Terdapat begitu banyak tips hubungan asmara yang bisa kamu temukan di internet. Beberapa di antaranya bahkan ada dalam ramalan zodiak. Tapi sebenarnya cukup sulit untuk menentukan mana yang benar dan mana yang tidak. 

Untuk itu, setidaknya kamu harus tahu bahwa beberapa stereotip hubungan asmara berikut ini ternyata hanyalah mitos yang tidak perlu kamu percayai.

  1. Harus ada gairah di awal hubungan

Tidak semua hubungan dimulai dengan gairah yang luar biasa. Karena itu, ada baiknya jika kamu tidak fokus pada gairah dan percikan asmara, tetapi fokus pada menciptakan rasa aman dan rasa nyaman ketika berada di sekitar orang yang kamu cintai. Untuk membentuk hubungan yang kuat, jauh lebih penting jika kamu dan pasangan bisa membangun rasa saling percaya dan bisa bercanda tawa bersama.

  1. Pasangan yang bahagia harus memiliki minat yang sama

Setiap orang memiliki minat dan hobinya masing-masing. Jangan berpikir bahwa jika kamu menyukai musik, sementara calon pasangan kamu menyukai arung jeram, maka kalian tidak akan memiliki topik apa-apa untuk dibicarakan dan tidak bisa bahagia bersama. Sebaliknya, kalian justru bisa berbagi tentang minat masing-masing. Hal ini bisa jadi menarik di mata pasangan. 

  1. Pasangan yang bahagia tidak pernah bertengkar

Orang yang tidak pernah bertengkar, biasanya justru menandakan bahwa mereka tidak saling peduli. Bahkan, beberapa hubungan asmara yang seakan tidak pernah menjumpai masalah apa pun, justru bisa jadi sedang dalam perjalanan menuju perpisahan. 

Tentu saja, pertengkaran dengan bahasa kotor, saling memaki, atau bahkan pelecehan fisik, tidak dapat dikompromi dalam hal ini. Tetapi, jika itu adalah pertengkaran kecil seperti perbedaan pendapat yang membuat kedua pasangan saling tidak nyaman, maka itu bukan masalah. Pertengkaran kecil terjadi pada semua orang, dan inilah cara kamu dan pasangan belajar untuk saling memahami dengan lebih baik. 

  1. Pasangan yang bahagia selalu akrab dengan kerabat dan teman satu sama lain 

Jangan berharap pasangan kamu bisa mencintai kerabat atau teman kamu tanpa syarat. Begitu pula sebaliknya, kamu juga tidak harus memaksakan diri untuk menyukai kerabat atau teman pasangan kamu. Mengatur interaksi dengan orang lain agar tidak canggung dan tidak ada yang tersakiti, itu saja sudah cukup. Kuncinya adalah mengomunikasikan harapan dan batasan satu sama lain dengan pasangan.

  1. Pasangan yang bahagia selalu bersama

Jika kamu berpikir bahwa pasangan bahagia tidak pernah berpisah, itu adalah ilusi semata. Cepat atau lambat, setiap orang pasti ingin menghabiskan waktu sendirian alias me time. Dalam hubungan yang harmonis, pasangan akan memahami hal ini dan dengan mereka akan saling memberi ruang pribadi. 

Kamu tidak perlu menyalahkan diri sendiri ketika kamu ingin memiliki waktu untuk sendiri. Istirahat dari pekerjaan saja tidak cukup, kamu juga perlu istirahat dari hubungan atau interaksi dengan pasangan. Tenang, hal ini bukan berarti bahwa kamu berhenti mencintai pasangan kamu, justru sebaliknya, me time akan membantu menjaga dan memperkuat perasaan kamu.

  1. Tidak ada orang yang sempurna, semua orang punya kekurangan

Sering kali, kita memiliki ekspektasi bahwa hubungan asmara harus seperti apa yang kita lihat di film. Padahal, apa yang kamu lihat di film itu adalah fiksi alias tidak nyata.  Ingatlah bahwa di dunia ini tidak ada orang yang sempurna. Semua orang memiliki kekurangan dan begitu pula pasangan kamu. Jadi, jika kamu ingin hubungan yang bahagia, maka kamu dan pasangan harus saling menerima kekurangan masing-masing. Kalian harus saling melengkapi untuk dapat hidup bersama hingga tua nanti. 

Baca Juga :

Jangan Percaya! 4 Fakta Tentang Balita Ini Ternyata Cuma Mitos

Informasi Tentang Handphone Berikut Ini Ternyata Cuma Mitos!

7 Tips Make Up yang Ternyata Hanya Mitos

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

Apakah Kurma Baik Untuk Diabetes?

Orang dengan diabetes harus melihat jauh dan luas