Metabolisme tubuh sangat berhubungan dengan berat badan. Diet tidak akan pernah berhasil jika metabolisme dalam tubuh masih lambat dan kalori tidak terbakar sempurna. Kelebihan berat badan, sering kali terjadi karena asupan nutrisi tidak seimbang dengan kalori yang dibakar oleh karena metabolisme tubuh lambat. Tentu saja, jalan yang paling cepat untuk mempercepat metabolisme adalah dengan berolahraga teratur. Namun karena kesibukan dan banyak hal, sering kali hal itu tidak mudah untuk dijalannkan. Berikut cara sederhana yang dapat membantu mempercepat metabolisme menurut Joe Shulman, penulis buku The Last 15: A Weight Loss Breakthrough.

1. Tidur yang cukup

Kurang tidur menyebabkan tubuh memproduksi hormon cortisol yang dapat memicu stress. Stress biasanya membuat tubuh ingin mengkonsumsi makanan pelipur lara seperti es krim, pizza, coklat dan cemilan lainnya. Selain itu, hormon tersebut juga dapat memicu aktifitas sel-sel penyimpan lemak. Dengan tidur yang cukup, tubuh akan lebih bugar dan jauh dari stress sehingga proses pembakaran kalori akan lebih efektif.

2. Makan dengan teratur

Telat makan atau berusaha berdiet dengan makan 1x atau 2x sehari malah akan membuat kacau metabolisme tubuh. Yang terbaik adalah mengkonsumsi makanan dengan porsi tepat dalam waktu yang sama setiap harinya, sehingga tubuh mengingat kapan asupan nutrisi akan diterima dan sel lemak tidak menumpuk banyak-banyak cadangan makanan. Joe juga berkata bahwa prinsip makan seperti raja di pagi hari, makan seperti pangeran di siang hari dan seperti rakyat biasa di malam hari bisa sangat efektif untuk berdiet sekaligus mempercepat metabolisme.

3. Makan makanan pedas

Makanan pedas yang membuat tubuh menjadi panas memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna dan membakar lebih banyak kalori. Menambahkan bubuk cabe di makananmu saat makan siang atau mengkonsumsi sup sehat yang pedas bisa membantu mencapai hal ini. Hanya saja jika kamu memiliki penyakit maag atau perut yang sensitif sebaiknya tidak berlebihan saat mengkonsumsinya.

4. Banyak minum air

Selalu menjaga tubuh tidak kekurangan air juga tidak kalah penting. Air sangat dibutuhkan dalam proses pencernaan dan pembakaran kalori. Rasa haus juga sering disalah artikan oleh tubuh sebagai rasa lapar sehingga akhirnya kamu malah makan dan bukannya memperbanyak air. Di samping itu, tubuh yang dehidrasi bisa memperlambat proses ini sedikir demi sedikit. Selain air putih, bisa juga mengkonsumsi buah kaya air, jus segar dan teh herbal tanpa kafein.

5. Bersahabat dengan teh hijau

Teh hijau terbukti dapat melunturkan kolestrol, meningkatkan metabolisme dan juga kaya akan antioksidant. Segelas teh hijau tawar hangat setelah makan berat akan membantu kinerja pencernaan dan memperbaiki penyerapan nutrisi. Minuman ini juga bagus sebagai alternatif kafein sehat di pagi hari.

Baca juga 5 Cara Maksimalkan Manfaat Teh Hijau Untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Mengelola PCOS Dengan Diet: Apa yang Harus Dimakan dan Apa yang Harus Dihindari

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kelainan hormon yang