Pernahkah kamu mendengar pepatah, “Aturan ada untuk dilanggar”?

Yap! Pepatah di atas benar-benar bekerja dalam dunia fashion. Saat ini, kita tidak mungkin mengikuti aturan gaya berpakaian yang diikuti oleh ibu dan nenek kita. Saatnya untuk mempertimbangkan kembali konsep gaya yang sudah ketinggalan zaman. Beberapa aturan dalam fashion kuno harus dilupakan dan diperbaharui.

Berikut adalah beberapa aturan mode yang kini sudah menjadi mitos dan harus kita tinggalkan :

  • Payudara kecil perlu disembunyikan atau diperbesar secara visual

Push-up bra dengan bantalan 3 lapis atau dengan bantalan spons tebal sudah tidak relevan lagi. Payudara kecil menjadi trendi sebagai bentuk kepositifan dari setiap tubuh. Jika, di masa lalu, wanita dengan payudara kecil menggunakan berbagai trik untuk memperbesar payudara mereka secara visual, sekarang ini tidak lagi diperlukan. Banyak wanita telah membuang stereotip kuno tentang perlunya memiliki payudara besar dan banyak wanita memilih untuk berani menjadi diri sendiri. Nah, kamu juga harus berani menjadi diri kamu sendiri dan tampil apa adanya.

  • Kita harus mengenakan ikat pinggang saat memakai celana jeans 

Banyak orang yang masih percaya bahwa kita perlu mengenakan ikat pinggang jika kita memakai jeans. Namun, ikat pinggang bisa jadi malah membebani penampilan kamu. Dan jika celana panjang yang kamu pakai sangat pas dengan tubuh kamu dan tidak jatuh, kamu tidak perlu menggunakan sabuk sama sekali. Tapi, bila kamu ingin menciptakan tampilan yang lebih formal dengan celana panjang dan kemeja, maka ikat pinggang bisa menjadi aksen tambahan (aksesoris) yang akan membuat penampilan kamu semakin elegan.

  • Salah satu warna pakaian harus terwakili pada item pakaian lainnya

Konon, jika kamu mengenakan gaun 3 warna (misalnya, corak yang memadukan merah, hijau, dan oranye), maka aksesori yang kamu kenakan juga harus salah satu dari corak ini. Tapi mode modern telah melanggar aturan ini. Jika pakaian kamu cerah, itu sudah menjadi aksen, jadi tidak perlu memasukkan warna yang sudah ada dalam pakaian ke dalam elemen penampilan kamu lainnya. Justru kamu bisa berkreasi dengan warna lain yang kontras atau netral.

  1. Kamu tidak bisa memadukan motif yang berbeda

Coba bayangkan, untuk saat ini, jika ada seseorang yang mengenakan corak yang sama dari ujung kepala sampai ujung kaki, kamu pasti pusing melihatnya. Tapi, jika kita menggunakan corak/motif yang sama, dengan ukuran yang berbeda, misalnya motif polkadot atau strip, maka penampilan akan jauh lebih menarik. Semakin besar kontrasnya, semakin modis penampilan kamu. 

  • Denim tidak cocok dipadukan dengan denim

Hey, siapa bilang! Perpaduan jaket denim dengan celana panjang denim saat ini tidak lagi dianggap sebagai tanda selera fashion yang buruk. Banyak kok fashionista  dan selebriti yang suka memadukan beberapa item denim dalam satu tampilan. Jika kamu ingin mencoba kombinasi denim, maka kamu akan melihat betapa kerennya penampilan ini. Hal utama yang harus diingat dalam memadukan denim adalah memilih corak denim yang sama atau mirip untuk bagian atas dan bawah.

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/10-fashion-trendy-yang-dapat-membuat-tubuhmu-jadi-terlihat-tak-berbentuk/

https://www.tampilcantik.com/fashion-style-sesuai-warna-rambut/

https://www.tampilcantik.com/fashion-tips-untuk-4-bentuk-kaki-non-standar/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

9 Tren Tahun 2000-an yang Kini Terlihat Konyol

Tahun 2000 adalah masa untuk fashion glamor dan