Beberapa orang tidak menyadari, ternyata hanya mencuci wajah dengan facewash tidak langsung bisa mengangkat kotoran, terutama jika sudah menyumbat pori-pori. Setelah mencuci wajah menggunakan facewash, kamu disarankan menggunakan toner. Namun, sebelum menggunakan toner ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, diantaranya :  

  1. Tekstur Toner

Seperti yang pernah diutarakan oleh dr. Cynthia Jayanto, seorang dokter kecantikan yang memiliki spesialisasi ahli di bidang estetika dan anti-aging, toner adalah bagian dari rangkaian perawatan kecantikan kulit. Bahan dasarnya adalah solution atau cairan yang mengandung kandungan tertentu, disesuaikan dengan kondisi atau jenis kulit wajah. Toner normalnya berupa cairan yang menyerupai air.

  1. Fungsi Toner

Selain memiliki fungsi utama untuk membersihkan kulit, toner juga berfungsi untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit wajah. Tidak seperti facewash yang pada umumnya hanya membersihkan kotoran di permukaan kulit saja, toner dapat membersihkan sisa make up dan noda membandel yang tidak bisa diraih oleh face wash. 

Tidak hanya itu, jika kamu menggunakan toner setelah mencuci wajah dengan facewash dapat mempersiapkan kulit wajah agar bisa maksimal menyerap produk skincare selanjutnya. Sehingga pemakaiannya tidak sia-sia dan efeknya akan cepat terasa pada kulit wajah.

  1. Jenis Toner

Toner memilki beberapa macam jenis, diantaranya exfoliating toner, hydrating toner dan clarifying toner. Beberapa jenis toner ini nantinya juga memiliki fungsi masing-masing dalam merawat kulit wajah kamu.

  • Eksfoliating Toner

Dari namanya sudah bisa disimpulkan bahwa eksfoliating toner membantu untuk membersihkan sampai ke lapisan kulit terdalam. Untuk kamu yang memiliki wajah kusam dan tak kunjung cerah, menggunakan toner jenis ini sangat efektif mengangkat noda membandel seperti komedo dan bercak hitam.

Menggunakannya dengan teratur dapat memberikan hasil yang optimal. Selain membuat kulit wajah elbih sehat, setelah mencuci wajah dengan facewash sangat dianjurkan untuk memakai toner ini. Apalagi jika kamu termasuk orang yang setiap hari harus memakai make up.  Eksfoliator toner dapat membersihkan sisa-sisa make up secara efektif. 

Terkadang beberapa jenis make up memang susah untuk dibersihkan dan beresiko menyumbat pori-pori wajah. Untuk mendapatkan wajah bersih secara menyeluruh, menggunakan eksfoliator toner bisa menjadi solusi. 

  • Hydrating Toner

Toner yang satu ini memiliki fungsi untuk menghidrasi kulit agar tidak kehilangan kelembabannya. Cocok bagi kamu yang memiliki jenis kulit kering, kamu dapat menggunakan hydrating toner setelah mencuci wajah agar kelembaban kulit tetap terjaga sepanjang hari.

Masalah serius pada wajah bermula ketika kulit di area wajah terasa begitu kering. Hal ini tentu akan mengakibatkan kandungan air dalam wajah berkurang secara drastis. Efeknya, selain dapat menyebabkan dehidrasi kulit, beberapa masalah penuaan dini seperti munculnya flek dan iritasi juga mudah menyerang kamu pemilik jenis kulit kering.

Tingkat keasaman (pH) pada kulit memiliki peranan penting pada kesehatan kulit wajah. Tidak seimbangnya kandungan pH yang terdapat pada kulit wajah dapat memicu terjadinya masalah pada kulit wajah. Perubahan pH pada kulit wajah sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penggunaan make up, produksi minyak, polusi, hingga produk skincare yang mengandung alkohol. Menggunakan hydrating toner yang tepat dapat menyeimbangkan pH kulit alami yaitu diantara 5 hingga 5,5.

Zat aktif yang ada pada toner wajah pada umumnya mengandung asam amino, mineral oil, hingga hyaluronic acid. Beberapa kandungan tersebut mampu untuk melembabkan kulit dan menjaga keseimbangan pH kulit wajah. Sehingga nantinya mampu mencegah dehidrasi yang berlebihan pada kulit yang bisa memunculkan garis halus dan kerutan wajah hingga masalah penuaan dini lainnya.

  • Clarifying Toner

Fungsi clarifying toner tidak jauh berbeda dengan hydrating toner. Hanya saja efek yang diberikan lebih menyegarkan dan dingin di wajah juga mencegah datangnya masalah seperti jerawat. Menggunakan toner jenis ini cocok bagi kamu yang memiliki minyak berlebih pada wajah. 

Jika kamu memiliki kondisi kulit wajah yang mudah berminyak, menggunakan toner dapat menekan produksi dan menetralkan kulit yang terus memproduksi minyak berlebih. Clarifying toner yang tergolong dalam jenis astringent dapat mengurangi sebum atau minyak pada permukaan wajah. Tak hanya itu, menggunakan toner ini juga dapat memberikan kecerahan alami pada wajah sehingga dan mengurangi resiko jerawat.

Jerawat umumnya disebabkan oleh tumpukan dari kulit mati yang ada di pori-pori wajah. Hal tersebut kemudian diperparah dengan kandungan minyak berlebih. Sehingga proses ekresi tidak berjalan lancar. Lalu diperparah oleh adanya bakteri yang dapat membuat peradangan sehingga muncul lah jerawat. 

Dengan menggunakan toner ini, kamu dapat mengontorol kandungan minyak dalam wajah serta membantu mengangkat dan membersihkan sel kulit mati yang menjadi penyebab tumbuhnya jerawat. Beberapa toner juga mengandung asam salisilat serta benzoil peroksida yang sangat efektif untuk mencegah timbulnya jerawat dan komedo.

Baca Juga :

Toner, Essence dan Astringent? Mana yang cocok untuk kamu?

REVIEW: Purbasari Penyegar Face Toner

REVIEW: Emina The Bright Stuff Toner

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Perhatikan, Ini 5 Kesalahan Perawatan Rambut yang Tanpa Sadar Sering Dilakukan

Banyak orang yang menganggap perawatan rambut sebagai hal