Pernahkah kamu memperhatikan bahwa setiap tahun, perbedaan antara teman sebaya semakin terlihat? Misalnya, ada beberapa wanita berusia 30 tahun yang mungkin terlihat sama seperti mahasiswa, sementara yang lain mungkin terlihat seperti ibu-ibu paruh paya.

Kira-kira faktor apa saja yang mempengaruhi hal ini? Berikut jawabannya :

  • Terlalu banyak perawatan ke salon

Kulit para wanita yang melakukan perawatan di salon secara berlebihan akan menjadi tidak mulus seiring dengan bertambahnya usia.  Perawatan berlebihan justru dapat menyebabkan penuaan dini. Kulit akan menjadi tipis dan lembek, sehingga kapiler dan kerutan akan muncul.

  • Diet keras

Tentu saja semua wanita mengidamkan tubuh yang ideal. Apalagi seiring bertambahnya usia, tentu banyak tubuh wanita yang makin mengembang. Tapi, ternyata, semakin banyak berat badan yang hilang, semakin banyak peluang wajah menjadi terlihat lebih tua. Karena kekurangan lemak, garis-garis kerutan menjadi lebih terlihat, kerutan pun menjadi lebih dalam, dan wajah mengalami kekurangan volume di sekitar mata. Inilah yang membuat wajah terlihat lebih tua. Setelah seseorang berusia 40 tahun, lebih baik menghindari melakukan diet yang ekstrem.

  • Aktivitas fisik terlalu sedikit atau terlalu banyak

Sesuatu yang kurang atau berlebihan tidaklah baik, dalam hal apa pun itu. Penelitian yang menunjukkan bahwa orang tua yang berolahraga secara teratur tidak hanya memperlambat proses penuaan, tetapi mereka memiliki kekebalan tubuh dan kadar kolesterol yang baik. Tentu saja, aktivitas fisik tetap memiliki batas.  Jika aktivitas fisik dilakukan secara berlebihan, kamu akan kehilangan volume wajah sehingga alih-alih terlihat muda, kamu justru akan terlihat jauh lebih tua daripada usia kamu sebenarnya.

  • Mengonsumsi Gula Berlebihan

Wanita yang banyak mengonsumsi gula akan memiliki warna kulit yang kusam, kulit kendur, sering mengalami radang atau iritasi, memiliki kantung mata yang besar dan kerutan di dahi. Gula meningkatkan glikasi – yaitu suatu proses di mana kelebihan glukosa merusak kolagen dan membuatnya tidak elastis. Inilah yang mempercepat penuaan kulit.

  • Kurang tidur dan atau posisi tidur menyamping

Para ilmuwan telah menemukan bahwa wanita yang kurang tidur mengalami tanda-tanda penuaan kulit, seperti keriput, pigmentasi, dan kekurangan elastisitas. Kulit mereka juga menjadi lebih sensitif terhadap faktor-faktor lingkungan dan kemampuannya untuk memulihkan kulit setelah terkena matahari pun menjadi lebih rendah.

Menurut penelitian lain, cara kita tidur juga menjadi faktor yang sangat penting. Seseorang dapat mengubah posisi tubuhnya sekitar 20 kali per malam saat tidur. Tidur dengan posisi miring, akan berkontribusi pada pembentukan kerutan di wajah dan leher.

  • Obat antidepresan

Stres memiliki peranan yang penting dalam membuat wajah wanita awet muda maupun tampak lebih tua. Para peneliti percaya bahwa relaksasi otot yang disebabkan oleh antidepresan dapat menjadi alasan kulit menjadi kendur. Sehingga, ketika wanita mengonsumsi banyak antidepresan, maka kulit mereka pun akan lebih cepat menua.

  • Filtrum yang hilang

Filtrum adalah area kecil antara pangkal hidung dan busur cupid, dan itu merupakan elemen penting dari struktur wajah. Ketika masih muda, area ini terlihat sangat jelas, tetapi seiring bertambahnya usia, area ini menjadi pudar dan datar pada kebanyakan orang.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/awas-wanita-yang-kurang-tidur-bisa-cepat-tua/

http://www.tampilcantik.com/norma-wanita-90-tahun-yang-menolak-untuk-diobati-kankernya-dan-memilih-berpetualang/

http://www.tampilcantik.com/8-tipe-wanita-yang-dikencani-pria-sebelum-akhirnya-bertemu-jodohnya/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

10 Gaya Rambut Untuk Olahraga

Menata rambut bisa jadi merepotkan saat kita hendak