Di dunia yang serba digital ini, besar risiko kamu menjadi korban kejahatan online atau cybercrime. Hal ini dapat terjadi karena banyak informasi tentang kamu yang tersebar di internet, seperti lewat media sosial, misalnya.

Nah, demi menjaga diri dari penipuan atau kejahatan online lainnya, kamu perlu memperhatikan trik berikut ini:  

  1. Pasang foto profil berbeda untuk setiap akun media sosial

Foto profil kamu mewakili siapa diri kamu dan dapat dilihat oleh jutaan orang di internet. Jika seseorang melakukan pencarian gambar dengan mengetikkan nama kamu, maka dia akan menemukan beberapa profil dengan gambar yang sama. Selanjutnya, dia dapat mencari informasi lain tentangmu dengan mudah. 

Untuk menghindari hal itu, coba kamu pasang foto yang berbeda untuk setiap akun media sosial. Misalnya, kamu memasang foto profil gambar kucing di Facebook, memasang foto anjing di Twitter, lalu memasang foto aslimu di Instagram.

  1. Hati-hati saat main game atau quiz di media sosial

Kuis dan game di media sosial seperti quiz kepribadian, misalnya. Hal itu memang digunakan pengguna untuk bersenang-senang. Tetapi ada risiko lebih besar yang bisa kamu hadapi. Seperti data-data yang disadap, misalnya.

Dengan memainkan game tersebut, kamu mengizinkan aplikasi game mengakses akun kamu, yaitu email, nomor telepon, alamat, dan sebagainya. Data ini sangat rentan disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber. 

  1. Hindari menggunakan Wi-Fi publik tanpa password

Orang cenderung senang jika ada fasilitas Wi-Fi terbuka yang tanpa password. Ini membuat mereka tergiur untuk menghubungkan ponsel dengan Wi-Fi agar lebih hemat data internet.

Namun, tanpa kamu sadari, Wi-Fi umum yang tanpa password bisa berbahaya bagi data pribadi kamu. Banyak peretas yang memanfaatkan koneksi Wi-Fi untuk mengambil data pribadi di ponsel kamu. Padahal, kamu menyimpan banyak dokumen penting, seperti dokumen pekerjaan, mobile banking, dan e-wallet, dan lain-lain. 

  1. Berhati-hatilah saat berbagi lokasi di media sosial 

Pengguna media sosial sering check-in atau memasukkan lokasi di setiap postingan mereka. Semula, hal ini hanya untuk memberitahu teman terdekat dan para pengikut tentang di mana keberadaan mereka. Tapi, sebenarnya berbagi lokasi, apalagi berbagi pada waktu yang sama saat kamu berada di lokasi tersebut, bisa memperbesar risiko kejahatan.

Orang di luar sana yang berniat buruk padamu, bisa tahu di mana kamu berada, bersama siapa kamu di sana, dan apa yang kamu lakukan, hanya dengan satu unggahan foto saja. 

Untuk itu, tahan diri untuk tidak membagikan foto atau video secara real time. Hindari check-in lokasi juga untuk menghindari kejahatan. Jika ada orang yang berkomentar dan bertanya kamu berada di mana, kamu bisa menjawabnya secara personal lewat pesan. 

  1. Gunakan mode penyamaran untuk membuka link mencurigakan 

Kamu yang sudah lama menggunakan internet, tentu sudah tidak asing dengan “Mode Penyamaran” atau “Incognito”, bukan?

Jika kamu mendapatkan pesan dengan link atau tautan mencurigakan, atau ingin membuka link tertentu yang sekiranya tidak meyakinkan, maka bukalah link tersebut melalui browser dengan Mode Penyamaran atau Incognito. Mode ini akan menghindarkan kamu dari serangan peretas. 

Baca Juga :

Lakukan Hal Ini Jika Ada Orang yang Memancing Emosi Kamu

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Ini 7 Tanda Kamu Sedang Kelelahan Secara Mental

Rollercoaster kehidupan sangat mungkin membuat seseorang kelelahan, baik