Manusia pasti pernah berbohong dan dibohongi. Jangankan oleh orang lain, bahkan kita pun kerap membohongi diri sendiri. Saat masih kanak-kanak, kita diajarkan bahwa berbohong itu adalah tindakan yang buruk. Namun, ketika beranjak dewasa, kita akan dihadapkan pada situasi di mana kita memang harus berbohong demi kebaikan dan keselamatan.

Kamu pun boleh berbohong demi kebaikan, tapi ingat, hanya lakukan pada momen-momen berikut ini, ya :

  1. Saat keselamatan kamu dipertaruhkan

Jangan merasa bersalah karena berbohong demi menyelamatkan diri. Jika kamu bertemu seseorang yang membuat tidak nyaman atau mencurigakan, maka kamu harus melindungi diri, entah itu berbohong bahwa kamu sedang menunggu seseorang, atau berbohong tentang hal-hal pribadi yang mereka tanyakan padamu. 

  1. Ketika kamu ingin memberikan kritik yang membangun

Kritik yang membangun memang harus jujur, tetapi kamu juga bisa menutupinya dengan sedikit kebohongan agar tidak terdengar terlalu kejam atau agresif. Misalnya, jika seseorang di tempat kerja melakukan pekerjaan dengan buruk, kamu dapat memberikan kritik yang membangun dengan cara membuat pujian di awal. Selanjutnya, kamu bisa menyebutkan apa saja yang perlu ditingkatkan dari kinerja mereka. 

  1. Menunda berita buruk

Ada kalanya, menunda berita buruk adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan demi seseorang. Misalnya, teman kamu sedang merayakan ulang tahun, atau sedang menjalani ujian maupun interview penting, tapi tiba-tiba ada berita buruk yang harus kamu sampaikan kepadanya.

Pada saat seperti itu, kamu boleh berbohong sebentar, atau menunda mengatakan berita buruk, setelah teman kamu menyelesaikan urusannya atau bersenang-senang dengan perayaan, agar dia tidak ketinggalan momen berharga. Jika kamu langsung memberitahu tentang berita buruk itu, teman kamu bisa kehilangan momen atau kesempatan emas dalam hidupnya.

  1. Ketika kamu ingin membatalkan acara untuk me time

Tidak semua orang menganggap me time itu penting. Jika kamu menganggap me time adalah prioritas dan ingin membatalkan acara demi me time, maka kamu boleh berbohong kepada teman atau saudara kamu, terutama mereka yang tidak memahami pentingnya me time.

Kamu bisa membatalkan acara dengan lebih sopan, yaitu mengatakan bahwa kamu berubah pikiran, atau kamu lupa bahwa kamu harus lembur bekerja, dan sebagainya. Dengan membatalkan acara, kamu bisa me time di rumah. 

  1. Ketika seseorang menanyakan kabar

Tidak mungkin kamu akan langsung menceritakan semua masalah kamu setiap ada orang yang menanyakan kabarmu. Jadi, berbohong untuk menjawab pertanyaan ini adalah hal yang wajar. Kamu boleh mengatakan bahwa kamu sedang baik-baik saja, kepada orang yang tidak dekat denganmu. 

Bahkan, jika seseorang yang dekat denganmu, baik itu sahabat atau keluarga, menanyakan kabar, kamu juga boleh berbohong jika kamu belum siap untuk menceritakan masalahmu kepada mereka.

  1. Saat orang menanyakan urusan pribadi kamu

Beberapa orang tidak paham tentang batasan-batasan pribadi yang tidak boleh dilanggar. Misalnya, orang menanyakan kehidupan pernikahan kamu, menanyakan gaji kamu, rencana masa depan, dan sebagainya. Nah, saat hal itu terjadi, kamu boleh berbohong demi kebaikan diri kamu. Tidak perlu menceritakan semua urusan pribadi kepada orang lain, terlebih kepada mereka yang tidak kamu percaya. 

Baca Juga :

4 Situasi Di Mana Seseorang Boleh Berbohong Dalam Hubungan

9 Sifat yang Paling Dicari Orang Saat Mencari Pasangan

Tips Berbicara dengan Anak Remaja

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Anak Lebih Suka pada Pasangan Kamu? Ini yang Harus Kamu Lakukan

Peristiwa di mana anak lebih dekat atau lebih