Akhir-akhir ini sudah banyak orang yang mulai “mengucapkan selamat tinggal” kepada sampo. Pasalnya, mereka telah menemukan cara yang lebih alami untuk membersihkan rambut dan tidak lagi memakai sampo. Nah, tren penggunaan bahan alami sebagai pengganti sampo ini disebut dengan no-poo. 

Eits, tapi jangan salah. Poo pada no-poo ini mengarah pada kata “shampoo” yang kemudian disingkat menjadi “poo”. Orang-orang yang telah menggunakan metode ini percaya bahwa merawat rambut tanpa sampo dapat membantu menjaga rambut agar lebih bersinar dan lebih sehat.

Benar saja, faktanya mencuci rambut tanpa sampo berbahan kimia memang memiliki beberapa manfaat kesehatan dan kecantikan yang tidak akan membuatmu menyesal. Simak beberapa benefit dari tren no-poo berikut ini.

  1. Kulit kepala akan lebih sehat

Sampo favorit yang kamu beli dari swalayan terdekat memang dapat membuat rambut kamu terasa bersih dan bebas minyak. Tapi, sebenarnya memiliki sedikit sebum di kulit kepala adalah hal baik untuk rambut kamu. Kulit kepala akan menghasilkan jumlah minyak yang seimbang dan membuat rambut menjadi lebih sehat serta terhidrasi secara alami. 

Karena sampo bertujuan untuk menghilangkan minyak berlebih, penggunaan sampo yang berlebihan dapat merusak rambut. Alhasil, terlalu banyak pakai sampo bisa membuat kulit kepala menjadi terlalu kering.

  1. Rambut kamu mungkin terlihat lebih penuh

Ada banyak produk di pasaran yang menjanjikan untuk membuat rambut kamu terlihat lebih bervolume. Tetapi tahukah kamu? Dengan menerapkan gerakan no-poo sebenarnya bisa membantu kamu mendapatkan rambut yang lebih bervolume. 

Menggunakan terlalu banyak produk justru dapat merusak rambut dan kulit kepala, loh. Jika sampai rusak, maka akan membutuhkan waktu lama untuk memperbaikinya. 

Nah, membuang produk dengan bahan kimia keras di dalamnya mungkin benar-benar membuat rambut kamu menjadi lebih kuat dan lebih penuh.

Saat memilih sampo, mungkin kamu berpikir untuk memilih produk yang bisa menghilangkan minyak di kulit kepala supaya rambut tidak terlihat lepek. Tapi, terlalu sering keramas dengan menggunakan sampo berbahan kimia justru dapat menyebabkan rambut lebih berminyak. Ini terjadi karena setiap kali kamu mencuci rambut dengan sampo, kamu membuat kulit kepala menjadi stres, sehingga akan mengirim sinyal untuk menghasilkan lebih banyak sebum atau minyak.

  1. Kamu bisa hemat produk perawatan rambut

Tren no-poo dapat menghasilkan rambut bertekstur lebih baik yang tidak membutuhkan semprotan dan gel agar demi terlihat cantik. Sebum dan minyak yang dihasilkan kulit kepala kamu sangat penting untuk rambut. Jadi, jika kamu keramas terus-terusan, kamu bisa menyebabkan “bad hair day” terjadi terus-terusan juga. Tentu kamu tidak mau terus mengalami “bad hair day”, bukan? 

Karenanya, tren no-poo layak dicoba. Selain itu, tren ini juga bisa membuat kamu lebih hemat karena tidak butuh produk perawatan rambut. Tak masalah jika rambut terlihat berminyak karena sebenarnya jika kulit kepala benar-benar terlepas dari minyak, maka rambut akan terlihat kusam dan sulit ditata.

  1. Kamu akan terhindar dari efek bahan kimia yang tidak sehat

Sampo favorit kamu pasti memiliki aroma harum yang sangat menyenangkan setelah kamu keramas. Tetapi, bahan-bahan buatan yang memberikan aroma tersebut memiliki potensi berbahaya. 

Bahan kimia tersebut mungkin membantu kamu mendapatkan hasil instan, namun mereka dapat merusak rambut dan kulit kepala dalam jangka panjang. Sulfat yang ditemukan di banyak sampo, misalnya, dapat mengiritasi kulit dan mengeringkan kulit kepala. Bahkan, zat bernama ftalat di dalam sampo juga dapat mengganggu keseimbangan hormon. 

Alih-alih sampo, pilihlah beberapa cara yang lebih aman dan lembut untuk membersihkan rambut kamu, seperti minyak kelapa, misalnya.

Baca Juga :

REVIEW: Naturals by Watsons Shampoo

REVIEW: Selsun Blue 5 Shampoo

REVIEW: Sariayu Hijab Intense Series Shampoo Anti Dandruff

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

Ketahui Kapan Anda Harus Mengganti Make Up dan Parfum Anda

Angkat tangan, sudah berapa lama Anda menggunakan maskara