b5cc77468f1892c2_shutterstock_88896964.xxxlarge_2x

Tidak ada yang salah dari menginginkan kulit coklat mengkilap, tetapi obsesi Jade untuk membuat kulitnya lebih coklat hampir saja menyebabkan nyawanya melayang.

Wanita asli Nashville ini telah menggunakan tanning bed selama 3 kali seminggu sejak berumur 13 tahun. Ia melakukannya hingga suatu ketika ia merasa sakit di hidungnya dan sakitnya tidak mau hilang.

Jade yang juga merupakan seorang suster, tau apa masalahnya. “Aku memiliki kanker di hidungku,” nyatanya kepada para dokter.

Untuk melakukan biopsy, para dokter mengambil sebagian kulit dari area hidungnya, sehingga terdapat lubang di wajahnya. Walaupun ia harus kembali dengan bekas luka yang cukup besar, lukanya justru menyembuhkan dirinya.

“Aku dulu punya sunbed di rumahku, tetapi aku telah membuangnya. Aku tidak mau menjualnya karena aku tidak mau ada orang lain yang harus melalui apa yang aku lalui,” jelas suster yang berumur 26 tahun itu kepada Daily Mail.

“Aku sungguh menyesali keputusanku untuk melakukan tanning, tetapi jika dipikir aku juga menyelamatkan kulit aku darinya dengan memiliki kanker. Jika aku terus melakukan tanning, mungkin hal yang lebih buruk bisa terjadi kepada kulitku.”

Ia lalu membagikan fotonya kepada dunia dan menunjukkan luka yang ia miliki.

“Ketika kamu seorang remaja, kamu suka berpikir bahwa dirimu kasat mata,” katanya. “Aku menutupi wajahku ketika menggunakan sunbed dan tetap saja aku terkena kanker.”

“Kamu harus nyaman dengan kulitmu sendiri, terlepas dari warnanya. Semua orang cantik dengan cara mereka sendiri dan kamu seharusnya tidak melakukan untuk menyakitinya.”

Walaupun ia tidak dapat bergerak selama 2 bulan setelah operasinya, untungnya, kanker yang telah dideteksi sejak 5 tahun sebelumnya, masih dapat ditangani sehingga Jade tidak harus melakukan chemo.

Sekarang, ia mengatakan, jika ia berada di bawah matahari ia akan menggunakan paying dan berlapis – lapis tabir surya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Saran Memang Boleh Jadi Pemasukan, Tapi Jangan Langsung Percaya Saran Penata Rambut di Salon. Inilah Faktanya

Berdiskusi dengan penata rambut di salon tentu sudah