Tubuh manusia sejatinya dibuat dengan kemampuan mengirimkan sinyal, menunjukkan gejala dan tanda-tanda sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan kita, dan memberi tahu kita bahwa ada sesuatu yang salah di dalam sistem tubuh. Sayangnya, banyak dari kita mengabaikan tanda-tanda atau gejala yang ditunjukkan tubuh. Kita sering sekali mengabaikan kode dari tubuh dengan berpikir bahwa bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Penyakit kanker masih menjadi momok di dunia medis. Dari kebanyakan kasus, masih banyak di antaranya yang tidak menyadari keberadaan kanker sejak dini, atau kaget ketika tiba-tiba sudah mendapati bahwa dirinya sudah berada di stadium atas penyakit kanker. 

Jika kamu melihat salah satu dari tanda ini pada diri kamu atau pada orang terdekat kamu, jangan langsung mengambil kesimpulan. Tanda dan gejala yang beragam memiliki berbagai kemungkinan penyakit. Sebaiknya jika kamu mendapati gejala berikut ini, kamu segera melakukan konsultasi dengan dokter. 

Inilah gejala dan tanda-tanda tubuh yang mungkin menandakan kanker, dan upaya untuk menanggapinya secara serius :

  • Neoplasma Kulit

Neoplasma dianggap sebagai tanda kanker kulit atau payudara. Gejala lainnya termasuk :

  • Terdapat benjolan keras di payudara dan / atau ketiak
  • Iritasi atau ruam yang tidak diketahui asalnya yang tidak terkait dengan alergi makanan atau kosmetik
  • Munculnya ulkus basah (luka) di tengah neoplasma
  • Pertumbuhan atau perubahan bentuk tanda lahir
  • Batuk Terus Menerus

Batuk yang berkepanjangan merupakan salah satu gejala kanker atau penyakit paru-paru lainnya yang mungkin berhubungan dengan gejala lain seperti :

  • Penurunan nafsu makan
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Pada stadium lanjut, kanker paru-paru bisa menyebabkan batuk darah dan sesak napas.
  • Kulit Gatal-gatal

Dalam kebanyakan kasus, ruam kulit atau gatal-gatal memang tidak terkait dengan tumor atau kanker, tetapi pengalaman klinis menunjukkan bahwa ada hubungan tertentu antara gatal dan kanker :

  • Neoplasma uterus dapat menyebabkan gatal pada kelamin.
  • Kanker otak bisa memicu rasa gatal di lubang hidung.
  • Perubahan Fungsi Usus

Penyakit atau kanker usus dapat menyebabkan gejala berikut :

  • Darah dalam tinja
  • Sekresi lendir atau purulen.
  • Buang air besar spontan.
  • Sekresi Saat Buang Air Kecil

Sekresi saat buang air kecil bisa jadi tanda kanker ginjal yang juga dikaitkan dengan beberapa gejala lain, seperti :

  • Berdarah saat buang air kecil.
  • Hipertensi.
  • Nyeri di ginjal.
  • Kelemahan yang kronis.
  • Penurunan Berat Badan Secara Mendadak

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dapat terjadi saat kamu menderita kanker perut. Pada tahap awal, kejadian klinis memang tidak begitu jelas. Namun, gejala yang mengikutinya cukup beragam, antar lain :

  • Jijik terhadap daging.
  • Rasa kenyang prematur (perasaan di maka kamu merasa bahwa kamu makan terlalu banyak padahal kamu makan sedikit).
  • Anemia.
  • Kesulitan pergerakan makanan melalui usus besar.
  • Sakit Tenggorokan Terus Menerus

Sakit tenggorokan yang berlangsung lama, mungkin merupakan gejala kanker laring yang juga terkait dengan hal berikut:

  • Kesulitan bernapas dan menelan.
  • Merasa ada benjolan di tenggorokan yang muncul dengan pertumbuhan neoplasma.
  • Suara serak yang menyebabkan hilangnya suara.
  • Batuk darah
  • Bau mulut.

Pengamatan dari tanda dan gejala di atas tidak boleh kamu gunakan sebagai alat untuk mendiagnosis diri kamu sendiri atau orang terdekat. Kamu boleh memperhatikan gejala di atas, tetapi tidak boleh menjadikannya tolok ukur penyakit. Ketika mendapati gejala di atas, yang harus kamu lakukan adalah memeriksakan diri kamu dan berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga:

https://www.tampilcantik.com/waspadai-11-gejala-kanker-payudara-pada-wanita-bukan-benjolan/

https://www.tampilcantik.com/mengenal-kanker-vagina-lebih-dalam-waspada-ya-ladies/

https://www.tampilcantik.com/deodoran-bisa-jadi-penyebab-kanker-payudara-benarkah-demikian/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

5 Aktivitas yang Sebaiknya Kamu Hindari Setelah Makan

Setiap orang memiliki rutinitas makan masing-masing. Ada yang