Masa remaja adalah masa dimana fase anak-anak harus mendapatkan perhatian lebih. Selain matang secara seksual, anak remaja memiliki banyak gejolak akibat perubahan hormon. Namun, pernahkah Anda memperhatikan anak remaja Anda dan melihat mereka kesulitan dalam memperhatikan, duduk atau menyelesaikan tugas sekolah?  Hal ini mungkin saja dianggap sepele, namun jika tidak mendapatkan perhatian lebih lanjut hal ini bisa menjadi suatu gejala yang lebih serius seperti ADHD atau kepanjangan dari attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)

ADHD sendiri adalah kondisi dimana terjadi gangguan pada fungsi dan perkembangan otak, sehingga membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk fokus, diam, dan duduk menunggu. ADHD diderita oleh sekitar 2,5% orang dewasa dan 8,4% anak-anak.

Tanda ADHD sendiri dikelompokkan menjadi dua, yaitu 

Tanda kurangnya perhatian

Tanda hiperaktif dan impulsive

Tanda-Tanda Kurangnya Perhatian

Ini adalah beberapa gejala kurangnya perhatian yang mungkin terjadi pada anak remaja:

  1. Adanya kecenderungan untuk membiarkan tugas, aktivitas, hingga pekerjaan rumah tidak selesai .
  2. Adanya masalah dengan tugas yang membutuhkan perhatian, sesi kelas yang panjang, hingga pembicaraan yang panjang.
  3. Kurangnya perhatian dan banyak terjadi keselahan dalam tugas sekolah maupun pekerjaan rumah.
  4. Fokus yang mudah terganggu dan cenderung menghindari tugas yang membutuhkan fokus.
  5. Kurangnya perhatian terhadap lawan bicara dan adanya kesulitan untuk mengikuti instruksi yang diberikan.
  6. Manajemen waktu dan sosialisasi yang buruk, hingga menyebabkan deadline sering terlewat, kesulitan mengerjakan tugas yang berurutan, hingga penataan barang yang tidak teratur.
  7. Kecenderungan untuk meletakkan barang sembarangan, sehingga seringkali hilang
  8. Kesulitan mengingat tugas dan janji.

Tanda-tanda Hiperaktif dan Impulsif

Remaja dengan ADHD tipe hiperaktif dan impulsive cenderung menunjukkan gejala

  1. Sering gelisah
  2. Tidak mampu untuk tenang, sehingga seringkali mondar mandir dan tak bisa diam.
  3. Tidak dapat berpartisipasi dalam suatu kegiatan dengan tenang
  4. Terus menerus bicara
  5. Sering menyela pembicaraan orang lain dan menjawab pertanyaan sebelum seseorang tersebut selesai bertanya.
  6. Sering tidak sabaran dan kesulitan saat menunggu giliran.

Mengatasi Remaja Yang Terindikasi Gejala ADHD

Jika memang Anda mencurigai anak Anda memiliki gejala ADHD, maka jangan ragu untuk segera ke rumah sakit untuk menemui terapis atau psikiater. Mereka akan membantu Anda secara personal dengan anak Anda. Mungkin orang terdet yangs erring berinteraksi dengan anak juga akan diajak untuk berdiskusi terkait kondisi kesehatan anak. Bisa jadi Anda juga akan diminta untuk mengisi formulir yang berisikan riwayat kesehatan anak. Tak jarang tenaga kesehatan juga akan melakukan beberapa tes pada anak Anda. Tetaplah damping mereka dan yakinkan bahwa mereka akan mendapat dukungan.

Kapan sebaiknya anak segera mendapat pertolongan tenaga ahli?

  1. Saat remaja dibawah 17 tahun, namun menunjukkan 5 atau lebih gejala tanda ADHD pada remaja dan gejala ini telah terjadi selama 6 bulan
  2. Gejala terjadi sejak usia 12 tahun
  3. Gejala ADHD dialami di dua tempat, seperti rumah dan sekolah saat beraktivitas maupun berinteraksi dengan teman.
  4. Gejala ADHD ini mengganggu mereka untuk beraktivitas dan mempengaruhi kehidupan akademik hingga sosial hingga menurunkan kualitas hidup.
  5. Gejala ADHD yang muncul diikuti dengan gangguan lain, seperti gangguan kecemasan, gangguan mood, dan gangguan lainnya.

Bca Juga:

Mengatasi Masalah Kulit Yang Umumnya Terjadi Pada Remaja

Masalah Kulit Yang Sering Dialami Remaja. Apakah Saat Ini Sedang Kamu Alami?

Alasan Mengapa Banyak Kaum Muda dan Remaja Merasa Tidak Bahagia

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

Bagaimana Cara Mengganti Nutrisi Penting Jika Anda Diet Bebas Susu

Jika Anda berencana untuk mengikuti diet bebas susu,