Dermatologi mulai menduga bahwa pelembab berlebih dapat menyebabkan kulit menjadi ketergantungan terhadap bantuan dari luar, hal ini dapat  menyebabkan kekeringan lebih. Walaupun data definitif masih kurang, namun teorinya adalah bahwa menerapkan pelembab tebal yang terus berlanjut dapat membuat kulit menjadi malas dan tidak bisa menghidrasi kulit secara alami.

Jadi, apakah ini karena kamu menggunakan pelembab terlalu banyak? Penggunaan pelembab berat secara kronis bisa melapisi kulit, dan membuat kulit tidak bisa merasakan lingkungan yang sebenarnya. Itu bisa membodohi kulit dengan berpikir bahwa lingkungan sebenarnya tidak kering, jadi tidak perlu meningkatkan produksi air, lipid, dan protein yang berperan sebagai blok bangunan kulit. Hal ini bisa berubah menjadi lingkaran setan di mana kulit kamu tampak kering karena tidak lagi menghasilkan nutrisi yang diperlukan, yang menyebabkan kamu melembabkan lebih banyak denagn mengaplikasikan pelembab pada kulit.

Untuk memastikan over-moisturizing tidak mengurangi kelembaban  kulit kamu, hindari aplikasi sepanjang waktu. Sekali atau dua kali sehari cukup untuk menjaga kulit tetap lembut, halus, dan lembab. Tingkat hidrasi kulit cenderung menurun pada malam hari, jadi jika kamu hanya melembabkan sekali sehari, waktu tidur adalah waktu utama untuk melakukannya.

Jika kulit masih tampak kering pada saat itu, pertimbangkan untuk mengganti produk daripada mengoleskan lebih banyak pelembab. Ada interaksi yang unik antara genetika, lingkungan, dan preferensi pribadi kamu saat menemukan pelembab terbaik untuk kulit kamu. Menerapkan lebih banyak produk mungkin tidak akan lebih efektif lagi, dan kamu  akan menghabiskan banyak waktu dan uang.

Tujuannya adalah untuk tetap berpegang pada formula ringan dan bernapas yang menawarkan tingkat hidrasi tinggi tanpa membentuk segel tebal. Jadi, jangan pernah berpikir untuk mengaplikasikan pelembab pada kulit dengan tebal. Kalaupun saat kamu mengaplikasikan pelembab dan kulit masih tetap saja kering dan kusam, kamu bisa melakukan eksfoliasi kulit mati. Karena masalah ini juga bisa membuat kulit menjadio kusam dan kering. Dan hal ini akan semakin parah seiring berjalannya waktu, karena perputaran sel melambat yang menyebabkan masalah tersebut. Pengelupasan kulit secara perlahan membantu pelembab benar-benar meresap ke dalam kulit, dan juga memungkinkan semua produk topikal kamu mencapai sel-sel epidermis dan bekerja lebih efektif

Tips lain untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah kekeringan adalah dengan menyisihkan waktu sebentar untuk mandi menggunakan air suam-suam kuku dan menggunakan pembersih lembut untuk membantu melestarikan minyak alami kulit. Suhu harus sekitar 84 ° Fahrenheit, atau yang kamu bayangkan sebagai kolam air panas, Setelah mandi, tepuk kulit kering dan bukan gosok, lalu segera melembabkan untuk menyegel kelembaban ekstra di bawahnya. Menggunakan humidifier di kamar tidur kamu  pada  malam hari untuk menambahkan uap air ke udara dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi saat kamu sedang tidur.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Nail Art Ideas untuk Kamu yang Bosan di Rumah

Social Distancing dan Self Isolation yang menjadi anjuran