Tidak semua wanita mengetahui tanda-tanda kehamilan. Terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengalaminya. Beberapa di antaranya merasakan tanda kehamilan tersebut, sedangkan yang lainnya tidak. Untuk mengetahui serba-serbi kehamilan dan bagaimana cara mengetahui apakah Anda hamil atau tidak, simak artikel  betikut ini.

Seberapa cepat Anda bisa merasakan gejala dan tanda kehamilan?

Sebagian besar gejala kehamilan akan mulai muncul sekitar lima atau enam minggu setelah periode menstruasi terakhir Anda. Biasanya gejala tidak akan segera muncul, karena dibutuhkan beberapa minggu untuk mengembangkannya. 

Telat haid, kelelahan atau mual di pagi hari dapat mengindikasikan kehamilan. Tanda-tanda awal yang paling umum adalah haid yang terlambat, merasa tidak enak badan dan bukan diri Anda sendiri – sering merasa sangat lelah dan perlu banyak tidur.

Mual di pagi hari juga umum dan dapat terjadi. Tiap orang mengalami gelaja mual yang berbeda-beda. Ada yang merasa mual pada waktu-waktu tertentu dalam sehari, ada juga yang mengalaminya sepanjang hari. Beberapa wanita bahkan muntah, pusing atau kombinasi dari semua ini. Selain itu, intensitas untuk buang air kecil juga semakin sering disebabkan oleh perubahan hormon di masa-masa awal. Perubahan hormon ini juga mempengaruhi perubahan fisik seperti payudara yang lembut dan bengkak yang sensitif saat disentuh.

Bagaimana Anda bisa tahu jika Anda hamil?

Cara paling efektif untuk memastikan Anda hamil adalah melalui tes kehamilan. Hal ini dapat Anda lakukan di rumah, dengan mengeceknya menggunakan alat tes kehamilan atau testpack. Tes kehamilan memeriksa keberadaan hormon kehamilan, human chorionic gonadotrophin (HCG), dalam urin Anda, yang diproduksi tubuh setelah Anda hamil.

Anda juga bisa mengecek kehamilan dengan bantuan dokter umum langganan Anda. Selain melakukan test kehamilan dengan tes urin, dokter juga dapat menguji kehamilan melalui tes darah, karena mereka dapat memeriksa hormon dalam darah serta urin Anda. Tes darah dapat mengetahui apakah Anda hamil sekitar enam hingga delapan hari setelah Anda berovulasi.

Seberapa akuratkah tes kehamilan di rumah?

Tes kehamilan di rumah dengan menggunakan testpack dapat diandalkan selama Anda mengikuti instruksi dengan benar. Namun hal ini tidak akurat jika Anda tidak mengikuti instruksi atau Anda mengikuti tes terlalu dini.

Sebagian besar tes kehamilan dapat dilakukan setelah periode haid pertama yang terlewat, dengan tes apa pun yang dilakukan sebelum waktu tersebut berisiko tidak akurat. Profesional juga merekomendasikan untuk menghindari minum terlalu banyak cairan sebelum melakukan tes, karena dapat mengencerkan tingkat HGC.

Tes negatif mungkin tidak akurat jika Anda banyak minum sebelum melakukan tes, karena tingkat HGC mungkin tidak cukup pada saat mengambilnya. Tes juga dapat bervariasi dalam sensitivitasnya sehingga Anda disarankan untuk membaca instruksi secara menyeluruh sebelum menggunakannya, karena tidak ada jaminan bahwa setiap tes akan sama.

Cara alternatif untuk memeriksa kehamilan

Semua gejala yang tercantum di atas bisa menjadi tanda awal kehamilan, tetapi tidak selalu berarti demikian. Jika Anda mengalami beberapa di antaranya sekaligus, Anda bisa mendatangi dokter kandungan atau bidan terdekat. Dokter akan membantu Anda untuk mengecek apakah Anda hamil atau tidak. 

Anda juga mengenal tubuh Anda sendiri lebih baik daripada siapa pun, sehingga Anda dapat mengidentifikasi perubahan signifikan pada suasana hati Anda, perubahan fisik pada tubuh Anda terutama di sekitar perut. Jika Anda memiliki menstruasi yang teratur, perubahan apa pun pada rutinitas itu dapat menunjukkan bahwa Anda juga hamil.

Baca Juga :

Berat Badan Bisa Pengaruhi Kesuburan Dan Sulit Hamil, Benarkah Demikian?

6 Hal yang Membuat Kehamilan Jauh Lebih Mudah dan Nyaman

7 Tips Ibu Hamil Agar Anak Sehat dan Bahagia

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

9 Manfaat Luar Biasa dari Jambu Biji untuk Kulit Anda

Manfaat daun jambu biji banyak sekali. Merebus daun