Pada saat Anda berusia awal dua puluhan, tubuh Anda sudah mulai kehilangan kolagen. Ketika Anda mencapai usia empat puluhan, Anda dapat mengharapkan satu persen kehilangan kolagen setiap tahun berikutnya. Pada saat Anda berusia delapan puluh tahun, tubuh Anda menghasilkan kurang dari 75 persen kolagen yang biasa diproduksi ketika Anda masih muda. Selain usia, beberapa faktor lain dapat menyebabkan Anda kehilangan kolagen—radikal bebas, merokok, alkoholisme, penyakit, dan diet yang kekurangan nutrisi.

Angka tersebut mungkin tampak cukup mengkhawatirkan, terutama karena kolagen merupakan komponen vital untuk kesehatan kulit, rambut, tulang, persendian, dan banyak lagi. Jadi, mari kita lihat apa saja beberapa gejala penurunan kadar kolagen tubuh Anda:

  1. Penuaan Kulit

Kehilangan kolagen menyebabkan kulit Anda kehilangan elastisitas, kekencangan, dan perlindungan terhadap keausan alami. Kerutan, garis dalam, kre pey, dan kulit kendur yang lebih rentan terhadap kerusakan akibat polusi dan sinar UV adalah beberapa tanda bahwa kulit Anda kehilangan kolagen.

  1. Nyeri sendi

Tulang rawan di tubuh Anda terdiri dari kolagen tipe II. Tulang rawan dirancang untuk membantu tulang Anda meluncur satu sama lain, tanpa gesekan. Dengan hilangnya kolagen, tulang rawan tersebut aus dan menyebabkan kondisi yang disebut osteoartritis. Sendi kaku, nyeri, dan bengkak adalah gejala osteoarthritis yang paling sering dilaporkan.

  1. Tulang Lemah

Struktur dan kekuatan tulang Anda sangat bergantung pada kolagen, yang menyumbang lebih dari 80 persen protein di dalamnya. Tulang lemah dan rapuh yang lebih rentan terhadap cedera dan patah tulang dapat dikaitkan dengan hilangnya kolagen di jaringan ikat tulang Anda. Menurut penelitian lain, hilangnya kolagen bahkan mungkin bertanggung jawab untuk osteoporosis.

  1. Kekakuan Pada Ligamen Dan Tendon

Tendon di tubuh Anda menghubungkan tulang ke otot Anda, sementara ligamen menghubungkan tulang Anda. Tendon dan ligamen terdiri dari jaringan ikat yang mengandung kolagen dan jika Anda kehilangan cukup banyak, Anda dapat mengalami masalah kekakuan dan mobilitas.

Manfaat Kesehatan dari Kolagen

Jika Anda makan makanan kaya kolagen, Anda dapat membalikkan tanda-tanda penuaan kulit. Penelitian telah mengungkapkan bahwa kolagen oral dapat meningkatkan ketebalan epidermis dan membuat kulit terhidrasi. Ini juga mengurangi kerutan dan garis usia pada kulit wajah, selain mempengaruhi elastisitas dan kehalusan kulit secara positif.

Anda juga bisa menuai manfaat dari makan makanan kaya kolagen dengan perbaikan nyeri sendi.

Ada lebih banyak kabar baik untuk Anda. Sebuah penelitian telah mencatat bahwa peptida kolagen tertentu dapat meningkatkan kepadatan tulang pada wanita pascamenopause. Hasil? Menurunkan risiko osteoporosis dan tulang yang lebih kuat.

Kekurangan Diet Kolagen 

  • Anda bisa berakhir terlalu mengandalkan suplemen kolagen daripada membuat perubahan gaya hidup yang positif dan memelihara kebiasaan makanan yang sehat.
  • Anda mungkin memiliki reaksi alergi terhadap bahan-bahan dalam suplemen kolagen atau kacang-kacangan/kerang. Disarankan agar Anda berbicara dengan dokter Anda sebelum memperkenalkan sesuatu yang baru untuk diet Anda.
  • Beberapa orang melaporkan masalah pencernaan dengan diet protein tinggi.
  • Makanannya berpusat pada produk hewani, jadi tidak terlalu ramah vegan.

Baca Juga :

Ingin Awet Muda? Konsumsi 7 Makanan Kaya Kolagen Ini

Ingin Kulit Awet Muda Tanpa Kosmetik? Coba Makan 7 Produk Tinggi Kolagen Ini

Catat! Inilah Daftar Makanan Yang Memproduksi Kolagen di Tubuh

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

6 Nutrisi Yang Dapat Meningkatkan Penglihatan Kita

Penglihatan adalah salah satu indera terpenting dari tubuh