Jika diperhatikan, ada begitu banyak produk perawatan kulit di pasaran yang menjanjikan dapat memperkecil pori-pori wajah kamu. Padahal, sebenarnya tidak ada produk mana pun yang dapat mengecilkan pori-pori secara permanen. Perawatan apa pun yang kamu lakukan, ukuran pori-pori tidak akan berubah dalam jangka panjang. 

Nah, berikut adalah daftar mitos tentang pori-pori kulit yang hingga kini masih dipercaya oleh banyak orang.

  1. Pori-pori dapat dikecilkan secara permanen

Sayang sekali, fakta tentang mengecilkan ukuran pori-pori kulit adalah mitos. Memang, tidak ada produk perawatan kecantikan apa pun yang dapat mengecilkan pori-pori kamu secara permanen. Tetapi, ada produk tertentu yang efektif untuk menghaluskan pori-pori sementara waktu. 

Produk terbaik untuk membuat pori-pori terlihat lebih halus adalah retinoid topikal atau retinol. Idealnya, kedua produk tersebut digunakan setiap malam. Mereka dapat meningkatkan pergantian epidermis kulit, sehingga mampu meningkatkan ketebalan kulit secara keseluruhan, dan membersihkan pori dari sumbatan minyak berlebih. 

  1. Perawatan pori-pori di salon kecantikan 

Jika kamu memiliki masalah dengan pori-pori, mungkin kamu berpikir bahwa cara terbaik untuk mengatasinya adalah pergi ke salon kecantikan. Namun, sayangnya perawatan pori di salon kecantikan tidak akan banyak membantu. 

Meskipun ada beberapa perawatan mahal yang disebut-sebut mampu membangun kulit di sekitar pori-pori dengan cara meningkatkan kolagen, namun tetap saja efek perawatan ini tidak akan permanen. 

Jadi, jika kamu hendak melakukan perawatan kulit mahal untuk mengecilkan pori-pori kult, coba kamu pikirkan lagi dan pertimbangkan dengan baik. Jangan sampai kamu menghabiskan banyak uang untuk sesuatu yang sia-sia.

  1. Pori-pori dapat terbuka dan tertutup dengan perawatan tertentu 

Selama ini banyak orang percaya bahwa berbagai metode seperti mandi air dingin atau air hangat dapat mempengaruhi pori-pori kulit. Orang percaya bahwa pori-pori akan terbuka saat menguap wajah atau mandi air hangat. Sementara itu, pori akan tertutup ketika kulit bersentuhan dengan air dingin.

Padahal, semua metode tersebut hanya bersifat sementara dan tidak memberikan perbaikan jangka panjang bagi pori-pori kamu. Pasalnya, pori-pori kulit memang bertugas untuk menghidrasi kulit, sehingga mereka akan terbuka dan menutup dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu. 

Ahli kulit mengatakan, metode uap memang membantu melembutkan pori-pori pada saat dilakukan perawatan, tapi bukan melembutkan untuk jangka waktu yang panjang. Metode ini hanya bermanfaat saat kamu akan mengaplikasikan produk perawatan kulit agar lebih meresap ke dalam kulit.

  1. Pori-pori membesar seiring bertambahnya usia

Orang berpikir bahwa pori-pori kulit membesar siring bertambahnya usia. Artinya, semakin tua, semakin besar pori-pori kulitnya. Namun, ternyata anggapan rang ini adalah mitos.

Fakta menunjukkan, kebanyakan orang mengalami pembesaran pori-pori kulit dalam masa pubertas, alias peralihan dari anak-anak ke masa remaja. Kemudian, pada masa muda, pori-pori akan dikelilingi oleh lapisan kolagen kulit yang cukup kuat untuk menjaga ukurannya cukup konsisten. 

Nah, seiring bertambahnya usia, lapisan kolagen itu menipis dan ukurannya berkurang. Inilah yang membuat pori-pori semakin terlihat, semakin terbuka, dan mempengaruhi penampilan. 

Jangan berpikiran negatif dulu terhadap pori-pori kulit. Karena, jika kamu tidak memiliki pori-pori, maka kamu tidak akan bisa mengeluarkan sebum dari dalam kulit. Akibatnya, kulit akan sangat kering dan kemungkinan besar kulit menjadi pecah-pecah. 

Baca Juga :

8 Tips Untuk Mengencangkan Pori-pori Besar

6 Kesalahan Skincare yang Membuat Pori-pori Kamu Terlihat Lebih Besar

Kecilkan Pori Dengan Tips Mudah Berikut Ini

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Rahasia Skincare Agar Awet Muda ala Wanita Indonesia

Setiap negara memiliki tips dan rahasia kecantikannya sendiri