Kalian berdua tak harus menyerah dulu. Kadangkala mungkin rasanya sudah mustahil hubungan rusak bisa diperbaiki kembali. Dalam kehidupan berpasangan, tak jarang perasaan pudar, dan kecocokan menghilang. Pertengkaran demi pertengkaran menggantikan masa-masa manis yang dullu sering ada. Tapi apakah kamu sudah mencoba semuanya? Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan bersama pasangan sebelum memutuskan inilah waktunya berpisah.

Memperbanyak perhatian.

Ketika salah satu dari kalian berbicara, bagaimanapun nada bicaranya, yang lain haruslah melihat dan mendengarkan. Walaupun ada ketidaksetujuan, justru malah merupakan bukti bahwa yang dikatakan masih penting. Mungkin kedua pihak yang berpasangan memang memiliki sejarah interupsi, atau bicara terlalu banyak, atau penolakan mendengar, tapi ketika kebiasaan tersebut kalian mulai hilangkan perlahan, kalian akan semakin memahami satu sama lain dan apa yang kalian butuhkan.

Berbagi humor

Humor adalah hal yang penting dalam sebuah hubungan, baik pertemanan maupun romantis. Ada masa-masa ketika humor justru mengganggu. Tapi, ketika kamu dan dia masih sama-sama suka bercanda, masih memiliki hal untuk ditertawakan bersama, ini akan menjadi momen berharga. Ketika kalian mengingat satu sama lain, kalian tidak akan hanya mengingat teriakan, interupsi, air mata, dan hal-hal buruk tentangnya. Kamu juga mengingat senyum dan tawa walaupun kalian pernah cekcok.

Strategi deeskalasi

Setiap pasangan sebenarnya tahu ketika mereka telah melangkah terlalu jauh. Sayangnya, pengetahuan ini tidak selalu berujung pada keputusan untuk menghentikan pertengkaran dan melangkah terlalu jauh mendekati jurang kefatalan yang mengakibarkan hubungan rusak tak lahi bisa terselamatkan. Karena itulah, sangat penting untuk mengenali strategi-strategi untuk meredakan konflk ketika konflik mulai tereskalasi.Tiba-tiba saja meminta salah satu pihak untuk diam ketika tengah panas-panasnya jelas mustahil. Hal ini tidak natural dan tidak akan memberikan kepuasan, juga tidak adil bagi pihak yang merasa tersakiti. Kenali kapan waktu untuk berhenti, kode apa yang harus kalian berikan satu sama lain jika ingin berhenti. Solusi apa yang kalian sepakati untuk membicarakan kembali masalah yang belum selesai karena deeskalasi, dan detail-detail semacam itu.

Fokus pada hal saat ini

Merupakan hal yang alamiah bagi sebagian besar orang untuk menggunakan masa lalu pasangannya untuk menambah beban kevalidan masalah pada saat ini. Apalagi ketika orang tersebut hampir kalah berargumentasi. Padahal , hal ini bersifat sangat toxic. Tinggalkan apa yang pernah terjadi di masa lalu dan jangan mengungkit-ungkitnya kembali. Hiduplah untuk hari ini. Fokuslah pada kondisi pada saat ini. Jika pasanganmu pernah membuat kesalahan tapi kini ia telah berubah, hargailah. Pasangan yang memang ingin memperbaiki hubungan rusak akan fokus pada satu masalah pada satu waktu.

Tingkatkan kepercayaan

Ini adalah hal yang sangat utama dalam sebuah hubungan. Tanpa pondasi kepercayaan, tak ada gunanya sebuah hubungan dipetahankan. Hubungan rusak akan berkesempatan untuk menjadi lebih baik jika kamu dan dia sepakat saling percaya bahwa kalian tidak bermaksud buruk satu sama lain.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Cara Terbaik untuk Membuat First Impression yang Sempurna

Kesan pertama memiliki peranan yang sangat penting dalam