Ketika kamu memikirkan tentang segala alasan mengapa orang-orang selingkuh saat sudah berumah tangga, mungkin seks adalah hal yang terlintas di pikiranmu. Namun, ternyata berdasarkan para ahli, seks dan ketertarikan fisik bukan satu-satunya alasan selingkuh. Perselingkuhan lebih dari sekedar karena alasan fisik. Malah, ada berbagai alasan selingkuh yang mungkin tidak kamu duga yang tidak ada hubungannya dengan seks sama sekali.

Apa saja berbagai alasan selingkuh tersebut?

Menjauhi konflik

Kadang-kadang, ketika sebuah hubungan dipenuhi dengan konflik, maka ini akan menyebabkan seseorang untuk panik dan akhirnya lari atau kabur ke orang lain. Jadi, sebenarnya, perselingkuhan ini bukanlah soal fisik, melainkan cara untuk menghilangkan stress dan membuat kekhawatiran menghilang selama sementara. Kabur jadi alasan selingkuh karena seseorang bisa bersama dengan orang lain dimana masalah dan konfliknya tidak ada, sehingga ia hanya mendapatkan dukungan, validasi, dan kesenangan. Ini jelas lebih mudah daripada harus bicara dengan pasangan mengenai masalah yang tengah dihadapi dan menyelesaikan segala perbedaan.

Ia punya batasan yang buruk

Beberapa orang berselingkuh karena mereka mengembangkan keintiman yang terlalu kuat dengan teman atau rekan kerja seiring waktu. Dan ketika ini terjadi, sangat mudah membiarkan segalanya menjadi hilang kendali, lalu berubah menjadi perselingkuhan. Adalah hal yang alamiah bagi kita untuk ingin terhubung dengan orang-orang di sekitar kita, daan adalah hal yang alamiah pula untuk membawanya ke level yang berikutnya: ke level romantis, ketika keintiman emosional sedang tumbuh. Orang-orang yang tidak memiliki batasan yang kuat lebih cenderung akan jatuh ke dalam jebakan ini.

Ia  ingin validasi

Satu lagi alasan selingkuh seseorang adalah karena menginginkan validasi. Kebanyakan orang yang berselingkuh tidak merasa terpenuhi secara emosional. Inilah kenapa ia akhirnya beralih ke perselingkuhan emosional, yang sering berujung ke perselingkuhan fisik, sebagai cara untuk menemukan dukungan dan validasi.

Ini, tentu saja, bukan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah. Perselingkuhan bisa dihindari jika pasnagan saling bicara jujur satu sama lain seandainya merasa kesepian, diabaikan, atau tidak didengarkan.

Ia ingin menyelamatkan hubungan itu

Anehnya, beberapa orang justru menggunakan perselingkuhan untuk meminta bantuan agar menyelematkan hubungan itu sebelum mereka benar-benar menyerah secara sepenuhnya. Sang tukang selingkuh mungkin melakukan perbuatan perselingkuhan fisik, namun  ini bukan tujuan utamanya. Ini kadang bisa jadi cara untuk memberitahu sang pasangan bahwa ia tidak bahagia dan butuh bicara.

Ia ingin mengakhiri hubungan itu

Sebaliknya, beberapa orang memang memiliki alasan perselingkuhan yang negatif. Daripada minta putus begitu saja, ia berharap sang pasangan akan memergoki dan akhirnya putus dengannya. Tentu ini adalah cara yang tidak sehat, tidak sportif, dan kejam dalam mengakhiri hubungan.

Baca juga Pasangan Kamu Selingkuh Tapi Kamu tidak Tahu Apa Sebabnya? Mungkin Ini Penyebabnya

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Ternyata Selain Kata “I Love You” Begini 8 Cara Menyampaikan Rasa Sayang kepada Pasangan

Mengucapkan kata-kata yang manis seperti “i love you”