Tahukah kamu? Gigi adalah zat terkuat di dalam tubuh kita. Tapi meski kuat, gigi kita masih bisa lepas. Saat masih berusia muda, mungkin kamu cukup percaya diri bahwa gigi kamu bahkan cukup kuat untuk membuka botol minuman. Tapi, sekarang kamu harus pikir dua kali jika ingin melakukan tindakan ekstrem. Inilah beberapa hal yang mungkin sering kamu lakukan dan ternyata tidak baik bagi kesehatan gigi :

  • Mengonsumsi banyak produk minuman berwarna gelap

Minuman seperti kopi, anggur merah, dan teh hitam mengandung bahan yang disebut tanin. Mereka membuat senyawa warna menempel pada gigi kamu dan senyawa ini dapat menyebabkan kekuningan pada gigi. Jadi, mulai sekarang usahakan untuk tidak terlalu sering mengonsumsi minuman berwarna gelap.

  • Menyikat dengan cara yang salah atau terlalu cepat

Jangan menyikat gigi terlalu keras! Menyikat terlalu keras dan cepat tidak akan membuat gigi kamu semakin bersih, tapi justru dapat merusak gigi dan gusi kamu hingga menyebabkan gigi sensitif.

Menyikat gigi dengan arah dari kiri ke kanan saja tidaklah cukup. Berikut cara yang benar :

  • Mulailah menyikat gigi dengan lembut, dengan gerakan naik-turun kecil. Lakukan selama kurang lebih 2 menit dan pastikan kamu juga menyikat  bagian yang sulit dijangkau.
  • Jangan menyikat gigi setelah makan. Makanan yang mengandung asam dapat melemahkan email gigi kamu, jadi menyikat dapat merusaknya dan membuat asam semakin masuk ke dalam gigi.
  • Jangan berkumur setelah menyikat, karena dapat menghilangkan fluorida yang melindungi gigi kamu.
  • Jangan gunakan satu sikat gigi terlalu lama. Gantilah setidaknya setiap 3 hingga 4 bulan sekali. Jika tidak, efektivitasnya akan berkurang setelah bulunya berjumbai.
  • Menggunakan gigi untuk merobek dan membuka benda
8 Kebiasaan Buruk yang Merusak Gigi - Spesialis Klikdokter.com

Menggunakan gigi kamu sebagai alat untuk membuka botol bir atau untuk memotong label pakaian mungkin tampak lebih mudah dan praktis, tapi itu pasti tidak baik untuk gigi kamu. Jika kamu melakukan tindakan ekstrem seperti ini, kamu bisa menyebabkannya gigi kamu patah.

  • Memiliki kebiasaan buruk : menggigit kuku, menggigit pensil, pulpen, dll.

Menggigit kuku dapat merusak gusi dan menyebabkan gigi terkelupas dan bahkan gigi bisa bergeser. Mengunyah benda lain yang tidak bisa dimakan, seperti pensil dan pulpen, juga bisa memiliki efek serupa. Segera hentikan jika kamu memiliki kebiasaan buruk tersebut.

  • Flossing secara tidak benar

Banyak orang yang selalu mencari tusuk gigi setiap selesai makan. Flossing dapat membantu menghilangkan potongan makanan dan plak, dan ini akan mencegah penyakit gusi. Tapi, masalahnya adalah beberapa orang menggunakan benang gigi atau tusuk gigi secara tidak benar, sehingga ia justru menekan plak di bawah gusi. Kesalahan lainnya adalah banyak orang melakukan flossing dengan gerakan menggergaji, yang dapat merusak gusi.

  • Salah atau terlalu sering memutihkan gigi
11 Cara Memutihkan Gigi Kuning di Rumah, Ternyata Mudah!

Cara paling aman untuk memutihkan gigi kamu adalah dengan pergi ke dokter gigi profesional yang berkualifikasi. Jika kamu memutuskan untuk membeli produk pemutih dan melakukan prosedur sendiri, pastikan kamu tahu cara melakukannya dengan benar. Jika tidak, gigi sensitif kamu justru bisa semakin parah, dan pada kasus terburuk, gusi kamu bisa sakit atau terbakar. Konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu sebelum kamu ingin memutihkan gigi, terutama jika kamu memiliki masalah gigi, seperti kerusakan gigi atau penyakit gusi.

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/minuman-terburuk-yang-bisa-merusak-kesehatan-gigi/

https://www.tampilcantik.com/untuk-menjaga-kesehatan-gigi-kamu-harus-memilih-sikat-gigi-dengan-cara-ini/

https://www.tampilcantik.com/kesehatan-gigi-perlu-diperhatikan-inilah-daftar-makanan-yang-akan-menjadi-sahabat-baik-bagi-gigimu/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

8 Jenis Tata Krama yang Wajib Diketahui Para Wanita Sejati

Tata krama atau aturan etiket bisa berbeda di