Wanita selalu sensitif terhadap kenaikan berat badan dan perubahan bentuk tubuh. Ketika sedang berdandan dan melihat ke cermin, wanita cenderung sangat sensitif apabila pipinya lebih tembam, atau merasa pahanya lebih besar, atau merasa perutnya buncit. Sering kali para wanita merasa sangat insecure terharap lemak-lemak dalam tubuh mereka.

Jika kamu adalah seorang wanita dengan ukuran pinggang di atas 35 inci, atau jika kamu seorang pria dengan ukuran pinggang kamu di atas 40 inci, maka kemungkinan kamu memiliki lemak perut yang besar!

Lemak-lemak di perut ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan kamu. Berikut adalah beberapa bahaya lemak perut bagi kesehatan dan kebugaran tubuh :

  • Perut Buncit Memiliki Risiko Lebih Tinggi Terkena Diabetes

Ketika hati kamu ditutupi dengan jaringan lemak sebagai akibat dari kelebihan lemak dalam perut perut, maka hati bisa tidak bisa memproses gula darah dengan baik. Hal ini dapat memerangkap gula dalam aliran darah kamu, padahal gula  dalam aliran darah seharusnya bisa diproses oleh hati. Terperangkapnya gula dalam darah inilah yang mungkin menyebabkan kamu memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi daripada jumlah normal. Tentu saja hal ini dapat memicu penyakit diabetes.

  • Perut Buncit Memiliki Risiko Sindrom Metabolik Lebih Tinggi

Menderita sindrom metabolik adalah risiko yang kamu hadapi ketika kamu memiliki ukuran pinggang yang besar (perut buncit). Ketika kamu memiliki banyak lemak perut dan memiliki ukuran pinggang yang besar, kamu sangat mungkin untuk menjadi rentan terhadap penyakit jantung, diabetes dan stroke. Orang dengan perut yang buncit menunjukkan bahwa mereka memiliki risiko penyakit lebih tinggi, baik itu penyakit jantung, diabetes maupun stroke.

  • Perut Buncit Memiliki Risiko Lebih Tinggi Terkena Kanker

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa suatu jenis protein yang dilepaskan dari lemak perut dapat mengubah sel-sel non-kanker menjadi sel-sel kanker. Sel-sel inilah yang kemudian akan menghasilkan pertumbuhan tumor. Jadi, perut buncit memiliki peluang penyakit kanker lebih tinggi daripada ukuran perut normal.

  • Perut Buncit Memiliki Risiko Penyakit Kardiovaskular Lebih Tinggi

Telah terbukti bahwa sel-sel lemak visceral di dalam perut yang buncit dapat menghasilkan protein yang mampu membatasi pembuluh darah, hingga mengakibatkan tekanan darah tinggi. Nah, protein ini juga dapat menyebabkan penyumbatan arteri, sehingga membuat seseorang rentan terhadap stroke dan serangan jantung. Oleh karena itu, orang-orang dihimbau untuk menurunkan berat badan dan olahraga secara teratur demi kesehatan jantung.

  • Perut Buncit Memiliki Risiko Penyakit Demensia Yang Lebih Tinggi

Tentu kamu sudah tidak asing terhadap penyakit demensia, bukan? Penyakit ini kerap menyerang orang lanjut usia. Menurut sebuah penelitian, wanita yang memiliki perut buncit atau lemak perut yang besar, memiliki peluang 3 kali lebih tinggi terhadap penyakit demensia. Ternyata hal ini sebagian besar disebabkan oleh lemak visceral, yaitu lemak di perut bagian dalam atau lemak perut.

Apakah kamu memiliki lemak perut yang tergolong cukup besar? Lihatlah ke cermin dan perhatikan tubuh kamu. Jika kamu tidak ingin mendapatkan risiko-risiko kesehatan seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya kamu mulai menjaga pola makan dan rajin berolahraga supaya tubuh kamu tetap sehat dan bugar.

(Artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Kunjungi dokter kamu untuk mendapatkan saran profesional.)

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/perut-kenyang-tanda-takut-gemuk-makan-karbohidrat-ini/

https://www.tampilcantik.com/alasan-mengejutkan-mengapa-kamu-tidak-boleh-tidur-dengan-perut-kosong/

https://www.tampilcantik.com/punya-tubuh-gemuk-tetap-bisa-keren-dengan-celana-jeans-lho-inilah-tipsnya/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Lalat Hinggap di Makanan Kamu?

Lalat hampir selalu ada di mana-mana, mulai dari