Saat ini adalah hari-hari yang kritis bagi semua orang. Tidak hanya di Indonesia saja, tetapi di seluruh dunia.  Orang-orang harus melakukan banyak hal yang tidak biasa bagi mereka. Seperti bekerja dari rumah (work from home), sekolah online, berhenti bekerja sementara, dan masih banyak lagi.

Dr. Christopher Hand, dosen psikologi di Glasgow Caledonian University memberikan beberapa rekomendasi untuk bertahan hidup dan menjaga kesehatan mental di tengah wabah Virus Korona (COVID-19) yang tengah kita hadapi saat ini :

  • Bangun Pagi

Bagi kamu yang bekerja di rumah, mungkin kamu tergoda untuk bersantai. Tapi, tetaplah bangun pagi dan lakukan rutinitas seperti biasa. Jika perlu, kamu bisa membuat jadwal untuk membagi waktu dan mendisiplinkan diri. Bangunlah lebih awal supaya kamu bisa mencuci, membuat sarapan, dan melakukan pekerjaan dari rumah.

  • Hindari informasi yang berlebihan

Pada saat seperti ini, kita memang wajib untuk terus memperbaharui informasi untuk melindungi diri kita dan untuk melihat keadaan dunia luar. Tetapi, kamu juga harus hati-hati. Jangan sampai kamu terus menerus melihat berita selama 24 jam penuh. Batasilah waktu kamu dalam membaca atau menonton berita, supaya kamu lebih tenang dan memiliki ruang untuk berpikir jernih.

  • Tetaplah Berolahraga

Rutinitas olahraga sangat penting bagi kesehatan mental kamu. Jika kamu ragu untuk jogging atau berjalan-jalan di sekitar rumah, kamu bisa memanfaatkan halaman rumah untuk berolahraga. Saat ini juga banyak sekali jenis olahraga yang memungkinkan untuk dilakukan di dalam rumah, jadi carilah referensi olahraga yang dapat dilakukan di rumah dengan mudah. Jaga kesehatan dan metabolisme tubuh dengan rajin berolahraga di tengah pandemi.

  • Tetap Terhubung, Pertahankan Komunikasi

Berbagai media komunikasi telah tersedia dan dapat digunakan dengan mudah untuk telepon bahkan grup panggilan video sekalipun. Kamu bisa terus terhubung dengan keluarga, rekan kerja dan teman-teman kamu dengan menggunakan berbagai media sosial yang ada, entah itu WhatsApp, LINE, Skype, FaceTime, dll. Menjaga komunikasi dengan orang-orang tersayang adalah sebuah upaya untuk menjaga kesehatan mental.

  • Hindari Alkohol, Apalagi Narkoba

Orang-orang harus mencoba segala upaya untuk tidak beralih ke hal-hal negatif seperti alkohol atau obat-obatan terlarang, ketika mereka mengalami maslah kesehatan mental atau bahkan masalah keuangan karena dampak wabah Covid-19. Cobalah untuk menemukan hal lain yang dapat menghiburmu di tengah wabah ini. Video call dengan teman misalnya, atau beristirahat sambil menonton series kesukaanmu.

  • Menjaga Pola Makan Sehat

Pada saat tingkat stres sedang tinggi, biasanya kamu tergoda untuk makan makanan tidak sehat. Walaupun mungkin saat ini cukup sulit untuk menemukan makanan-makanan sehat karena ketersediaan makanan terbatas, usahakan untuk membeli sayuran segar dan buah untuk menjaga asupan makanan sehat sehari-hari. Cobalah untuk mengurangi makanan tidak sehat yang kamu pikir dapat menghiburmu.

  • Menjelaskan Fakta pada Anak

Melakukan kelas online dan melihat orang tua bekerja di rumah di tengah selubung ketidakpastian saat ini adalah masa yang sulit bagi anak-anak. Hal yang dapat kamu lakukan untuk anak adalah menunjukkan kesabaran yang ekstra. Kamu juga harus memberitahu fakta pada anak, jangan berikan rumor dan spekulasi yang tidak pasti kebenarannya. Dorong anak-anak untuk mendapatkan informasi dari situs resmi seperti WHO atau CDC atau situs resmi nasional yang ramah anak. Biasakan anak untuk mendapatkan informasi dan fakta yang pasti, hindari konten media sosial yang tidak jelas kebenarannya.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/kecemasan-emosional-dan-keuangan-yang-ekstrem-akibat-wabah-covid-19/

http://www.tampilcantik.com/5-tips-jaga-kebersihan-untuk-cegah-covid-19/

http://www.tampilcantik.com/jogging-di-tengah-pandemi-covid-19-amankah/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Kamu Makan Saat Menstruasi

Tahukah kamu? Kebutuhan nutrisi wanita akan berubah sepanjang