Secara umum kulit pria dan wanita memiliki perbedaan pada level ketebalan kulit. Pria diketahui memiliki tekstur kulit yang lebih kasar dan tebal di bagian permukaannya. Lebih lanjut berikut penjelasan mengenai beberapa perbedaan kulit pria dan wanita.

  1. Pori-pori

Perbedaan kulit wajah pria dan wanita yang dapat diidentifikasi secara langsung adalah pori-pori. Diketahui jika pria memiliki pori-pori lebih besar daripada wanita. Selain itu, jumlah atau volume produksi minyak di dalam kulitnya pun berbeda. Hal ini terjadi karena pria memiliki kelenjar minyak yang lebih banyak dan dipengaruhi oleh hormon testosteron.

Minyak berlebih dapat menyebabkan munculnya jerawat di wajah seseorang. Jadi, seorang pria lebih rentan memiliki jerawat karena produksi minyaknya lebih banyak daripada wanita. Oleh karena itu, seorang pria sebaiknya tidak meninggalkan cuci wajah dengan langkah yang benar. Apalagi setelah Anda memiliki kegiatan di luar ruangan yang beresiko terpapar kotoran dan polusi lebih banyak.

  1. Kolagen

Perbedaan selanjutnya adalah faktor yang tidak bisa dilihat secara kasat mata yaitu kolagen. Berdasarkan penelitian, ternyata pria lebih unggul dalam produksi kolagen di dalam tubuh. Jumlah kolagen yang dimiliki pria lebih banyak daripada pria. Hal ini membuat pria terlihat lebih muda jika dibandingkan wanita.

Kadar kolagen pria ternyata 25% lebih banyak dibandingkan wanita. Hal ini menyebabkan pria tidak terlalu membutuhkan produk anti-aging. Bisa dilihat dari banyaknya produk anti penuaan dini lebih banyak ditargetkan ke pasar wanita. Karena alasan ini juga membuat pria memiliki kulit yang lebih tebal.

  1. Rambut Wajah

Pria secara alami memiliki rambut wajah yang tumbuh lebih lebat dan tebal daripada wanita sehingga faktor ini juga perlu dipikirkan dalam rangkaian perawatan wajah pria. Contohnya seperti kumis, jenggot dan sebagainya. Sedangkan wanita umumnya tidak memiliki rambut wajah yang bisa tumbuh seperti seorang pria.

Pria harus memperhatikan cara mencukur rambut wajah agar tidak melukai kulit. Bagi Anda yang memiliki tipe kulit kering dan sensitif sebaiknya hindari mencukur setiap hari agar kulit tetap aman dan tidak mudah iritasi.

  1. Siklus Hormonal

Pria dan wanita memiliki hormon yang berbeda sehingga menjadikan kebutuhan akan perawatan kulitnya lain. Wanita memiliki siklus hormonal yang dapat membuat kulitnya menghitam pada saat-saat tertentu. 

Sedangkan siklus hormonal pria tidak mengakibatkan perubahan warna kulit. Hal ini dapat terjadi karena hormon pria berperan sebagai hormon testosteron. Fungsi kulit dan kelenjar pendukung pada kulit pria dipengaruhi oleh hormon tersebut.

  1. Kadar Minyak

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jumlah minyak yang diproduksi di kulit seorang pria lebih banyak. Selain itu, kelenjar sebasea yang terdapat pada kulit pria ini menghasilkan minyak untuk menjaga kelembaban kulit. Ia bekerja lebih aktif dan hasilnya akan tercipta banyak pori-pori yang muncul di permukaan kulit.

Aktivitas kelenjar sebasea ini juga turut andil dalam membuat wajah pria menjadi tampak mengkilap karena produksi minyak yang berlebih tadi. Kondisi ini membuat pria memiliki pH kulit wajah yang lebih rendah jika dibandingkan dengan kulit wanita. 

  1. Pengelupasan kulit

Tahukah Anda jika sel-sel kulit pria lebih mudah mengelupas daripada seorang wanita. Oleh karena itu, kulit pria menjadi membutuhkan perhatian lebih. Cara mencuci wajahnya pun juga jadi berbeda. Hal ini menjadikan kebanyakan produk face wash pria memiliki kadar atau komposisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk wanita.

Pria memiliki kulit yang lebih tebal dan lebih mudah mengelupas membuat pria dianjurkan untuk melakukan eksfoliasi lebih sering. Sebaiknya gunakan scrub pembersih wajah untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Kulit yang mudah mengelupas ternyata memiliki resiko tersendiri seperti rentan terhadap iritasi atau infeksi.

  1. Kelembaban

Diketahui jika suhu tubuh pria lebih mudah meningkat daripada wanita. Hal ini menyebabkan seorang pria berkeringat lebih banyak untuk menyeimbangkan suhu tubuhnya. Produksi keringat ini juga menentukan tingkat kelembaban kulit seseorang. Oleh karena itu, kulit seorang pria lebih lembab dan jarang ada yang mengalami dehidrasi kulit.

  1. Tekstur 

Manusia memiliki lapisan kulit yang bernama stratum corneum yang terbentuk dari keratin. Pada pria, lapisan ini bentuknya lebih tebal daripada wanita. Hal ini menyebabkan kulit seorang pria lebih kasar daripada seorang wanita.

Lapisan stratum corneum ini letaknya berada di lapisan pertama kulit yaitu epidermis. Ia berada pada lapisan terluar epidermis dan memiliki fungsi sebagai menyerap cairan. Selain itu, stratum corneum juga bertugas sebagai pelindung untuk jaringan kulit yang berada di bawahnya.

Baca Juga :

Urutan Membersihkan Wajah Dengan Benar

Perbedaan BB Cream, CC Cream, DD Cream, EE Cream, dan PP Cream, Jangan Sampai Salah Pilih!

Lakukan 8 Tips Ini Untuk Atasi Kulit Merah dan Iritasi

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like

4 Cara Mudah Mengatasi Kulit Kepala Yang Gatal

Apakah itu tingkat kelembaban dan hujan yang tinggi