Menstruasi menjadi hal alamiah yang dialami oleh semua wanita. Untuk mengatasi kebocoran karena darah yang keluar, maka digunakanlah pembalut ataupun tampon. Namun, kini ada lagi produk terbaru untuk menstruasi yakni menstrual cup. Produk ini dikenal memiliki banyak kelebihan sehingga beberapa wanita tertarik mencobanya. Namun, menstrual cup juga memiliki kekurangan yang harus dipertimbangkan lho.

 

Menstrual cup sendiri menjadi produk pengganti pembalut dimana berbentuk corong serta terbuat dari silikon atau karet. Menstrual cup sendiri berbeda dengan tampon atau pembalut karena fungsinya hanya menampung darah menstruasi saja, bukan untuk menyerapnya. Untuk mengetahui lebih dalam tentang menstrual cup, maka berikut ini kelebihan dan kekurangannya.

 

Kelebihan penggunaan menstrual cup

Berikut ini beberapa kelebihan dalam penggunaan menstrual cup:

  • Produk menstrual cup ini ramah lingkungan lantaran dapat dicuci lagi sehingga bukan langsung sekali pakai dan buang. Daya tahannya juga cukup lama mulai dari 6 bulan hingga 10 tahun lho tergantung dari perawatannya.
  • Kapasitas menstrual cup ini sangat besar dimana bisa menampung darah sampai 40 ml. Dibanding pembalut atau tampon yang hanya bisa menyerap 7 ml darah saja, maka menstrual cup ini tentu jauh lebih besar sehingga bisa dipakai hingga 12 jam.
  • Karena darah haid tidak terpapar udara ketika menggunakan menstrual cup, maka bau darah haid tidak perlu kamu khawatirkan.
  • Penggunaan menstrual cup juga bisa menjaga pH serta bakteri baik yang ada di vagina. Dengan demikian, maka vagina akan tetap sehat karena minim bakteri/
  • Penggunaannya sangat aman karena menstrual cup hanya sekedar menampung tanpa menyerap. Jika sudah demikian, maka infeksi bakteri pun akan bisa menurun risikonya dimana biasa menjadi penyebab lecet ataupun ruam.

 

Kekurangan penggunaan menstrual cup

Di balik kelebihannya yang banyak, menstrual cup juga punya beberapa kekurangan seperti:

  • Penggunaan menstrual cup ini cenderung sulit untuk dipakai, apalagi saat memasukkan dan mengeluarkannya dari vagina. Hal ini terutama akan dialami oleh para wanita yang pertama kali memakai dan belum pernah berhubungan intim.
  • Pencabutan menstrual cup juga biasa menjadikan darah haid tercecer dan terciprat sehingga rawan berantakan.
  • Ada beberapa ukuran menstrual cup dimana disesuaikan dengan ukuran masing-masing wanita. Untuk itu, proses menemukan yang cocok pun cenderung tidak sebentar. Bahkan, kamu bisa lebih sulit menemukan menstrual cup yang tepat jika punya kondisi tertentu.
  • Bahan pembuatan menstrual cup mulai dari lateks dan bahan lainnya kadang menjadikan munculnya alergi untuk beberapa wanita. Untuk itu, kamu yang ingin mencoba memakai menstrual cup pun harus waspada.
  • Memang sih daya tahan dari menstrual cup cukup lama, tapi juga butuh perawatan yang ekstra. Jika perawatan tidak telaten, maka menstrual cup tidak akan higienis sehingga bisa memicu banyak gangguan kesehatan.

 

Panduan pemakaian menstrual cup

Berikut ini beberapa langkah pemakaian menstrual cup:

  • Pertama lumasi corong bibir menstrual cup dengan pelumas atau air sehingga memasukkannya lebih mudah.
  • Jepit lalu lipat corong menstrual cup jadi dua dengan satu tangan.
  • Masukkanlah corong ini ke vagina dengan perlahan.
  • Masukkan lagi jari ke vagina lalu putar bawah corong sehingga pemasangannya tidak bocor.

 

Baca Juga :

Menstruasi Tiba-Tiba Gak Berhenti-Berhenti? Ini Mungkin Alasannya

Ada Berbagai Tipe Migraine Berbeda yang Mungkin Kamu Alami, Kenali Masing-Masing, Yuk!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Air Es Bisa Turunin Berat Badan? Serius? Gimana Caranya? Ini Dia!

Tubuh yang ideal selalu menjadi dambaan untuk setiap