Pisang adalah buah yang sangat multifungsi. Kamu bisa membuat apa saja dengan pisang, mulai dari dimakan langsung, digoreng, dibuat jus, pancake, kue, ice cream, bahkan sampai masker wajah sekalipun. Pisang juga merupakan camilan sehat portabel yang penuh dengan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kamu.

Pertama, nutrisi apa yang terkandung dalam pisang?

Satu pisang kecil yang matang, mengandung sekitar 112 kalori (menurut Departemen Pertanian Amerika serikat). 112 kalori tersebut terdiri dari 0,85 gram protein; 26,4 gram karbohidrat; 2 gram serat dan 0,3 gram lemak. Pisang juga kaya akan vitamin dan mineral, seperti potasium, fosfor, magnesium, vitamin C, dan folat.

Apa manfaat pisang bagi kesehatan?

Bukan rahasia lagi bahwa pisang mengandung banyak potasium: sekitar 375 miligram per pisang. Mineral esensial ini bekerja dengan natrium untuk mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh.  

Pisang juga penuh dengan vitamin C yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain membantu kekebalan, vitamin C menetralkan radikal bebas sehingga mampu mengurangi kerusakan sel yang membantu kamu menunda penuaan. Vitamin C dapat melindungi sel-sel kulit dari stres oksidatif, mendukung produksi kolagen dan meningkatkan hidrasi kulit.

Jika kamu menyukai pisang hijau, kamu juga dapat merasakan manfaatnya untuk usus kamu. Kandungan pati dalam pisang membuat pisang hijau menjadi sumber bahan bakar yang ideal untuk bakteri baik dalam usus. Ini akan membantu proses pencernaan dan mengontrol berat badan.

Bagaimana pisang dapat berdampak pada penurunan berat badan?

Banyak kesalahpahaman yang beredar tentang pisang. Orang mengira pisang tidak baik untuk diet karena mengandung banyak karbohidrat. Padahal, buah bisa menjadi makanan yang efektif untuk diet. Memang, makan pisang tidak akan secara langsung menyebabkan penurunan berat badan, tapi pisang dapat membantu menurunkan berat badan. Karbohidrat pada pisang mudah dicerna, sehingga memberikan dorongan energi yang besar, sebelum, selama, atau setelah berolahraga. Rasa manis pada pisang juga menawarkan cara sehat untuk memuaskan hasrat kamu pada gula. Tentu selama diet, kamu akan mengurangi makanan manis, kan?

Kandungan serat pada pisang memungkinkan pelepasan glukosa secara perlahan ke dalam aliran darah, sehingga mampu membantu mengendalikan nafsu makan dengan membantu kamu merasa kenyang lebih lama.

Kapan waktu terbaik untuk makan pisang?

Mengutip sebuah studi di Journal of Obesity, tubuh kamu lebih efektif membakar kalori di pagi hari. Tapi, tidak ada waktu khusus untuk memakan pisang. Kamu bisa makan pisang kapan saja karena pisang sangat bermanfaat setiap saat, sepanjang hari.

Pisang Hijau atau Pisang Matang? Mana yang lebih baik?

Saat pisang sudah matang, kadar gulanya meningkat, pisang hijau memiliki kadar gula yang lebih rendah. Namun, kadar gula dalam pisang matang sekalipun memiliki kadar gula yang lebih rendah dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.

Perlu kamu ketahui, bahwa pisang hijau tidak selalu lebih baik untuk menurunkan berat badan. Pilihan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Pisang yang matang akan memberi kamu dorongan energi yang lebih cepat, sehingga sempurna untuk memicu olahraga saat diet. Di sisi lain, kandungan pati yang tinggi dalam pisang hijau akan memuaskan rasa lapar kamu lebih lama.

Baca Juga :

http://www.tampilcantik.com/jarang-diketahui-ternyata-ini-manfaat-masker-pisang-yang-fenomenal/

http://www.tampilcantik.com/coba-diet-pisang-yuk/

http://www.tampilcantik.com/manfaat-pisang-yang-sudah-terbukti-bagi-kesehatan/

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Pentingnya Memeluk Anak Secara Teratur

Sudahkah kamu memeluk anak kamu hari ini? Tentu