Tahukah kamu? Depresi adalah gangguan kesehatan mental yang sudah diderita oleh lebih dari 260 juta orang di seluruh dunia. Ratusan juta orang mengalami depresi dan bahkan banyak di antara mereka yang berujung mengakhiri hidupnya.

Depresi adalah penyakit yang tidak hanya mempengaruhi kesehatan jiwa, tetapi juga sangat mempengaruhi kesehatan fisik. Depresi dapat menyebabkan penyakit fisik serius jika tidak segera ditangani.

Berikut adalah daftar penyakit fisik yang disebabkan oleh depresi :

  1. Penurunan fungsi ginjal

Depresi dapat mempengaruhi kinerja ginjal. Bahkan mereka yang memiliki ginjal yang sehat pun dapat mengalami penurunan fungsi ginjal, apalagi mereka yang sudah memiliki penyakit ginjal kronis. 

  1. Masalah pencernaan

Tahukah kamu, otak kita berhubungan erat dengan saluran pencernaan. Jadi, saluran pencernaan sangat sensitif terhadap emosi yang kita rasakan. Jika kamu mengalami berbagai emosi negatif ketika depresi, maka emosi tersebut akan mempengaruhi pencernaan kamu. Akibatnya, kamu akan merasa tidak nyaman, entah itu mual, tidak nafsu makan, kontraksi saluran pencernaan, dan lain-lain. 

Sakit perut yang kamu alami bisa menjadi parah jika depresi tidak segera ditangani dengan baik.

  1. Diabetes

Depresi dapat meningkatkan kadar hormon stres di dalam tubuh. Nah, ketika hormon stres meningkat, maka hal ini dapat memengaruhi kadar gula darah dan resistensi insulin. Hubungan antara kedua hal tersebut bekerja dua arah. Artinya, penderita depresi memiliki risiko lebih besar untuk mengalami diabetes dan penderita diabetes juga memiliki risiko lebih besar untuk mengalami depresi. 

  1. Serangan jantung

Orang yang menderita depresi dapat mengalami tekanan darah tinggi dan peningkatan detak jantung. Nah, ketika hal itu terjadi, maka risiko penyakit jantung akan meningkat. Hormon stres yang meningkat di dalam tubuh juga dapat memiliki efek negatif pada jantung. Akibatnya, penderita depresi memiliki risiko tinggi terhadap serangan jantung.

  1. Masalah pembuluh darah

Penyakit pembuluh darah erat kaitannya dengan jantung. Tekanan darah tinggi dapat mengurangi aliran darah di pembuluh darah. Pembuluh akan menyusut dan menjadi rapuh. Ketika terjadi masalah pada pembuluh darah, maka darah tidak mampu membawa cukup nutrisi dan oksigen ke seluruh sel dan jaringan.

  1. Sakit punggung

Sakit punggung memang tidak selalu berhubungan dengan depresi, karena penyebab utama dari sakit punggung adalah postur tubuh yang buruk dan otot yang lemah/ Tetapi, depresi yang diderita seseorang dapat memicu rasa sakit kronis. Hal ini bisa terjadi karena peradangan adalah salah satu respons tubuh saat mengalami depresi.

  1. Sakit kepala dan masalah memori 

Sakit kepala bisa disebabkan oleh depresi. Umumnya, orang yang mengalami depresi mengalami sakit kepala akibat ketegangan dan mengalami denyutan di sekitar alis. 

Depresi juga bisa menyebabkan kehilangan memori jangka pendek dan kebingungan atau ling-lung. Kondisi ini membuat orang jadi semakin mudah lupa dan tidak mudah untuk berkonsentrasi. 

  1. Radang Sendi

Radang sendi dan depresi, keduanya memiliki hubungan yang erat. Depresi dapat menyebabkan radang sendi, begitu pula radang sendi dapat menyebabkan depresi. Radang sendi terjadi karena penyakit-penyakit fisik yang muncul akibat depresi. 

Sebagai catatan, suasana hati yang buruk tidak selalu menandakan depresi. Tapi, jika suasana hati yang buruk berlangsung sepanjang hari, berhari-hari, bahkan sampai berbulan-bulan, maka kamu perlu mengunjungi psikolog untuk berkonsultasi. 

Jiwa dan raga bekerja secara berdampingan. Kamu tidak boleh memikirkan kesehatan fisik saja tanpa menanggapi masalah kesehatan mental. Karena, jika salah satunya bermasalah, maka keduanya akan terkena dampaknya.

Baca Juga :

6 Cara Ampuh Untuk Melawan Depresi di Musim Dingin

8 Tanda Kamu Mengalami Depresi Tanpa Kamu Sadari

6 Kesalahan Fatal dalam Menghibur Orang yang Sedang Depresi

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Anak Lebih Suka pada Pasangan Kamu? Ini yang Harus Kamu Lakukan

Peristiwa di mana anak lebih dekat atau lebih