Insecurity atau rasa tidak aman dan keraguan pada diri sendiri adalah salah satu tindakan yang toxic. Insecurity yang berlebihan bisa membuat hidup kita sengsara. Jika kita tidak menyadari bahwa kita memiliki harga diri yang rendah atau yang akrab disebut dengan low self esteem, mungkin saja kita akan kehilangan banyak peluang dan mengacaukan banyak hal dalam hidup kita. 

Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa low self esteem dan insecurity dalam diri kita mulai berlebihan atau tidak normal? Di dalam artikel ini kamu akan mengenal beberapa tanda yang mengungkapkan tentang low self esteem dan insecurity di dalam diri kamu :

  1. Kamu terlalu positif

Meskipun bersikap dan berpikiran positif itu bagus, sering kali orang hanya menunjukkan hal terbaik dari diri mereka untuk menyembunyikan insecurity di balik senyuman. Sama halnya seperti ketika kamu menelepon teman kamu yang sedang mengalami hari yang berat. Jika mereka cukup percaya diri, mereka akan membicarakan masalahnya dengan jujur padamu. Jika tidak, mereka akan fokus pada hal-hal baik yang terjadi, dan mengalihkan perhatian kamu dari topik tentang masalah mereka.

  1. Kamu menginginkan hasil yang sempurna setiap saat

Perfeksionisme sebenarnya bisa terjadi akibat adanya low self esteem. Seseorang yang tidak pernah merasa puas dengan dirinya sendiri tidak dapat menerima hasil yang mereka dapatkan dan dapat terjebak dengan hanya sebuah tugas ringan dalam waktu yang lama, karena terlalu berusaha mendapatkan hasil yang ideal.

  1. Kamu tidak bisa menerima kritik dan masukan

Jika kamu merasa insecure saat seseorang mengkritik pekerjaan kamu, kamu mungkin akan mulai berpikir bahwa kritikan tersebut adalah kritikan tentang kamu secara pribadi, bukan kritikan tentang pekerjaan yang telah kamu buat.  Inilah yang menyebabkan kamu sulit menerima kritikan. Cobalah untuk fokus pada informasi berharga yang kamu terima dari kritikan orang lain, seperti hal-hal apa saja yang dapat kamu lakukan untuk menjadi lebih baik. 

  1. Kamu merasa harus mempublikasikan pencapaian kamu

Berkat media sosial, orang cenderung ingin selalu berbagi sisi baik dan sisi membanggakan dari dirinya kepada publik. Namun perlu diingat, jika kamu melihat seseorang terus menerus menunjukkan hal-hal baik dalam hidup mereka, baik itu pencapaian, kebahagiaan dengan pasangan dan sebagainya, bisa jadi mereka hanya sedang mencari persetujuan dan penerimaan dari orang lain. Perasaan bahagia bisa mereka dapatkan setelah mendapat pengakuan orang.  

  1. Kamu tidak bisa mengatakan “tidak”

Tipe orang seperti ini adalah orang yang tidak akan berpikir dua kali untuk membantu mengasuh anak teman mereka, bahkan ketika mereka sendiri sedang mengalami hari yang sulit sekalipun. Tentu saja membantu orang lain itu baik, tapi jika orang lain memanfaatkan kamu dan membuat kamu susah, tentu itu bukan lagi hal baik. Kamu harus menjadikan diri kamu prioritas dan jangan sampai kamu diperdaya oleh orang lain. 

Bagaimana cara menghentikan hal itu?

Setiap kali kamu akan membantu orang lain dengan mengorbankan diri kamu sendiri, coba pikirkan tentang apa yang sebenarnya kamu inginkan. Bayangkan bagaimana hidup kamu akan berubah jika kamu menolak untuk memberikan bantuan yang tidak perlu itu. 

Ketika kamu mulai bisa mengatakan “tidak” dan menolak, maka orang tidak hanya akan mulai menghormati kamu, tetapi kamu juga akan memiliki rasa harga diri yang lebih baik. Selain itu, coba pikirkan tentang waktu luang ekstra yang kamu miliki untuk menikmati hal-hal yang kamu sukai.

Baca Juga :

Cara Berhenti Merasa Insecure  Dalam Sebuah  Hubungan

Sering Merasa Insecure? Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kamu Kembali Merasa Cantik dan Berharga

Kamu Adalah Wanita yang Insecure Dalam Hubungan? Sebelum Tambah Parah, Segera Lakukan Ini!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Inilah yang Terjadi Jika Kamu Terlalu Lama Memakai Headphone

Dokter memiliki aturan yang disebut dengan aturan “60-60”.