantu penderita asma dan alergi

Asma bisa menakutkan bagi sebagian orang, bahkan dapat mengancam nyawa. Namun, kamu tak perlu khawatir, selalu ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gejala asma. Salah satunya adalah mengonsumsi kakao.

Kakao mengandung 2 senyawa yang disebut theobromine dan theophylline, yang dianggap sebagai senyawa anti asma. Theobromine disebut-sebut dapat membantu meringankan saluran udara di paru-paru kamu. Senyawa ini juga bisa melindungimu dari risiko kanker paru-paru karena mampu menurunkan risiko alergi. Sedangkan, teofilin membantu saluran udara tetap rileks dan memiliki sifat anti-inflamasi yang baik bagi tubuhmu.

  1. Baik bagi gigi dan kulit

Tahukah kamu, kakao sebenarnya baik untuk melindungi gusi kamu dari gigi berlubang dan kerusakan gigi. Sebab, kakao mengandung polifenol yang membantu melawan asam yang menyerang email gigi. 

Tidak hanya baik untuk gigi, kakao juga baik untuk kesehatan kulit. Banyak beredar mitos di masyarakat bahwa cokelat dapat menyebabkan jerawat. Padahal, sebenarnya cokelat (cokelat hitam) memiliki manfaat bagi kulit. Cokelat hitam mampu melindungi kulit dari sinar matahari berbahaya. Tak hanya itu, cokelat hitam juga bisa menghidrasi kulit tubuhmu. 

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Mengonsumsi kakao dapat memberikan dampak baik bagi tubuh, salah satunya menyegarkan kekebalan tubuh. Ini terjadi karena kakao mengandung antioksidan yang mampu meningkatkan aliran darah, membuat usus lebih sehat, dan membantu menenangkan kamu. Dengan cara ini, kamu dapat terhindar dari stres, sehingga tidak akan mudah sakit.

Selain itu, kakao juga mengandung  flavonol yang dapat  membantu menurunkan tekanan darah, mencegah pembekuan darah, dan mengurangi peradangan.

Baca Juga :

Tahukah Kamu? Ternyata Susu Coklat Lebih Efektif Dibandingkan Minuman Olahraga Lainnya

Kulit Kecoklatan Sekarang Bukanlah Masalah Jika Kamu Menggunakan Pearawatan Tomat

Jangan Sepelekan Warna Kecoklatan pada Kaki, Karena Ini Juga Berpengaruh Untuk Penampilan Kamu !

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

7 Cara Mencegah Wajah Bengkak Saat Bangun Tidur

Kamu pasti pernah mengalami bangun tidur dengan kondisi