Menjalani kehidupan rumah tangga pasti ada suka maupun duka. Pertengkaran yang terkadang mewarnainya memang tidak dapat dihindarkan, tetapi bukan berarti kamu boleh bertindak tidak bijaksana. Terutama jika Tuhan sudah menganugrahi buah hati dalam pernikahan kalian. Ada hal-hal tabu yang seharusnya tidak pernah dibahas di depan si kecil. Bagaimanapun juga kalian berdua adalah role model baginya sebagai orang tua. Jika kamu tidak ingin si kecil berlaku dan bertutur kata tidak pantas, maka kamu harus memberikan contoh yang baik dengan tidak mengatakannya pada suamimu di depan si kecil. 5 hal tabi di bawah ini usahakan jagan pernah terucap sependengaran buah hati tersayang demi kebaikannya.

1. Mengatakan bahwa suami bodoh atau tidak mampu

Rasa segan terhadap orang tua tidak dapat diajarkan atau diperintahkan pada anak. Orang tualah yang harus berusaha menjaga tutur kata agar anak bisa menghormati dan menghargai orang tua. Jika kamu sering mengungkapkan ketidakpuasanmu terhadap ayahnya dengan berkata bahwa ia bodoh atau tidak mampu, maka si kecil tidak akan pernah mendengarkan nasehat dari ayahnya. Anak mengerti apa kata bodoh, dan merasa bahwa mendengarkan orang bodoh adalah hal yang sia-sia

2. Cemburu buta dan bertengkar

Anak butuh rasa aman dan percaya bahwa orang tuanya baik-baik saja. Bahkan jika kamu mengatakannya dengan bercanda ini merupakan hal tabu untuk diungkapkan. Si kecil tetap akan merasa cemas dan merasa ada yang tidak beres ketika mendengarnya. Lagipula, masalah orang dewasa seperti perselingkuhan dan wanita lain tidak sepantasnya dikatakan di depan si kecil. Bagaimanapun juga, kamu harus membantunya untuk mengetahui bahwa ayahnya adalah seorang yang baik. Jika kamu terlalu sering mengungkitnya dan otu menjadi pertengkaran sehari-harimu, maka ada kemungkinan juga si kecil akan menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar

3. Mengeluh tentang masalah keuangan

Masalah keuangan dalam keluarga memang boleh diberitahukan pada si kecil, namun dengan cara yang positif. Jika kamu sering menyinggung kebiasaan suamimu adalah pemborosan dan bahwa lama kelamaan kalian bisa jatuh miskin, si kecil akan merasa terancam. Ia akan memikirkan hal-hal terburuk yang bisa terjadi dan itu mungkin tidak sepantasnya menjadi beban pikirannya. Tetap ajarilah ia untuk berhemat dan menghargai uang, tapi bmemarahi si ayah akan pemborosan di depannya adalah hal tabu.

4. Hal tabu tentang mertua dan kerabat

Daya ingat anak dan daya tangkapnya sering kali jauh lebih tajam dari yang kamu bayangkan. Walaupun memang orang yang bersangkutan sangat menyebalkan, sebaiknya jangan pernah kamu bahas di depan si kecil. Bagaimanapun mereka bisa jadi sosok yang baik di mata anakmu dan memaki mereka bisa menyakitkan hatinya. Lagipula, ada kemungkinan kepolosannya akan membuat anak menceritakan itu kembali kepada orang yang bersangkutan dan membuat posisimu menjadi buruk di mata mereka

Baca juga Inilah 5 Contoh Kebohongan Orangtua Yang Sering Dikatakan Kepada Anak, Namun Justru Buruk Dampaknya

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Panduan Utama untuk Kamu yang Single di Hari Valentine

Single di Hari Valentine kadang-kadang tampak seperti mimpi