Sangat umum bagi banyak orang untuk menjalani sebuah hubungan dengan beban masa lalu yang belum selesai. Tak peduli ini datang dari hubungan di masa lampau atau dari masa kecil, segala beban yang kamu bawa akan mempengaruhi hubunganmu pada saat ini maupun masa depan. Bagi beberapa orang, ini bisa membuat jatuh cinta atau menjaga hubungan yang positif jadi sangat menantang. Berdasarkan para ahli, jika kamu mengalami kesulitan dengan keintiman, maka mungkin ini adalah tanda dari kesulitan emosional yang jauh lebih besar. Apakah kamu memang punya masalah emosional yang menghalangimu untuk bisa secara alamiah jatuh cinta atau bertahan dalam cinta?

Inilah tanda-tandanya bahwa ketakutanmu terhadap cinta mungkin berasal dari masalah lain yang lebih berbahaya.

Kamu mulai kabur ketika pasanganmu mulai terbuka padamu

Ketakutan terhadap komitmen, rasa rapuh dan keintiman seringkali membuat orang jadi takut membuka diri, sehingga sulit bagi mereka untuk mempertahankan hubungan atau bahkan bisa melampaui tahap-tahap pertama kencan. Seringkali, perasaan ini memang umum. Rasa takut ini bisa membuat kita jadi ada pada jarak yang aman dengan orang lain yang mungkin menyakiti kita secara fisik atau emosi. Masalah ini akan terjadi ketika rasa takut menghalangi kita dari membiarkan orang lain menjadi dekat dengan kita sama sekali. Nah, kamu bisa jadi punya masalah seperti kecemasan bila merasakan ketakutan yang terlalu intens seperti ini. Jika pasanganmu mulai membuka diri dan kamu jadi takut, maka kamu harus mulai membahas masalah ini.

Kamu percaya pada akhirnya pasanganmu akan membatmu merasa kecewa

Orang-orang yang pernah merasa terluka di masa lampau atau pernah mengalami pengkhianatan dan kekerasan mungkin jadi merasa sulit melihat kebaikan dari roang lain dan jadinya tidak bisa jatuh cinta. Jika ini terjadi, kamu mungkin pada awalnya sudah memiliki kepercayaan yang terbatas “seperti, setiap orang selingkuh atau tidak akan pernah ada cinta yang abadi,” yang akibatnya akan membuatmu jadi gagal melihat potensi di orang lain. Sebaiknya Anda mencari bantuan untuk membuat beban jadi masa lalu  jadi hilang atau tertangani.

Ekspresi kasih sayang membuatmu merasa tidak nyaman

Kadang-kadang, masalah keintiman tidak datang dari hubungan di masa lalu. Kesulitan berkomitmen juga bisa berakar dari masa kecil. Tumbuh di keluarga atau orang tua yang tidak bahagia dalam pernikahan yang hanya bertahan dalam ikatan itu hanya untuk anak-anaknya bisa jadi malah berdampak buruk. Bagi sang anak, mereka bisa gagal melihat bahwa kedua orang tua memiliki hubungan yang hangat dan penuh kasih sayang. Yang ada mereka hanya melihat bahwa orangtuanya dingin. Jika pasanganmu bukan tipe orang yang suka disentuh, maka sebenarnya ini tidak selalu merupakan masalah. Tetapi jika dalam hubungan tidak bisa merasa nyaman dengan perasaan hangat dan cinta, maka ini bisa membuat jarak dalam hubunganmu.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

7 Alasan Mengapa Banyak Pria Enggan Mengekspos Hubungan Asmara di Sosial Media

Apakah kamu bertanya-tanya mengapa pria enggan mengunggah foto