Pisah ranjang bagi pasangan suami istri di Indonesia mungkin menandakan bahwa hubungan pasangan suami istri sedang tidak baik atau keluarga tidak harmonis. Tapi ternyata, banyak pasangan suami istri di Jepang yang memang biasa tidur terpisah, loh!

Sebagian pasangan suami istri di Jepang memutuskan tidur terpisah bukan karena mereka sedang bertengkar atau hubungan mereka tidak baik, melainkan mereka meyakin bahwa tidur terpisah adalah pilihan yang baik untuk mereka. Bahkan, rumah yang kecil sekalipun tidak akan menghalangi apra pasangan ini untuk tidur terpisah.

Wah, kira-kira kenapa mereka memutuskan untuk tidur terpisah ya? Berikut alasannya :

  • Mereka memiliki jadwal tidur yang berbeda

Hal pertama yang membuat pasangan Jepang memutuskan untuk tidur secara terpisah adalah jadwal kerja yang berbeda. Jika pasangan tidur bersama dan harus menunggu pasangan yang belum pulang bekerja, atau justru harus terbangun karena pasangan pulang terlambat, maka mereka tidak akan mendapatkan tidur yang berkualitas. Jadi, mereka memutuskan untuk pisah ranjang demi mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dan sehat.

  • Bayi biasa tidur dengan ibu mereka
Paling Baik Jika Bayi Tidur di Dada Ibu, Apa Alasannya? - Nakita

Ibu-ibu Jepang biasa tidur dengan anak-anak mereka dan ini dianggap sangat penting, sehingga sang ayah perlu memutuskan apakah ia ingin berbagi tempat tidur yang sama atau pergi ke kamar yang berbeda. Bahkan, ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa tidur bersama dapat membantu orang tua (ibu) dan anak-anak mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Kebiasaan ini membantu anak untuk mempertahankan suhu dan detak jantung yang stabil (yang sangat penting pada masa bayi) dan pada saat yang sama, tidur dengan ibu juga mengurangi kemungkinan sindrom kematian bayi mendadak. Kebiasaan ini juga berkontribusi pada psikologis anak sehingga mereka akan memiliki harga diri yang lebih baik, menjadi lebih cepat mandiri, dan berprestasi di sekolah.

  • Bagi pasangan di Jepang, tidur secara terpisah menandakan kedamaian

Di luar sana, banyak pasangan yang mulai tidur sendirian dan berpikir bahwa perceraian telah di depan mata. Tapi, bagi orang Jepang sama sekali tidak demikian. Orang-orang Jepang melihat kebiasaan pisah ranjang sebagai sesuatu yang berbeda. Mereka sangat menghargai betapa pentingnya tidur dan mereka tidak ingin diganggu saat tidur.

Dengan tidur terpisah, pasangan tidak akan terganggu jika salah satu dari pasangan memiliki kebiasaan tidur seperti mendengkur, menendang, dll. Meskipun beberapa pasangan di Jepang tidak memiliki kesempatan atau rumah yang memadai untuk tidur di kamar yang berbeda, mereka masih berharap mereka bisa mendapatkan tidur yang nyaman, tenang dan berkualitas tanpa gangguan.

Wah, ternyata unik sekali keputusan para pasangan di Jepang, ya? Bagaimana dengan kamu? Apkaah kamu lebih suka tidur bersama pasangan? Apakah kamu memiliki kebiasaan tidur yang mungkin merugikan pasangan? Atau justru pasangan kamu yang memiliki kebiasaan tidur yang menyebalkan? Hmmm, mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk tidur terpisah seperti pasangan-pasangan di Jepang demi kualitas tidur yang lebih baik.

Baca Juga :

https://www.tampilcantik.com/pijat-wajah-ala-jepang-yang-dapat-menghilangkan-kerutan/

https://www.tampilcantik.com/apa-bedanya-eyelash-ala-korea-dan-jepang-ini-dia/

https://www.tampilcantik.com/konsumsi-makanan-jepang-bermanfaat-untuk-diet-lho-yuk-cari-tahu/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Kebenaran yang Cenderung Diabaikan di Awal Hubungan

Ketika orang mengatakan bahwa “cinta itu buta”, mungkin