Virus menjadi salah satu mikroorganisme yang hidup berdampingan dengan manusia. Ia menggunakan tubuh manusia sebagai inang, hingga menimbulkan kerugian pada tubuh manusia. Virus bisa saja dilawan menggunakan vaksin, namun ada beberapa penyakit yang belum ada vaksinnya. Ada juga yang vaksinnya hanya diproduksi dalam jumlah yang terbatas.

Jadi, masyarakat mulai memikirkan bagaimana caranya agar tidak tertular, yaitu menggunakan masker. Terlebih situasi pandemi belum usai dan pemerintah mulai menggalakkan penggunaan masker saat berada di tempat umum.

Jenis masker pun beragam hingga membuat masyarakat bingung. Namun, sebenarnya seberapa efektif penggunaan masker untuk melindungi diri dari virus, baik dari coronavirus novel SARS-CoV-2 dan flu?

Kata Para Ahli

Dalam kasus virus corona, CDC (Centers For Disease Control And Prevention) mencatat penggunaan masker dirasa cukup efektif untuk mengurangi penyebaran covid-19 ini. Disarankan untuk menggunakan masker yang menutupi hidung Ketika berada di tempat umum dan saat berkumpul dengan teman-teman. Selain itu, jangan lupakan juga untuk selalu menjaga kebersihan dan mencuci tangan.

CDC merekomendasikan petugas medis untuk tetap menggunakan masker saat berinteraksi dengan pasien guna mencegah terjadinya penularan.

Apa Kata Para Ahli?

Dalam kasus virus corona baru dan COVID-19, CDC mencatat bahwa penutup wajah atau masker sederhana dapat mengurangi penyebarannya. CDC juga merekomendasikan penggunaan masker pada pasien yang dirasa memiliki gejala infeksi hingga pemeriksaan dilakukan dan pemberian obat diberikan.

Dibutuhkan juga kesadaran diri saat Anda sakit, jangan lupa untuk menggunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain. Selama bertahun-tahun para ilmuwan belum yakin apakah penggunaan masker efektif dalam mengurangi penyebaran virus hingga suatu Ketika dilakukan penelitian yang hasilnya menggunakan masker dapat mengurangi virus yang tersebar di udara hingga 3 kali lipat.

Para ilmuwan juga menemukan tingkatan flu yang lebih rendah saat masker digunakan dan kebersihan tangan juga dijaga dengan baik, sehingga menjaga kebersihan tetap harus diutamakan.

Mengenal Beragam Jenis Masker

Ada 3 jenis masker yang dapat Anda gunakan untuk melindungi diri, diantaranya

Masker Berbahan Kain

Masker berbahan kain dapat digunakan saat Anda berada di tempat umum seperti toko bahan makanan, restoran, dan tempat yang dirasa sulit untuk menjaga jarak. Penggunaan masker kain harus disertai dengan jaga jarak paling tidak 6 kaki dari orang lain.

Sayangnya, masker kain tidak dapat memberikan perlindungan yang sama layaknya masker bedah atau respirator, namun pemakaian masker kain tetap dapat membantu mengurangi penyebaran virusnya.

Penting untuk diketahui bahwa masker wajah kain tidak menawarkan tingkat perlindungan yang sama seperti masker wajah bedah atau respirator. Namun, ketika dipakai oleh masyarakat luas, mereka tetap dapat membantu mengurangi penyebaran virus di masyarakat.

Masker Bedah

Masker bedah umumnya digunakan sekali pakai dan umumnya disarankan untuk digunakan sebagai perangkat medis yang bertugas menangani pasien, seperti perawat, dokter gigi, dan perangkat kesehatan lainnya.

Masker ini berguna untuk mencegah berpindahnya cairan, seperti ludah atau lainnya dari tubuh pasien ke tenaga medis atau sebaliknya. Cairan seperti air ludah atau semprotan seseorang yang bersin dan batuk beresiko mengandung virus

Respirator

Respirator dianggap jauh lebih efektif untuk mencegah virus flu dibandingkan masker wajah yang biasa. Masker ini mendapat sertifikasi CDC untuk keselamatan dan Kesehatan kerja. Respirator mampu melindungi pemakainya dari partikel virus yang kecil.

Umumnya respirator digunakan seseorang saat mengecat atau menangani bahan yang berpotensi beracun.

Baca Juga :

6 Masker ala Rumahan yang Bisa Bikin Kulit Makin Cantik Bersinar

4 Trik Make Up Agar Lipstik Kamu Maskerproof

Cara Merawat Rambut Rusak dengan Masker Telur dan Alpukat

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

Cobalah 3 Latihan Pernapasan Ini Untuk Mengurangi Stres

Hampir mengejutkan bagaimana kita menormalkan waktu yang kita