Banyak ilmuan berpendapat bahwa menjadi seseorang yang “kuat” secara mental adalah sebuah parameter kesuksesan yang lebih tinggi daripada kecerdasan. Karena pada dasarnya, seseorang perlu memiliki kendali atas emosi dan kemauan mereka dan menjadi individu yang kuat terlebih dahulu sebelum ia dapat mencapai semua hal yang ingin dilakukan. 

Ingin tahu apakah kamu termasuk ke dalam orang-orang yang “kuat” secara mental? Simak tanda-tandanya berikut ini :

  • Kamu tidak mengkhawatirkan masalah yang berada di luar kendali kamu

Moto kamu adalah “Jika kamu bisa memperbaikinya, maka tidak perlu khawatir;  jika kamu tidak bisa memperbaikinya, tetap saja, jangan khawatir”. Psikolog menjelaskan bahwa jika kamu adalah orang yang kuat secara mental, kamu biasanya tidak khawatir tentang masalah yang tidak dapat kamu kendalikan.

Beberapa orang bisa merasa aman setelah mereka bisa mengontrol segala perkara. Tetapi beberapa masalah terkadang berada di luar jangkauan kita.  Mencoba mengendalikannya hanya akan menyebabkan stres dan menguras energi. Lebih baik menyimpan energi dan pikiran untuk sesuatu yang benar-benar dapat kamu selesaikan.

  • Kamu menerima dan menghadapi masalah apa pun yang menghampirimu

Hidup itu sulit, dan kamu sangat tahu itu.  Kamu menerima bahwa kegagalan, penyakit, dan kesedihan akan menghampiri kamu di suatu hari nanti. Alih-alih mundur atau menghindar, kamu justru menggunakan setiap momen berat dalam hidupmu sebagai sarana untuk belajar.  Jika kamu sudah memiliki pikiran seperti ini, tandanya kecerdasan emosional kamu sangat tinggi, sehingga memungkinkan kamu untuk mengatasi emosi negatif.

  • Kamu bisa berkata “tidak” tanpa penyesalan

Bagi sebagian orang, menolak sesuatu atau berkata “tidak” adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Tapi, kamu tidak demikian. Kamu berkomitmen pada tujuan, tanggung jawab, dan nilai kamu sehingga kamu tidak membiarkan hal-hal lain menghalangi prinsip kamu.  Itulah alasan mengapa kamu merasa nyaman dan baik-baik saja ketika kamu harus menolak sesuatu atau berkata “tidak” kapan pun diperlukan.

Hal ini sebenarnya merupakan cara melatih pengendalian diri dan membangun rasa hormat, yang akan memungkinkan kamu menghormati tujuan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kamu sendiri.  Menolak tidak berarti kamu jahat, tapi justru sebaliknya. Ketika kamu berani menolak, itu tandanya kamu menunjukkan bahwa kamu tidak akan tahan dengan para penindas, orang-orang yang menghabiskan waktu, atau perilaku yang membahayakan kamu dan orang yang kamu cintai.

  • Kamu sabar dan realistis pada impian kamu

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpikiran kuat memungkinkan mereka untuk merenungkan dan menganalisis keadaan secara menyeluruh untuk memanfaatkan setiap situasi dengan sebaik-baiknya.  Inilah sebabnya mengapa kamu cenderung bersabar dengan orang lain, diri kamu sendiri, dan bersabar dengan tujuan kamu.  Kamu memahami bahwa kamu membutuhkan waktu dan upaya untuk mencapai impian kamu. Dengan demikian, kamu akan sangat realistis pada impian.

  • Kamu menetapkan batas-batas tertentu yang diperlukan

Menetapkan batas adalah cara untuk berkembang secara sehat. Kamu cenderung suka mengendalikan tubuh dan pikiran kamu pribadi karena kendali ini akan mengubah kamu menjadi “tuan” bagi diri kamu sendiri, bukan “budak” dari keinginan orang lain.  Kamu percaya bahwa disiplin adalah kunci gaya hidup sehat, termasuk disiplin pada prinsip.

  • Kamu tidak suka mengeluh, kamu suka bertindak

Kamu tidak merasa dunia berhutang apa pun kepadamu.  Kamu mulai memahami bahwa hal-hal baik layak untuk dikerjakan.  Jadi, alih-alih merasa berhak atas sesuatu atau mengeluh tentang ketidakadilan dunia, kamu mencoba berkonsentrasi pada apa yang dapat kamu lakukan untuk membuat hidup kamu dan kehidupan orang-orang yang kamu cintai di dunia ini menjadi lebih baik. 

  • Kamu jarang berimprovisasi, kamu lebih suka menyusun strategi

Kamu seorang perencana, dan kamu tidak impulsif. Perilaku impulsif adalah perilaku yang biasanya ditemukan pada orang yang belum memikirkan tujuan mereka dan tidak dapat melihat konsekuensi dari perilaku mereka. Sebaliknya, psikolog percaya orang yang kuat secara mental sudah memiliki tujuan yang tepat dan pasti. Jadi kamu cenderung suka merencanakan, menghitung risiko, dan mengikuti jalan paling efektif menuju apa yang kamu inginkan. Singkatnya, kamu menyusun strategi untuk mencapai kehidupan yang kamu impikan.

  • Kamu percaya diri, tapi tidak terlalu percaya diri

Menjadi terlalu percaya diri berarti menganggap kamu sudah cukup berpengalaman atas segala hal. Individu yang kuat secara mental memiliki kesadaran diri yang mendalam, sehingga memungkinkan mereka melihat dengan jelas kekuatan dan kelemahan mereka.  Oleh karena itu, kamu paham tentang kelebihan dan kekurangan kamu, percaya diri dalam banyak situasi dan juga mencoba untuk mengatasi atau meminimalkan kekurangan kamu.

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/wanita-kuat-akan-memilih-lajang-daripada-menghabiskan-waktu-untuk-kekasih-yang-tidak-layak/

https://www.tampilcantik.com/alasan-mengapa-wanita-yang-kuat-tidak-membutuhkan-seorang-pria/

https://www.tampilcantik.com/hal-yang-dilakukan-oleh-wanita-yang-kuat-dalam-sebuah-hubungan/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Kalimat Dukungan yang Ternyata Toxic dan Berbahaya

Di dalam hidup ini, ada suatu momen di