Hubungan asmara pada kenyataannya tidak seindah webtoon atau Drama Korea. Banyak pasangan di luar sana (atau mungkin kamu sendiri) yang terjebak dalam hubungan yang toxic dan penuh penderitaan bahkan hingga masuk ke dalam kasus pelecehan.

Perasaan-perasaan yang muncul selama menjalin hubungan seperti rasa takut, rasa tanggung jawab yang berlebihan adalah contoh sinyal yang menandakan bahwa kamu harus berpikir dua kali untuk terus bersama orang yang saat ini kamu pacari.

Inilah beberapa contoh dari banyak tipe hubungan toxic yang harus segera kamu hindari atau kamu akhiri :

  • Tipe Hubungan “Hanya ada kita berdua di dunia ini”

Isolasi adalah salah satu cara untuk mengikat pasangan dengan diri sendiri. Kamu dapat merasakannya jika pasangan kamu mencoba meyakinkan kamu bahwa “hanya kamu berdua di dunia ini” dan membuat kamu merasa seperti kamu berdua harus melawan seluruh dunia. Sekilas, perilaku ini mungkin tampak seperti tanda kedekatan dan kasih sayang. Tetapi keadaan bisa berubah menjadi lebih serius dan pasangan kamu bisa mencoba mengendalikan kamu dengan cara ini.

Jika kamu melindungi diri kamu dari seluruh dunia, orang yang kamu cintai menjadi dunia kamu dan mereka mulai berpikir bahwa kamu adalah milik mereka sepenuhnya. Seiring berjalannya waktu, kamu menjadi bergantung pada pasangan kamu, dan akan sulit bagi kamu untuk membangun hubungan lain di luar hubungan ini, bahkan hubungan teman sekalipun.

  • Tipe Hubungan “Kamu itu bukan apa-apa!”

Jika pasangan kamu terus menerus menghina atau mengancam kamu, tentu kamu tidak boleh tinggal diam. Perilaku ini dapat menyebabkan kamu mengalami penurunan harga diri dan menyebabkan kamu percaya bahwa kamu tidak berdaya. Tanpa kamu sadari, kamu mulai percaya bahwa kamu pantas mendapatkan semua kata-kata kasar dan tindakan ofensif dari pasangan kamu, padahal tidak!

Hubungan yang seperti ini dapat menyebabkan trauma psikologis dan membuat kamu jadi depresi. Perlu diingat, pelecehan emosional semacam itu bisa menjadi awal dari kekerasan fisik. Jika kamu berada dalam hubungan yang seperti ini, kamu harus segera mengakhirinya.

  • Tipe Hubungan “Kamu selalu membuat kesalahan!”
Side view of young couple ignoring each other at home

Semua orang melakukan kesalahan, tetapi ini bukanlah alasan bagi kamu untuk terus menerus mendapatkan kritik dari pasangan. Pasangan kamu mungkin bisa berdalih  mengatakan bahwa kebiasaan mereka dalam mengkritik kamu adalah tanda bahwa mereka orang yang sangat jujur ​​dan terus terang. Tapi sebenarnya hal ini adalah serangan, dan pasangan kamu senang menyalahkan kamu dan memiliki keinginan untuk menunjukkan kekurangan kamu. Beginilah cara mereka menunjukkan superioritas dan meyakinkan kamu bahwa mereka lebih tahu dan lebih benar dari kamu.

Kritik yang dilontarkan terus menerus dapat mengurangi kepercayaan diri kamu dan membuat kamu meragukan kebenaran atas tindakan dan keputusan yang kamu buat. Kamu harus bertahan dan mengakhiri serangan seperti ini sesegera mungkin.

  • Tipe Hubungan “Entahlah. Lihat nanti.”

Jika pasangan kamu terus-menerus mengubah rencana dan membawa ketidakpastian ke masa depan kalian, kamu mungkin merasa bahwa dia bermain-main dengan kamu. Seorang kekasih dapat melakukan ini jika mereka takut dengan tahap hubungan yang selanjutnya. Ini juga bisa menjadi indikator bahwa pasangan kamu tidak yakin tentang hubungan kamu dan bisa jadi dia sedang memikirkan orang lain.

Ketidakkonsistenan atau ketidakpastian juga bisa dilihat dari bagaimana pasangan kamu sering mengalami perubahan mood. Hal ini akan memengaruhi kamu dan dapat menyebabkan pertengkaran atau kesalahpahaman. Kamu harus waspada untuk menangkap alasan dari perubahan sekecil apa pun pada suasana hati pasangan kamu.

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/5-tanda-kamu-terjebak-toxic-relationship/

https://www.tampilcantik.com/4-fakta-tentang-masa-honeymoon-dalam-hubungan-asmara-dan-pernikahan/

https://www.tampilcantik.com/7-alasan-mengapa-banyak-pria-enggan-mengekspos-hubungan-asmara-di-sosial-media/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Kebenaran yang Cenderung Diabaikan di Awal Hubungan

Ketika orang mengatakan bahwa “cinta itu buta”, mungkin