Kamu tentu sudah tidak asing dengan karakter fiksi vampir, bukan? Di dalam film, novel, atau komik, vampir adalah sosok hantu yang menghisap darah manusia.

Lalu, bagaimana dengan vampir energi?

Nah, jika karakter vampir di dunia fiksi menghisap darah manusia, vampir energi adalah orang di kehidupan nyata yang menghisap energi orang lain di sekitarnya.

Vampir energi bisa ditemukan di mana pun kamu berada, bahkan jika itu adalah anggota keluarga atau sahabatmu sekalipun. 

Keberadaan vampir energi dapat membuatmu merasa kewalahan dan kelelahan. Drainase energi yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan tekanan fisik dan emosional yang signifikan dalam dirimu. Itulah mengapa, penting untuk mengenali siapa mereka, menemukan strategi pengisapan energi yang mereka lakukan, dan mencari cara menghadapi mereka.

Coba kenali tanda-tanda keberadaan vampir energi di sekitarmu:

  1. Mereka ada di tengah-tengah drama

Karena berperilaku dramatis dan emosional, vampir energi cenderung menjadi pusat drama di sekitarnya. Namun, ketika mereka mendapatkan kamu sebagai target, mereka akan melemparkan drama hidupnya padamu dengan harapan kamu akan menyerapnya dan memperbaiki kesalahan mereka.

Apa yang harus dilakukan?

Katakan pada mereka bahwa kamu terlalu lelah untuk meladeni drama yang mereka buat. Jangan jatuh ke dalam perangkap mereka dan pergilah menghindar. 

  1. Mereka cenderung mengkritik target

Vampir energi sering kali merasa insecure kemudian mencoba menemukan taktik untuk mengkritik kamu agar kamu juga merasa insecure seperti mereka. Jika ini terjadi, kamu mungkin akan merasa berhutang sesuatu kepada mereka dan seakan tak ada pilihan lain selain meladeni mereka.

Apa yang harus dilakukan?

Tatap orang itu dengan wajah datar dan berikan jawaban singkat. Sebab, vampir energi dapat menggunakan isyarat nonverbal kamu seperti ekspresi wajah dan posisi tubuh untuk membuat kamu tertarik atau terjerat jebakan mereka. Ekspresi kamu dapat memberi tahu mereka apakah kamu adalah sasaran empuk untuk bersandar dan memasok energi kepada mereka. 

  1. Mereka menggunakan ultimatum

Vampir energi tahu bahwa rasa bersalah adalah senjata yang ampuh, terutama terhadap orang-orang yang peduli dan penyayang. Mereka akan mengandalkan  rasa bersalah kamu dan mendapatkan apa yang mereka rencanakan dari kamu. Hal yang sama berlaku untuk ultimatum, mereka menggunakannya untuk mendapatkan perhatian kamu dan kemudian memaksa kamu melakukan sesuatu untuk mereka.

Apa yang harus dilakukan?

Jangan biarkan vampir energi memanfaatkanmu dengan mengandalkan rasa bersalah. Jika kamu masih kurang yakin apakah mereka benar-benar meminta bantuan atau memanfaatkan, coba tanyakan pada seorang teman atau keluarga yang bisa menilai objektif situasi antara kamu dan vampir energi. 

  1. Mereka memanfaatkan kebaikan orang

Target utama vampir energi adalah orang sabar, penyayang, dan juga sensitif. Karena, orang yang seperti itu memiliki hati yang baik, mau mendengarkan masalah orang lain, dan memiliki energi yang tak ada habisnya. Tentu vampir energi akan menggunakan kebaikan ini untuk melawan kamu dan menguras energimu.

Vampir energi adalah orang yang akan menghabiskan waktumu, memonopoli waktu kamu, dan mengusikmu sepanjang hari. Di sisi lain, mereka akan membuatmu merasa bersalah jika tidak menuruti keinginan mereka.  

Apa yang harus dilakukan?

Kamu harus tentukan batasan dengan tegas kepada orang itu. Memang mudah dikatakan, tapi sulit untuk dijalankan. Intinya, kamu bisa mulai membuat batasan dari hal kecil, misalnya menghindari acara yang melibatkan vampir energi, kemudian mulai menolak ajakannya satu per satu. 

  1. Mereka menempatkan diri sebagai orang yang selalu dalam kebutuhan emosional

Vampir energi akan membuat orang di sekitarnya berpikir bahwa dialah sosok yang paling menderita, paling butuh dukungan emosional, dan paling harus dimengerti. Dia tidak akan peduli pada kebutuhan orang lain dan ingin semua perhatian ditujukan padanya.

Apa yang harus dilakukan?

Jika memungkinkan, jauhkan vampir energi dari hidupmu. Jika dia adalah orang yang tidak bisa dihindari (misalnya, dia adalah anggota keluarga atau bos di tempat kerja), cobalah untuk memutuskan kontak sebanyak mungkin. Bicaralah pada mereka hanya jika hal penting terjadi. 

Baca Juga :

7 Standar Ganda yang Bisa Menghancurkan Hidup Kita

Mulailah 5 Kebiasaan Baik di Pagi Hari Berikut Ini Untuk Hidup Lebih Sehat

7 Tips Gaya Hidup Minimalis Untuk Menyelamatkan Lingkungan

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Ini 7 Tanda Kamu Sedang Kelelahan Secara Mental

Rollercoaster kehidupan sangat mungkin membuat seseorang kelelahan, baik