Lemak perut yang bertumpuk dan membentuk gundukan yang membuatmu terlihat buncit sangatlah mengganggu secara estetika. Selain membuat pilihan pakaianmu terbatas, pasti juga risih dengan komentar orang-orang di sekitarmu. Tapi sebenarnya, lemuk perut ini bukan hanya terlihat tak indah, tapi juga benar-benar tak sehat. Perut buncit atau bergelambir karena lemak bisa meningkatkan faktor resikomu untuk terserang penyakit-penyakit seperti sindrom metabolisme, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan bahkan kanker.

Bahkan, orang-orang dengan berat badan normal pun jika memiliki kelebihan lemak di area ini bisa beresiko terserang masalah-masalah kesehatan. Jadi, apa sih penyebabnya?

Makanan dan minuman bergula

Banyak orang yang mengkonsumsi gula berlebih setiap harinya dan tidak menyadarinya. Makann-makanan tinggi gula seperti kue, permen, muffin, soda, kopi dan teh bergula, bahkan frozen yogurt adalah sumber utama gula pangan kita. Banyak studi yang menunjukkan bahwa ada kaitan antara konsumsi gula tinggi dengan kelebihan lemak perut. Ini mungkin disebabkan karena kandungan fruktosa yang tinggi pada gula tambahan.

Banyak gula yang kita konsumsi berasal dari minuman dan ini membahayakan karena kalori cair tidak memiliki efek terhadap nafsu makan yang sama dengan kalori makanan padat. Ketika kita mendapat asupan kalori cair, kita tidak merasa kenyang.

Alkohol

Alkohol memiliki dampak yang sehat dan berbahaya sekaligus. Jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, terutama anggur merah, dampaknya bisa mengurangi resiko kita terkena serangan jantung dan stroke. Namun, konsumsi dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan inflamasi, penyakit hati dan masalah kesehatan lain.

Alkohol juga menekan pembakaran lemak sehingga sebagian kalori dari alkohol disimpan sebagai lemak perut. Karena itulah, banyak orang yang kebanyakan mengkonsumsi bir memiliki perut buncit. Selain itu, mengkonsumsi alkohol belebih juga memang bisa membuat berat badan bertambah di area perut.

Mengkonsumsi alkohol lebih dari sekali dalam 24 jam lebih berbahaya dalam hal meningkatkan lemak perut dibanding mengkonsumsi alkohol rutin sekali setiap hari.

Lemak trans

Lemak trans adalah lemak paling tak sehat di muka bumi. Lemak ini diciptakan dengan menambahkan hidrogen ke lemak tak jenuh untuk membuatnya lebih stabil. Biasanya, lemak ini dimanfaatkan untuk menambah masa layak makanan yang dipak seperti snack supermarket. Lemak trans bisa menyebabkan peradangan berujung pada resistensi insulin, penyakit jantung, dan lain-lain. Lemak ini juga bisa menyebabkan penumpukan lemak perut.

Bermalas-malasan

Gaya hidup tidak aktif adalah salah satu resiko terbesar yang menyebabkan kesehatan memburuk. Beberapa dekade terakhir, manusia menjadi semakin tidak aktif yang menyebabkan meningkatnya tingkat obesitas, termasuk kelebihan lemak di perut. Untuk mencegahnya, lakukan latihan-latihan resistensi dan aerobik untuk menghindari menyisanya lemak perut bahkan setelah berat badan turun.

Diet rendah protein

Mengkonsumsi cukup protein makanan adalah salah satu cara terpenting untuk menghindari meningkatnya berat badan. Diet tinggi protein membuatmu merasa kenyang dan puas, meningkatkan laju metabolisme dan berujung kepada pengurangan spontan terhadap konsumsi protein.

Baca juga Kalau Gak Mau Punya Perut Buncit Kayak Emak-emak, Sebaiknya Jauhi Kebiasaan Ini

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Tips Sederhana Untuk Mengurangi Kesemutan dan Varises

Jika kamu menderita kesemutan atau varises, dokter mungkin