Menjalankan rutinitas sehari-hari terkadang menjadi beban tersendiri dalam kehidupan kita. Rutinitas yang itu-itu saja tak jarang membuat kita merasa bosan dan terbebani, terutama bagi Anda yang bekerja di kantor dengan deadline super padat. 

Selain pekerjaan, Anda mungkin juga memiliki tanggung jawab untuk mengurus rumah, anak-anak, atau keluarga. Hal ini tentu membuat Anda dituntut untuk sigap dan cepat dalam beraktivitas. Semua rutinitas  ini tentu akan selalu rutin dijalankan dan bisa saja membuat Anda yang menjalaninya merasa kewalahan. Kondisi ini jika djalankan terus menerus tanpa ada jeda tak hanya dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik saja, namun juga kesehatan mental.

Mungkin saja dari segi fisik Anda merasa kelahan karena aktivitas berlebihan, namun hal ini bisa diatasi dengan beristirahat. Berawal dari kelelahan fisik, kondisi ini jika dibiarkan juga dapat bedampak buruk terhadap kesehatan mental. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda emosi yang berlebihan agar segera dapat ditangani.

Salah satu cara untuk meluapkan emosi seseorang adalah dengan menangis. Seringkaliemmangis dikaitkan dengan kelemahan. Pernah kita dengarungkapan “Menangis hanya untuk orang cengeng”, “Kaum  pria tidak seharusnya  menangis”. Ungkapan tadi sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Faktanya menangis justru membuat suasana hati membaik. Biasanya, seseorang akan membaik setelah menangis.

Memangis biasanya dipicu oleh sesuatu, namun pernahkan Anda menangis tanpa sebab? Tak tahu mengapa rasanya ingin menangis saja. Apa yang memicu hal ini terjadi? Apa karena memang kita cengeng? Yuk ketahui alasannya.

1. Perasaan Yang Lebih Sensitif dari Biasanya

Salah satu alasan seseorang menangis tanpa sebab adalah karena perasaan yang sensitif. Bisa saja hari itu Anda sedang sensitif, sehingga tanpa sadar Anda meneteskan air mata. Hal kecil yang biasanya tidak mengganggu aktivitas, kini terasa sensitif, misalnya biasanya melihat anak kecil yang bersekolah biasa saja, namun di hari itu Anda jadi lebih sensitif dan tiba-tiba teringat perjuangan masa sekolah, sehingga Anda menangis.

2. Emosi Yang Berlebihan

Selain persaaan yang sensitif di hari itu, bisa saja Anda merasa kewalahan dan stress dengan rutinitas Anda. Akibatnya emosi Anda pun meluap dan rasanya ingin mengungkapkannya dengan menangis. Tak masalah menangis, karena memangis memang menjadi salahs atu cara untuk mengatasi emosi yang tidak stabil. Nanti setelah menangis perasaan Anda  akan lebih baik.

3. Menjauh Dari Lingkungan Sosial

Salah satu penyebab seseorang memangis tanpa sebab adalah karena menjauhnya seseorang dari lingkungan sosialnya. Membutuhkan waktu untuk me time atau rehat sejenak tentu berbeda dengan seseorang yang mengisolasi dirinya dari lingkungan. Menarik diri dari lingkungan sosial secara ekstrim tentu bisa menjadi masalah, padahal pertemanan dan lingkungan sosial bisa memberikan dukungan dan menjaga mental tetap sehat, karena Anda akan merasa dicintai.

4. Sangat Lelah

Bekerja, mengurus rumah, ditambbah mengurus bisnis dan mengerjakan semuanya tentu bisa membuat seseorang merasa bosan dan muak dengan kehidupannya. Tubuh akan dipaksa untuk beraktivitas secara berlebihan, sehingga mengakibatkan tubuh lelah dan rasa stress muncul. Jika begini maka hentikan sejenak rutinitas dan cobalah beristirahat dengan baik.

5. Melakukan Hal Ceroboh dan Negatif

Saat seseorang merasa kewalahan mengerjakan sesuatu, tentu pikirannya akan kacau. Saat begni, tentu pikiran akan kacau dan otak tidak bisa berpikir jernih. Akibatnya, banyak keputusan atau tindakan yang dilakukan secara asal-asalan dan ceroboh. Hal ini bisa membuat seseorang merasa bersalah karena tidak bisa mengambil tindakan dengan tepat dan akhirnya menangis.

Baca Juga :

Ini Alasan Mengapa Kamu Boleh Membiarkan Bayi Menangis

Wah, Ternyata Menangis dapat Mengatasi 5 Masalah Kesehatan Ini Loh!

Jangan Sampai Terlihat Seperti Hantu Setelah Menangis Karena Make Up yang Berantakan

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

9 Cara Menurunkan Berat Badan dengan PCOS

Jika Anda menderita sindrom ovarium polikistik (PCOS), tindakan