Tidak diragukan lagi, anak sulung adalah anak istimewa yang mengubah hidup orang tua. Bagaimana tidak? Mereka adalah orang-orang yang memberi karunia besar bagi orang tua untuk secara resmi menjadi seorang Ayah dan Ibu. Anak pertama juga menerangi hidup orang tua setiap hari. Menurut teori Adler, anak tertua biasanya yang paling bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Mereka adalah seseorang yang harus dimiliki orang tua dalam hidup.

Inilah fakta tentang anak sulung, yang akan memicu kamu sebagai orang tua untuk mulai menghargainya :

  • Anak sulung mengajari kamu tentang pelajaran yang kamu lewatkan

Ketika kamu memiliki anak pertama, kamu akan melihat makna hidup yang benar-benar baru, dan dalam beberapa hal, hidup kamu menjadi kehidupan kedua. Kamu harus melalui banyak tantangan hidup, karena sekarang kamu berdampingan dengan bayi kamu. Kamu membuat banyak kesalahan, tetapi juga belajar untuk memperbaikinya dan anak adalah alasan bagi kamu untuk tumbuh dan mengatasi semua kesulitan, bahkan jika tampaknya tidak mungkin untuk dilakukan. Tetapi meskipun kamu telah banyak mengajari anak sulung kamu, anak tersebut mungkin juga telah mengajari kamu lebih banyak hal tentang kehidupan.

  • Anak sulung tumbuh dewasa terlalu dini

Anak-anak tertua sebenarnya belum dewasa, tapi di sisi lain mereka juga bukan anak-anak lagi. Ketika anak sulung memiliki adik, tidak ada pilihan lain bagi mereka selain tumbuh dan mengambil posisi sebagai orang yang bertanggung jawab dan lebih bijaksana. Selain itu, mereka akan mulai lebih sering mendengar ungkapan, “Kamu tahu kan, kamu itu sudah besar”, dan ketika mereka mendengarnya setiap hari, mereka akan menjadi persis seperti itu.

  • Anak sulung lebih bijak dari yang seharusnya

Keharusan untuk tumbuh lebih cepat menuntun anak tertua menjadi lebih pintar. Mereka memandang orang dewasa seperti yang dilakukan orang lain karena mereka merasa bertanggung jawab. Mereka terjebak di suatu tempat di antara orang dewasa dan anak-anak, dan sering kali berfungsi sebagai pemandu antara keduanya. Dengan melihat anak tertua sebagai orang dewasa, orang tua sering kali melibatkan anak tertua dalam masalah orang dewasa. Seiring berjalannya waktu, anak tertua ini bahkan bisa menjadi penasihat dan orang tua mulai mendengarkan mereka dan menghargai pendapat mereka.

  • Anak sulung melakukan lebih dari yang seharusnya
Fakta anak pertama - Karakter anak sulung berbeda dengan saudaranya |  theAsianparent Indonesia

Anak-anak yang memiliki adik melakukan berbagai hal jauh lebih banyak daripada teman-teman mereka yang tidak punya adik. Mereka memiliki lebih banyak tugas dan tanggung jawab, dan mereka tidak banyak memiliki waktu luang karena mereka membaginya dengan adik mereka. Saat anak sulung berada dalam keluarga di mana dia adalah anak satu-satunya, maka dia dapat bersantai setelah mencuci piring. Tapi saat anak sulung memiliki adik kecil, dia bahkan tidak memiliki kesempatan untuk membaca buku dengan tenang, karena selalu ada seseorang yang harus dijaga, seseorang yang harus diajak bermain, dsb.

  • Anak sulung adalah penolong terbaik bagi orang tua

Orang tua tidak mungkin menangani semuanya, terutama orang tua memiliki beberapa anak untuk diawasi. Ibu hanya memiliki 2 tangan, tetapi bersama anak sulung, ibu jadi memiliki 2 tangan lagi untuk melakukan banyak pekerjaan. Anak sulung akan membantu kamu semaksimal mungkin. Mereka adalah pengasuh terbaik adiknya dan juga sebagai tangan kanan kamu ketika kamu membutuhkan bantuan.

Kami mengagumi kalian para anak sulung dan ingin mengucapkan terima kasih atas pengorbanan kalian. Kalian keren!

Baca JUga :

https://www.tampilcantik.com/ternyata-menjawab-pertanyaan-anak-secara-detail-dapat-mempengaruhi-kesuksesan-anak-loh/

https://www.tampilcantik.com/6-masalah-psikologis-yang-harus-diatasi-sebelum-memutuskan-untuk-punya-anak/

https://www.tampilcantik.com/alasan-mengapa-anak-yang-lebih-tua-tidak-boleh-mengasuh-adiknya/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

6 Kalimat Dukungan yang Ternyata Toxic dan Berbahaya

Di dalam hidup ini, ada suatu momen di